Tompi berhasil obati rindu fansnya di Lhokseumawe

MUSIK Jazz khas ala Teuku Adi Fitrian atau Tompi berhasil mengobati kerinduan ribuan fansnya di Lhokseumawe. Penyanyi solo dengan suara khas dan unik ini sangat pandai menghibur para saudara kampung halamannya pada konser yang digelar di Lapangan Jenderal Sudirman, Sabtu malam, 6 Juni 2013.

Penyanyi sekaligus dokter spesialis bedah plastik tersebut membawakan sekitar sepuluh lagu. Tompi membuka konser lewat lagu Sedari Dulu dari album My Happy Life (2008). Selain membawakan beberapa temabang lawasnya, Tompi juga menyanyikan sebuah lagu khusus yang diciptakannya untuk Aceh. Lagu tersebut dibuat Tompi juga dengan menggunakan lirik bahasa Aceh.

Namun sepertinya Tompi heran melihat tata ruang kota tanah kelahirannya yang katanya sejak jaman ia SMA dulu tidak pernah berubah dari sekarang, yang ia sampaikan dengan menggunakan bahasa Aceh.

“Dari jameun loen SMA sampe jinoe, hana berubah Lhokseumawenyoe. Cuma inoeng yang maken cantek, nyan pih bacut (Hanya perempuannya yang maikn cantik, itupun sedikit),” ujar Tompi, yang mengundang tawa seluruh penonton.

Di beberapa lagu sebelum berakhir, cuaca di Lhokseumawe mulai mendung disertai gerimis. Ternyata suasana tersebut tidak menyurutkan semangat dari pengunjung. Tompi terus saja menyanyikan lagu-lagu lawasnya. Dia juga menyanyikan satu lagu dari Koes Plus, Bujangan dan hitsnya Iwan Fals, Bento. Kedua lagu itu, dinynyikannya dengan musik modern yang menjadi ciri khas pria kelahiran Lhokseumawe tersebut.

Tompi juga mengabadikan histeria penggemaranya di Lhokseumawe dengan menggunakan kamera dari atas panggung. Tak ketinggalan, seperti biasanya, ia juga menunjukkan kemampuan sketching-nya dalam hampir semua lagu-lagunya.

Dengan kelincahan mulut dan lidahnya, ia memadukan kemampuan itu dengan tampil bersama gitaris pengiringnya dalam sesi improvisasi.  Suara gitar dipaksa mengikuti suara unik sang dokter tersebut yang membuat para penonton terpukau melihatnya.

Selain itu, Tompi juga mengubah karakter suaranya dengan menyanyikan lagu Balonku. Suara aneh yang dibuat Tompi itu mengundang senyum dari penonton. Baru kemudian sekitar pukul 22.30 Wib, Tompi menyanyikan lagu Selalu Denganmu. Lagu tersebut kemudian menjadi lagu penutup konser di tanah kelahirannya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply