Tim Kemenkes tinjau lokasi pembangunan rumah sakit regional Lhoksukon

TIM Kementrian Kesehatan RI meninjau real lokasi pembangunan Rumah Sakit Regional Type B di Lhoksukon, Aceh Utara pada pukul 15.00 WIB pada Sabtu 21 September 2013.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Dinas Kesehatan Provinsi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Pemerintah Daerah Aceh Utara, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara dan pihak Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM).

“Ada lima unit rumah sakit regional Type B yang akan dibangun di Aceh. Di antaranya di Aceh Utara, Langsa dan Meulaboh Aceh Selatan. Ini kita juga baru selesai peninjauan ke Meulaboh,” ujar Subdit Bina Upaya Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Ahmad Agus Fauriza kepada ATJEHPOSTcom di lokasi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Nurdin mengatakan rumah sakit itu akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektar area (Ha) dan akan berdampingan dengan Kantor Dinas Kesehatan Aceh Utara.

“Rencana pembangunan akan dilakukan pada 2014 mendatang. Ditargetkan selesai dan dapat difungsikan di tahun yang sama, paling telat tahun 2015. Rumah sakit regional itu merupakan bantuan Jerman atas perjuangan Gubernur dan Wagub Aceh. Rencananya akan dibangun di atas pondasi yang sudah ada,” katanya.

Nantinya, kata dia, rumah sakit ini akan menjadi rujukan bagi pasien Puskesmas di Aceh Utara wilayah timur. Hal tersebut mengingat banyak Puskesmas selalu memberi rujukan ke RSUCM yang berlokasi di Lhokseumawe.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diminta memfasilitasi pengurusan administrasi, menyediakan lahan minimal seluas 7,5 hektar, serta diminta untuk sanggup membiayai fasilitas PLN dan air bersih sebagai persayaratan pembangunan rumah sakit regional. Selain itu, Pemkab Aceh Utara juga diminta untuk menyiapkan tenaga kesehatan mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, paramedis dan lainnya.

“Kita mampu menyediakan lahan seluas 10 hektar. Untuk dokter spesialis, tenaga medis, perawat dan lainnya sudah tersedia. Total anggarannya saya tidak tahu persis yang pasti ratusan miliar,” tutur Nurdin.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply