Torres Masih Tajam

 

FERNANDO Torres mengembalikan pamor Spanyol setelah menyumbang dua gol untuk keunggulan La Furia Roja 4-0 atas Irlandia. 

 

Striker Chelsea Torres akhirnya diturunkan di lapangan sejak awal pertandingan setelah mendekam di bangku cadangan di laga melawan Italia pada partai pembuka.

 

Saat itu Vicente del Bosque mengejutkan banyak orang karena keputusan kontroversialnya untuk bermain tanpa striker, seperti dilansir dari laman Skysports.

 

Torres membuktikan pada sang manajer bahwa dia layak turun sejak awal laga, pertandingan baru berjalan empat menit saat Torres mencetak gol pertamanya.

 

Gelandang Manchester City David Silva melesakkan gol kedua hanya lima menit berselang setelah babak kedua dimulai. Gol ketiga untuk Spanyol, dobel untuk Torres, ditembakkan 20 menit sebelum pertandingan berakhir oleh striker Chelsea.

 

Torres ditarik dari lapangan dan digantikan gelandang Barcelona Cesc Fabregas yang menghadiahkan gol keempat untuk Spanyol pada menit ke-83. Empat gol yang tidak mampu dibalas Irlandia ini mengirim The Boys in Green menduduki peringkat terbawah di Grup C tanpa poin.

 

"Kami berhasil mengunyah Irlandia di laga ini untuk melupakan seri (1-1) melawan Italia, akhirnya Spanyol yang asli bisa memperlihatkan diri," kata Torres.

 

"Perdebatan tentang Nomor 9 masih akan berlanjut. Sistem itu sukses dilakukan hari ini, juga berhasil saat menurunkan Cesc. Keuntungan Spanyol adalah memiliki banyak pemain yang bisa bermain di berbagai posisi,"

 

Pelatih Del Bosque sekali lagi mempertahankan sistem yang sama seperti di partai pembuka melawan Italia, tetapi dia meluangkan waktu untuk memuji Torres atas gol-golnya yang heroik.

 

"Torres tahu cara mencari celah, itu adalah pertandingan yang sempurna," kata bos Spanyol. "Banyak orang berpikir dia harusnya diturunkan di laga pembuka, tapi masalahnya bukan itu,"

 

"Kami punya sistem dan membuktikan sistem itu bisa berjalan. Orang-orang berpikir bahwa penting untuk menurunkan striker, kami juga berpikir seperti itu, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara untuk menang,"

 

"Kami telah dikritik karena menggunakan strategi ini, tapi kini kami bisa mendeklarasikan bahwa sistem ini bisa dipakai,"

 

"Kami punya 23 pemain yang bermain rutin untuk klubnya masing-masing, kami punya banyak alternatif, Spanyol mendominasi 65 persen penguasaan bola."

 

"Saya pikir akan sulit untuk bersikap tenang di kompetisi manapun, tapi hasil ini membuat kami melaju unggul,"

 

"Memang ada beberapa situasi berbahaya, namun para pemain bisa mengatasinya dengan baik. Itu membuat kami tumbuh jadi tim yang lebih kuat,"

 

"Lini pertahanan Irlandia bermain bagus, tapi kami terbukti bisa mengamankan bola, menembakkannya dan mengeksekusinya jadi gol,"

 

Gelandang Barcelona Xavi mengatakan, "Hasil ini menyuntikkan rasa percaya diri bagi tim. Itu membuat si bos dan El Nino (Torres) jadi lebih tangguh karena dia berpartisipasi di laga dan menyumbang dua gol. Secara umum itu membuat kami jadi lebih tangguh,"

 

Menanggapi protes skuad atas kondisi lapangan di Italia, mereka mengeluh rumputnya terlalu panjang, sang gelandanga menambahkan, "Kami dihadang oleh rumput panjang sekaligus melawan Italia, jadi itu adalah pertarungan menghadapi dua lawan,"

 

Bagaimanapun juga, pemain 32 tahun itu bersikeras bahwa "filosofi Spanyol tidak bisa ditawar-tawar" walaupun kondisi sekitar tidak ideal. | sumber: antaranews.com

  • Uncategorized

Leave a Reply