Tower Tumbang di Kayee Jato Awalnya Ditolak Berdiri oleh Warga

BANDA ACEH – Beberapa warga di dekat Komplek PU Geuceu Kayee Jato, Banda Aceh, mengatakan sebelumnya mereka tak setuju tower milik Dinas Perhubungan yang tumbang tadi siang, dibangun di kawasan itu, karena terlalu dekat dengan perumahan.

Sugi Murjani, warga dekat komplek PU itu mengatakan tower ini berdiri sekitar lima tahun lalu. "Tower tersebut sangatlah menakutkan warga di sini. Saat angin kencang anak anak di suruh masuk rumah, sementara orang tua melihat tower tersebut apakah jatuh atau tidak," ujar Sugi kepada The Atjeh Post, Selasa 24 Juli 2012.

Pada saat awal pembuatan tower ini, kata dia, warga tidak mau karena menilai rawan jatuh. "Warga juga sempat melakukan upaya protes pada saat itu, tapi tidak ada yang peduli dan pembuatan tower pun jadi," ujar Sugi.

Sebelum diberitakan, Tower BTS milik Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telekomunikasi (Dishubkomintel) Aceh di Komplek PU Geuceu Kayee Jato, Banda Aceh, tumbang akibat angin kencang, Selasa 24 Juli 2012.

Tower setinggi 40 meter itu menimpa Toyota Avanza BK 333 OA yang diparkir tak jauh dari situ. Bagian depan mobil peyot. Ujung tower juga mengenai beberapa atap depan rumah warga setempat.

Pemilik mobil tersebut, Taufik, yang bekerja sebagai konsultan memarkir mobilnya di dekat perkantoran karena ia sedang mengikuti rapat.

Namun menurut warga asal Medan ini, ia tidak mempersoalkan kejadian itu. "Semua telah ditanggung pihak Dishubkomintel untuk memperbaikinya kembali," ujar Taufik.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply