8 Jurus bikin garasi lebih rapi

MENJAGA kerapian garasi tergolong 'gampang-gampang susah'. Orang cenderung menjadikan tempat penyimpanan segala sesuatu sudah tidak diinginkan lagi keberadaannya, tetapi sayang dibuang. Alhasil, garasi sering menjadi gudang.

Malangnya, barang yang sudah masuk garasi, kerap sulit dicari lagi. Barang-barang di ruang penyimpanan mobil ini tak jarang diletakkan sembarangan atau ditumpuk-tumpuk begitu saja. Agar garasi tampak rapi sekaligus tidak mempersulit kita untuk mencari sesuatu yang kita butuhkan, ada kiat-kiatnya sebagai berikut: 

– Sangkutkan barang yang besar seperti sepeda, peralatan kebun, tangga, dan peralatan olah raga pada dinding dengan menggunakan sangkutan dari besi atau kayu.

– Simpan barang-barang sejenis pada tempat yang sama untuk memudahkan mencarinya, seperti kumpulan peralatan tukang, peralatan kebun, peralatan listrik dan peralatan mobil. Stoples bekas tempat selai cocok untuk menyimpan paku dan baut. 

– Sebaiknya simpan aneka peralatan tersebut dalam rak, jangan digeletakkan atau ditumpuk di atas lantai. Lemari dapur tua atau rak-rak sederhana yang dapat dibikin sendiri bisa digunakan sebagai tempat penyimpan peralatan. 

– Simpan kaleng minyak dan cairan lainnya dengan ditutup rapat. Buang kaleng-kaleng yang tak berisi dan tak terpakai lagi untuk menjaga kebersihan dan bau. Segera bersihkan minyak yang berceceran di lantai dan dinding. 

– Carilah tabung plastik untuk menyusun barang yang bisa didaur ulang seperti koran, kaca, dan plastik. Tempatkan tabung itu pada tempat yang terjangkau. 

– Beri nama semua tempat penyimpanan dan buatlah sebuah daftar barang yang disimpan dalam setiap tempat. Ini sangat membantu dan bisa menjadi semudah menggunakan spidol pada selotip. 

– Begitu Anda mengatur garasi, pertimbangkan menutup jendela garasi dengan cat atau produk dekoratif lainnya sebagai pengamanan ekstra di saat Anda tidak di rumah. Dengan begitu, orang tak akan bisa mengatakan rumah sedang kosong karena ada atau tidak mobil Anda tak segera tampak. 

– Yang terakhir dan paling penting: perawatan! Jangan biarkan sampah bertumpuk. | sumber : republika

Leave a Reply