Ukraina Versus Perancis: Drama Sheva Sang Veteran

ANDRIY Shevchenko kembali akan menjadi sorotan para penikmat sepakbola di mana pun berada saat Ukraina bertemu Perancis dalam lanjutan pertandingan grup D di Stadion Donbass Arena, Donetsk, Jumat malam.

Kapten sekaligus target man kepercayaan pelatih Oleg Blokhin ini dipastikan akan kembali merepotkan lawan-lawannya lewat permainan efektif yang menjadi keahliannya. Ukraina yang sempat tidak dijagokan para pengamat dalam laga melawan Swedia berhasil membalikkan prediksi sekaligus memantapkan posisi Sheva dalam jajaran pencetak gol di Euro 2012.

Lawan yang harus dihadapi Sheva dan kawan-kawan tak lain adalah Si Ayam Jantan, Perancis. Les Blues yang di laga sebelumnya berhasil memaksa Inggris bermain dengan skor imbang 1-1, pastinya tidak ingin kehilangan poin yang juga bisa memumpuskan harapan mereka menuju babak knock out.

Bek Perancis yang juga punggawa Manchester United, Patrice Evra, mengatakan akan sulit bagi mereka untuk bisa membungkam Ukraina di depan publik sendiri.

“Kami akan menghadapi Ukraina di hadapan pendukung mereka sendiri dan itu tidak akan mudah,” ujar Evra kepada The World Game.

Hal ini pastinya memantik semangat kubu asuhan Laurent Blanc untuk bisa membuat malu salah satu tuan rumah Euro tersebut. Perancis mungkin akan menerapkan kembali formasi 4-2-3-1 yang merupakan skema favorit setiap tim saat ini yang terbukti berhasil mengepung pertahanan Inggris pada pertandingan pertama lalu.

Sementara Oleg Blokhin sempat terkejut dengan berita bahwa Sheva mengalami kecelakaan saat pulang setelah bertanding melawan Swedia. Namun, kekhawatiran Pelatih Ukraina itu tidak terlalu berarti setelah Sheva dikabarkan tidak mengalami luka atau cedera sedikitpun dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Selain memanfaatkan kehadiran seorang veteran seperti Sheva di lini depan Ukraina, Blokhin juga akan berharap pada kecerdikan yang dimiliki oleh Anatoliy Tymoshchuk dalam mengalirkan bola ke area pertahanan lawan.

Lain Ukraina, lain pula Prancis. Tim yang dimotori oleh pemain berpengalaman seperti Franck Ribery ini dijamin akan meminta seorang Samir Nasri yang dibantu Johan Cabaye untuk mengatur irama permainan tim.

Finisher yang dimiliki mereka yaitu Karim Benzema diharapkan akan melepaskan beban yang ada di pundaknya agar bisa rileks dan santai dalam bermain sehingga bisa mencetak gol perdananya di Piala Eropa kali ini.

Mengaca pada pertandingan lalu, Karim bagaimana pun harus diperhitungkan Ukraina. Bomber Real Madrid ini kerap melesakkan tembakan dari area tengah. Tendangan itu keras, bahkan harus memaksa kiper Inggris, Joe Hart, bertungkus lumus menghalau bola.

Di sayap kiri Perancis ada Malouda, winger Chelsea. Penetrasi Malouda harus diantisipasi lini bawah Ukraina. Kelincahan kaki kiri Florent tidak boleh sedikit pun ditinggal tanpa pressing ketat. Malouda kerap berganti posisi dengan Ribery di kanan.

Saya memprediksi laga kemungkinan akan dikuasai Perancis. Namun permainan serangan balik yang efektif dan umpan-umpan langsung ke jantung pertahanan lawan dimiliki oleh Ukraina.

Trik ini mungkin akan memaksa Prancis berhati-hati sekaligus tenang dalam melakukan penguasan bola. Jika salah sedikit, bisa saja pemain sekelas Shevchenko kembali akan menghukum kiper lawan untuk memungut bola dari gawangnya sendiri.

Bisakah sang veteran membuat drama di Donbass Arena? Ataukah Benzema yang bakal mengirim gol lewat tendangan pisangnya? Kita tunggu saja nanti malam.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply