Tika Duek jadi primadona di Anjungan Aceh Timur

DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Timur ikut ambil bagian dalam Pekan Kebudayaan Aceh tahun ini. PKA ke 6 sendiri dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat 20 September  pagi.

Aneka kerajinan tangan dari anyaman pandan mulai dari tika (tikar) panjang, tikar sajadah, tika duk (tikar untuk lapisan duduk), sarung bantal sofa, alas meja tamu dan lain sebagainya khas buatan masyarakat Aceh Timur dapat ditemukan dianjungan Kabupaten Aceh Timur.

Selain itu juga di Anjungan Aceh Timur juga tersedia berbagai panganan khas Aceh Timur seperti, dodol, haluwa, keripik pedas dan banyak lagi.

Hari pertama pasca dibuka secara resmi oleh Presiden, Anjungan Kabupaten Aceh Timur ramai dikunjungi oleh masyarakat luas. Ada yang sekedar melihat-lihat, mengabadikan dan juga membawa pulang ke rumah sebagai cindera mata/oleh-oleh.

Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, Ny. Fitriani Binti Darwis, saat ditanya tentang benda apa yang menjadi unggulan di anjungannya mengatakan, hari pertama pembukaan PKA tika duk banyak diminati pengunjung.

“Untuk dibawa pulang dari sekitar dua ratus potong yang dibawa saat ini tinggal 10 persen yang tersisa, dan kami usahakan untuk mengirim kembali tika duk ke anjungan dari showroom di Idi, " ujarnya.

Fitriani juga menambahkan selain tika duk, makanan khas Aceh Timur juga banyak peminatnya seperti, haluwa, dodol dan keripik pedas. Dia berharap melalui momen PKA ini dapat memperkenalkan kerajinan tangan dari masyarakat.

"Melalui PKA ini diharapkan dapat memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kerajinan tangan masyarakat Aceh Timur juga tidak kalah dari daerah lain,” katanya.[] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply