Tiga Warga Aceh Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pekanbaru

Tiga warga Aceh ditemukan meninggal dalam mobil Corolla Altis yang sedang parkir di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, Riau, Senin sore, 31 Desember 2012. Mereka diduga meninggal lantaran menghirup gas CO dari AC yang bocor ketika sedang beristirahat di dalam mobil.

Dilansir riauterkini.com, ketiga korban adalah ayah dan anak yang merupakan warga Banda Aceh, bersama Safrida Musa, 41 tahun, asal Bireuen, yang disebut sebagai supir mobil naas itu.

Sekitar pukul 19.30 malam tadi, jenazah ketiga korban dipulangkan dengan menggunakan dua unit ambulance dari halaman  markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan  jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit ambulance karena ketiga korban dipulangkan ke alamat yang berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir, 40 tahun,  dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan kepala di salah satu sekolah di Darussalam, Banda Aceh. Sedangkan Safrida Musa adalah warga Peudada, Bireuen.

Ketiga korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Warga setempat awalnya curiga karena ada mobil yang sudah lama parkir namun tidak berpindah tempat. Curiga, warga mencoba membangunkan orang-orang di dalam mobil. Namun karena tidak ada sahutan, warga pun melaporkan ke polisi.

Polisi mengeluarkan ketiganya dengan cara memecahkan kaca karena pintu mobil terkunci. Begitu kaca jendela dipecahkan, dari dalam mobil langsung tercium bau karbon monoksida yang menyengat hidung.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply