Akses KUR di BRI Cabang Banda Aceh meningkat

    25
    0

    JUMLAH usaha kecil yang mengakses  Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Banda Aceh, per Desember 2012 hingga Juni 2013 terjadi peningkatan yang signifikan.

    Pimpinan BRI Cabang Banda Aceh, Nazaruddin, kepada ATJEHPOSTcom pagi tadi Kamis, 25 Juli 2013 mengatakan pada Desember 2012 jumlah pengakses KUR di bank tersebut mencapai 4.068 orang. Sementara  Juni 2013 mencapai 4.342 orang.

    Besarnya jumlah pengakses KUR tahun ini katanya, dilihat dari jumlah dana yang dicairkan oleh BRI pada Juni 2013 mencapai Rp 34 miliar sedangkan pada posisi Desember 2012, hanya sekitar Rp 29 miliar.

    “Untuk suku bunga kredit yang kita tetapkan bagi masyarakat usaha kecil yang  mengakses KUR sesuai dengan ketentuan pemerintah terhadap,” katanya.

    Jumlah suku bunga kredit yang ditetapkan BRI untuk jangka waktu pinjaman satu tahun sebesar 1,025 persen per bulan, jangka waktu 1,5 tahun mencapai 1,015 persen perbulan.

    Sedangkan untuk jangka waktu dua tahun katanya, suku bunganya mencapai 1,020 persen perbulan dan untuk jangka waktu tiga tahun suku bunga kredit yang ditetapkan BRI sebesar 1,040 persen.

    Untuk tingkat kredit macet bagi masyarakat yang mengakses KUR katanya mencapai lima persen karena berbagai hal.

    “Kredit macet terjadi, karena ada masyakarat yang usahanya baru saja berkembang sehingga modalnya belum bisa ditutup untuk kredit,” ujarnya.

    Melihat kondisi itu, pihak bank menurutnya memaklumi karena pengakses KUR merupakan pengusaha kecil yang baru merintis usahanya.

    Ia menambahkan pengakses KUR di BRI lebih besar dibandingkan bank lainnya karena tidak membatasi platform anggaran bagi usaha kecil yang mengakses KUR.

    “Kita tidak batasi platform anggaran untuk KUR dan selain kantor cabang, sebanyak 38 kantor unit yang tersebar di Banda Aceh juga melayani untuk KUR,” katanya.[] ihn