Tolak pembongkaran pasar, pedagang datangi DPRK Aceh Tengah

PULUHAN pedagang Pasar Inpres Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) untuk memprotes pembongkaran pasar yang akan dibangun toko-toko yang baru, Selasa 28 Mei 2013.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Inpres Takengon (APPIT), Irfan Rasyid mengatakan sebenarnya pedagang tidak menolak di bongkarnya pasar inpres untuk di bangun toko-toko yang baru.

Tetapi kata Irfan Rasyit, pembongkaran jangan dilakukan sekarang, melainkan setelah hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun 2013 karena semua pedagang sudah berbelanja untuk persiapan penjualan di bulan puasa ini.

“Bila pasar itu dibongkar sekarang pedagang-pedagang harus berjualan di mana, apalagi pedagang waktunya panen berjualan hanya di bulan puasa dan tidak lama lagi sudah memasuki bulan puasa,” kata Irfan kepada ATJEHPOSTcom.

Irfan juga mengatakan mayoritas pedagang sudah mengambil kredit untuk berjualan. Bila pasar dibongkar sekarang, kata dia, pedagang tidak tau harus berjualan dimana dan tidak akan mampu untuk menutupi kredit tersebut.

“Bulan puasa hanya tinggal sebulan lagi, kami pedagang hanya minta kepada Pemerintah Daerah melalui dewan untuk mengundur waktu pembongkaran pasar hingga sesudah lebaran, setelah itu tidak masalah bila pasar dibongkar dan dibangun toko-toko baru,” kata dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Tengah, Munzir, kata Irfan pernah berjanji tidak akan membongkar pasar inpres sekarang. “Tetapi tiba-tiba pasar itu dibongkar juga, ini jelas-jelas telah membohongi kami,” kata dia.[](ma)

  • Uncategorized

Leave a Reply