Tim Jokowi Harap Tidak Ada Survei Yang Berbeda

Sekretaris Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Patrice Rio Capella, mengatakan hasil survei "Kinerja Demokrasi dan Pilpres 2014" oleh Saiful Mujani Research and Consulting sudah tepat. Sigi itu menggambarkan bahwa mayoritas masyarakat puas terhadap penguatan demokrasi dan pelaksanaan pemilihan presiden yang berlangsung jujur dan adil.

Rio menganggap riset ini penting untuk menjawab kebingungan yang timbul di tengah masyarakat tentang pelaksanaan pilpres. "Kini masyarakat tahu mana yang benar," kata Rio di Hotel Sari Pan Pacific Ahad 10 Agustus 2014.

Dia berharap wacana Komisi Pemilihan Umum melakukan kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif bisa reda dengan hadirnya survei ini. "Alih-alih ada yang mengancam menculik ketua KPU," kata dia.

Dia menilai klaim ketidakpuasan terhadap penyelanggaraan pemilu adalah isu elit. "Yang jauh panggang dari api dengan mayoritas masyarakat," kata dia. Menurut dia publik sudah melakukan hak dan kewajibannya dalam pemilu sesuai aturan.

Dia juga berharap masyarakat jangan dibuat bingung lagi dengan survei tandingan yang menunjukkan perbedaan, apalagi kebalikan dari sigi SMRC. "Jangan sampai tiba-tiba ada riset yang menunjukkan 78 persen responden tak puas dengan pilpres dan hanya 2,3 persen yang puas.' 

Sebelumnya, hasil sigi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan mayoritas responden puas terhadap penyelenggaraan pemilihan presiden 2014. Sebanyak 77,9 persen responden menilai pilpres berlangsung bebas dan jujur. 10,9 persen menganggap pilpres bebas dan jujur, namun banyak masalah. Hanya 2,3 persen yang tak puas.

"Kalau ada elit yang berkata pemilu banyak kecurangan, itu adalah penilaian minoritas," kata Direktur Riset SMRC Djayadi Hanan. 

Sigi SMRC ini dilakukan atas kerja sama dengan Lembaga Survei Indonesia dan Comparative National Election Project (CNEP), sebuah yayasan yang berkantor pusat di Ohio State University, Amerika. CNEP mengamati pemilihan umum dan ada di sekitar 30 negara.

Sigi berlangsung dari 21 hingga 26 Juli 2014 di 33 propinsi. Ada 1.200 responden dari riset ini yang dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling. Namun, saat wawamcara hanya ada 1.041 responden yang bisa dianalisis. Margin of error riset ini sebesar 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.| Sumber: Tempo.co

  • Uncategorized

Leave a Reply