Tiga Unit Rumah Bantuan Aspirasi DPRA Ditelantarkan Rekanan

TIGA unit rumah bantuan yang bersumber dari dana aspirasi DPRA senilai Rp71 juta per unit ditelantarkan pihak rekanan sejak Agustus 2013 lalu. Ketiga rumah tersebut berada di Desa Mata Ie, Ulee Tanoh, dan Alue Empok, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Salah satu warga Gampong Ulee Tanoh penerima rumah bantuan, Saudah (40), mengatakan dirinya tidak tahu persis mengapa rumah bantuan tersebut tidak lagi dikerjakan oleh rekanan.

“Saya sangat membutuhkan rumah tersebut untuk tempat bernaung bersama empat anak saya. Namun mau bagaimana lagi, rumah itu tak kunjung selesai. Saat ini saya menempati rumah dinas milik SD Negeri 21 Lhoksukon,” ujarnya kepada ATJEHPOST.co, Rabu, 5 November 2014.

Hal senada disampaikan Maimunah, (40), penerima bantuan asal Desa Mata Ie Kecamatan Lhoksukon. Menurutnya rumah bantuan dikerjakan rekanan atas nama Faisal, warga Panggoi, Lhokseumawe.

“Pengerjaan rumah itu sudah ditelantarkan sejak 20 Agustus 2013 lalu tanpa ada penjelasan. Saya harap pemerintah dapat memberikan rumah bantuan lain untuk saya, mengingat rumah bantuan yang ditelantarkan itu sudah tidak layak untuk diteruskan pembangunan lagi,” kata janda konflik tiga anak itu.

Hal serupa juga terjadi pada Abdul Salam (60) penerima rumah bantuan di Desa Alue Empok. Amatan di lokasi, kondisi bangunan rumah bantuan tersebut sudah tidak layak lagi dibangun. Beberapa sisi dinding bangunan sudah mulai berlubang. Di samping rumah tersebut juga terlihat sejumlah rangka baja yang belum dipasang dan ditelantarkan rekanan.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply