Ujian Para Debutan dan Cadangan

La Vechia Signora Juventus kembali akan menghadapi tantangan sulit dari tuan rumah AC Milan dalam laga semifinal leg pertama Copa Italia yang akan dilangsungkan di stadion San Siro, Kamis (9/2) dini hari nanti. Bagi Juventus, laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tiga pemain baru yang direkrut pada mercato (bursa transfer) musim dingin kemarin.Sedangkan bagi kedua tim, laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain yang jarang mendapat tempat di tim reguler pada Serie A Liga Italia.

Di kubu Juventus, Martin Ceceres, Simone Padoin, serta Marco Boriello, yang direkrut pada bursa transfer Januari sudah dipastikan akan menjadi bagian tim yang akan bertarung di Milano. Sementara kiper cadangan, Marco Storari juga sudah mendapat garansi akan tampil menggantikan Buffon  pada laga ini. Sedangkan dari pihak Milan, Stephano ElSaarawy, penyerang belia Milan yang jarang mendapat tempat di tim utama kompetisi Liga Italia diperkirakan juga akan diuji kemampuannya menghadapi tekanan melawan klub besar.

Sejak direkrut, Martin Ceceres dan Simone Padoin belum pernah sekalipun dimainkan dalam laga Si Nyonya Tua. Sedangkan striker Marco Boriello, sudah dua kali menjadi pemain pengganti dalam laga Juventus, namun belum kunjung menciptakan gol bagi klub anyarnya. Ajang Copa Italia melawan Milan inilah diyakini akan menjadi altar pembuktian bagi sang attacante-penyerang-. Mereka semua akan diberikan minutes play yang lebih banyak oleh sang allenatore-pelatih-, Antonio Conte.

“Tiga pemain yang datang pada bursa tranfer harus segera bermain, dan mereka harus memperlihatkan tanggung jawab yang besar, sama seperti pemain lainnya,” kata allenatore Juventus Antonio Conte. “Mereka dibeli untuk menyokong kemampuan tim. Bukan sekedar sebagai pemain alternatif (karena tidak mendapat pemain lain), tapi pilihan valid dari segala sudut pandang,” lanjut sang allenatore.

Sementara portiere-kiper- kedua Juventus, Marco Storari, juga sudah mendapat jaminan tempat dalam starting XI menghadapi Milan. “Copa Italia adalah kompetisinya Storari, tidak ada keraguan tentang itu. Saya ingin memuji profesionalisme yang ia tunjukkan. Ia seorang kiper yang hebat,” puji Conte untuk kiper pelapis Buffon ini.

Dua debutan dan dua cadangan di atas sepertinya juga tidak akan ditemani oleh skuad terbaik Juventus lainnya. Estigarribia, Giaccherini, Quaqliarella, Del Piero, Marrone, dan Elia, bisa jadi kekuatan nomor dua lainnya yang akan menghiasi skuad Juventus pada laga semifinal Copa Italia leg pertama nantinya.

Sedangkan dari kubu AC Milan, sepertinya juga tidak akan menurunkan skuadnya yang bermain rutin di Serie A. Posisi kiper diperkirakan akan diberikan kepada Amelia dari biasanya dihuni oleh Abbiati. Untuk posisi bek, pemain baru, Djamel Mesbah, juga diperkirakan akan turun sebagai starter. Sementara gelandang yang baru diambil balik setelah ‘disekolahkan’ dalam setengah tahun terakhir di Genoa, Alexander Merkel diprediksi juga bakal merumput dari menit pertama. Untuk posisi penyerang,Pelatih Milan, Allegri  juga tampaknya akan memberikan kepercayaan kepada attacante muda Milan keturunan Mesir, Stephan Elshaarawi.

Meskipun diprediksi tidak turun dengan skuad lapis pertama, bukan berarti kedua tim tidak menganggap penting kompetisi ini. Lagian, pemain pengganti dari kedua klub juga tidak mempunyai kualitas yang jauh berbeda dari kompatriotnya yang menghuni starting XI reguler.

Kedua tim, seperti yang diungkapkan oleh masing-masing manajer, menargetkan juara di kompetisi ini. Terlebih, kedua tim juga telah lama tidak pernah mengecap tropi pada kompetisi ini. Milan terakhir meraihnya pada tahun 2003, sedangkan Juventus lebih lama lagi,  1995. Khusus untuk Juventus, motivasi bisa menjadi berlipat, mengingat mereka bahkan tak pernah lagi merengkuh gelar sejak didegradasi ke Serie B akibat skandal Calciopoli pada 2006.  

“Pertandingan itu harus dihadapi dengan cara yang benar. Saya pikir, kedua tim, baik kami sendiri (Juventus) maupun Milan ingin melalui pertandingan ini dan mencapai final,” kata allenatore Juventus, Antonio Conte di situs resmi klub.

“Juventus mempunyai karakter. Semua pemain mereka menunjukkan hasrat (untuk memenangkan pertandingan), ini merupakan langkah penting pertama untuk bisa menjadi juara,” timpal Allegri tak segan memuji musuhnya.

Namun, dengan sistem permainan kandang-tandang, kedua tim diyakini masih mempunyai peluang yang sama untuk melangkah ke final.

“Saya pikir kedua tim mempunyai peluang yang sama dalam kompetisi, ” ujar Conte.

Akhirnya, dengan prediksi sama-sama akan menurunkan skuad baru, sama-sama lebih banyak memainkan pemain cadangan, siapakah yang akan keluar lapangan dengan kepala tegak dan membusungkan dada? Akan menarik menunggu hasilnya. []
 

  • Uncategorized

Leave a Reply