3 Korban kritis dibacok orang gila dirujuk ke rumah sakit

    24
    0

    TIGA korban kritis akibat dibacok orang gila di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dan Rumah Sakit Bunda di Lhokseumawe. Sebab luka yang dialami para korban amat dalam dan darah mengucur tak henti.

    Tiga korban yang dirujuk, Nurjanah (60 tahun) dengan luka bacok di bagian kepala, Zalzahbari alias Dek Gam (20 tahun), anak kandung Juarah mengalami luka bacok di bagian kepala, dahi dan leher, serta Maimunah (60 tahun) luka bacok di bagian leher.

    “Saat dirujuk ke rumah sakit, Zahzabari dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujar Kepala Puskesmas Lhoksukon, dokter Lukman kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 26 Juni 2013, siang.

    Sedangkan dua korban tewas, kata Lukman, harus dijahit terlebih dahulu di bagian leher yang robek dan nyaris putus. Jika tidak dijahit, dikhawatirkan pihak keluarga tidak berani memandikan jenazah korban.

    Lukman menjelaskan, pelaku pembacokan itu, Munazir sudah pernah diantar pihak Puskesmas beberapa waktu lalu ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh. Kuat dugaan ia kabur dari rumah sakit tersebut.

    Pantauan di lokasi kejadian, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka. Di antaranya, empat handphone termasuk satu BlackBerry, kartu ATM, beberapa lembar uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu, sebilah parang panjang lengkap sarung.

    Diberitakan sebelumnya, seorang warga pengidap gangguan jiwa mengamuk dan membacok tetangganya dengan menggunakan sebilah parang, di Desa Arongan AB, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu 26 Juni 2013 sekitar pukul 11.00 WIB. Dua warga tewas bersimbah darah, tiga lainnya kritis.

    Lelaki berusia 33 tahun pengidap gangguan jiwa itu diketahui bernama Munazir alias Nyakdi, warga setempat. Ia baru keluar dari Rumah Sakit Jiwa  Banda Aceh, kemarin, Selasa.

    Dua korban yang tewas yakni ibu dan anak, Juarah (40 tahun) dengan luka bacok di bagian leher nyaris putus dan Maizar (22 tahun) luka bacok di bagian kepala.

    Sedangkan tiga korban yang kritis, Nurjanah (60 tahun), luka bacok di bagian kepala, Zalzahbari alias Dek Gam (20 tahun) anak kandung Juarah yang juga mengalami luka bacok di bagian kepala, serta Maimunah (60 tahun) tetangga sekaligus kerabat dekat Juarah dengan luka bacok di bagian leher.

    Warga setempat kemudian mengevakuasi para korban ke Puskesmas Lhoksukon. Sedangkan Munazir berhasil dilumpuhkan warga dengan sebuah balok kayu panjang dan telah diamankan ke Polres Aceh Utara.[]