Pantai di China Mendadak Berubah jadi Merah Darah saat Musim Gugur

Sebuah pantai berlokasi di delta Sungai Liaohe, 30 kilometer dari kota Panjin, China, sedang jadi buruan wisatawan seluruh dunia. Saban triwulan keempat, area air payaunya mendadak diselimuti warna merah darah.

Stasiun televisi CCTV News melaporkan, Rabu (7/10), warna merah menyala tersebut ternyata dipicu suaeda salsa yang banyak di Panjin. Tanaman itu sejenis rumput laut yang bisa berubah warna karena menyerap kadar garam alkali tinggi. Rumput-rumput ini tumbuh dari bulan April sampai Mei. Saat itu tanaman tersebut masih berwarna hijau.

Baru ketika memasuki musim gugur seperti sekarang, warnanya berubah, menjadikan seluruh area pantai diselimuti merah yang indah bila dilihat dari udara.

Pantai Panjin baru dikenal lima tahun terakhir, tapi sudah banyak turis ingin melihat fenomena menyaksikan pantai ‘berdarah’ itu. Hanya saja, mayoritas wilayah Pantai Merah merupakan kawasan konservasi, jadi cuma sebagian kecil saja yang terbuka untuk umum.[] Sumber: merdeka.com

Foto: Pantai merah di Panjin, China. ©2015 Merdeka.com