Trauma masa kecil tingkatkan risiko penyakit tiroid wanita

KEKERASAN yang dilakukan pada anak-anak tak hanya memberikan bekas luka memar yang hilang dalam hitungan minggu, melainkan juga memberikan masalah lainnya yang akan ada hingga mereka dewasa.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa wanita yang mengalami kekerasan fisik saat masih kecil memiliki risiko terkena penyakit tiroid lebih besar dibanding wanita yang tak mengalami kekerasan fisik saat masih kanak-kanak.

"Kami menemukan kaitan yang signifikan dengan penyakit tiroid pada wanita yang mengalami kekerasan pada masa kanak-kanak," ungkap ketua peneliti Esme Fuller Thomson, profesor dari University of Toronto;s Faculty of Social Work, seperti dilansir oleh US News (02/08).

Thomson menjelaskan bahwa awalnya mereka mengira hal ini pasti berkaitan dengan stres, kebiasaan merokok, minum alkohol, dan faktor lain yang berkaitan dengan kekerasan saat masih kecil. Namun faktanya, setelah menghitung semua faktor, peneliti menemukan risiko yang masih cukup besar, yaitu 40 persen pada wanita yang mengalami kekerasan saat masih kecil.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah menganalisis data dari 13.000 orang dewasa di Kanada. Lebih dari 1.000 wanita diketahui mengalami kekerasan fisik sebelum mereka berusia 18 tahun dan sekitar 900 wanita mengatakan mereka memiliki penyakit tiroid.

Loriena Yancura, asisten peneliti dari University of Hawaii menjelaskan bahwa kemungkinan hal ini dipengaruhi oleh trauma yang dialami wanita akibat kekerasan fisik saat masih kecil. Trauma kemudian mengubah cara tubuh mereka merespon stres hingga dewasa dan berkaitan dengan tiroid.[] sumber : merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply