Tips memilih busana pengantin muslim

ADA beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin tampil sebagai pengantin muslim dan muslimah dengan busana yang sesuai syariat. Direktris May May Salon and Bridal House, Mei Mei Tanie, menyarankan agar sebaiknya saat memilih baju yang hendak disewa, perhatikan beberapa hal berikut:

Panjang kebaya di bawah pinggang, mendekati lutut. Gunakan bahan brukat yang menggunakan pelapis furing penuh. Untuk itu, pilih baju yang menggunakan furing ekklusif dengan warna keemasan, perak, atau keabuan dari bahan sifone, satin, abutai atau lame. Keempat bahan ini sangat lembut, jatuh, memberi kesan kilap yang eksklusif dan tipis.

Pilih potongan yang longgar namun tetap modis. Gunakan melati dan atau mahkota penghias jilbab dengan desain sendiri. Anda juga dapat memesan dari salon yang menyewakan aneka mahkota dengan model sesuai keinginan Anda. Ketika keputusan Anda ternyata tetap memilih menyewa saja mahkota penghias jilbab, maka sebaiknya berikan kesan berbeda dengan memilih bahan jilbab dalamannya. Bahannya tipis, tak membuat gerah, tapi tak transparan dan jatuh seperti tile strip, lame dan sutera.

Tapi umumnya jilbab ini nantinya akan ditusuk-tusuk oleh kembang goyang dan kawat rangkaian melati. Tren hiasan kepala saat ini adalah model kleopatra. Jika Anda memiliki anggaran lebih dan menginginkan busana pengantin milik sendiri, Anda dapat menjahitkan bahan ke penjahit atau membeli jadi. Jika memesan ke penjahit, Anda patut hati-hati. Sebaiknya pilih penjahit yang biasa menjahit kebaya.

Lalu, jika calon mempelai pria ingin mengenakan beskap, sebaiknya cari penjahit yang biasa menjahit beskap. Karena, tak semua penjahit dapat menjahit kebaya atau beskap. Risiko menjahitkan baju pengantin ke mereka yang tak biasa adalah model tidak pas, jatuhnya tak enak, salah potong dan potongan motifnya tidak simetris. Lebih-lebih untuk kebaya, diperlukan kecermatan dalam memadukan potongan motif brukat. Jika potongan tidak simetris, maka kebaya pengantin Anda tak enak dipandang.

Alhasil, Anda butuh uang ekstra untuk membayar mahal pengerjaan penjahitan sekaligus finishingnya. Busana pengantin nasional dengan finishing payet umumnya membutuh waktu satu bulan pengerjaan payet kebaya dan satu bulan lagi untuk payet kain panjangnya. Sehingga total waktu pengerjaan busana pengantin pria dan wanita sekitar 1-2 bulan. Satu hal yang perlu Anda ketahui, jika ingin menjahitkan kebaya pengantin, tren bahan saat ini adalah brukat warna lembut seperti krem, biru baby, biru muda, biru perak dan pink muda.[] sumber: republika.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply