Tiga Kelompok Manusia yang Doanya Ditolak Allah

Tiga Kelompok Manusia yang Doanya Ditolak Allah

TAKENGON – Alumni pesantren Al-Madiinatuddiniyah Babussalam, Blang Blahdeh Bireuen, Teungku Faisal Hadi, dalam ceramahnya pada peringatan Nuzulul Quran pada Jumat malam, di Takengon menjelaskan, setidaknya ada tiga kelompok manusia yang doanya tidak diterima oleh Allah. Meskipun mereka berdoa pada waktu-waktu mustajabah atau waktu dikabulkannya doa oleh Allah SWT.
Tiga kelompok itu adalah manusia yang mengekalkan dirinya dalam arak atau barang yang memabukkan, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya dan orang yang memutuskan tali silaturrahmi.
“Kita tahu bersama bahwa malam Nisfu 10 Sya’ban, Lailatul Qadar, malam hari raya (Idul Fitri-Qurban) dan hari Jum’at itu merupakan tempat mustajabah doa. Tapi ke empat waktu itu tidak berlaku bagi tiga kelompok manusia tersebut,” kata Teungku Faisal Hadi di hadapan jamaah.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjauhkan diri dari berbagai penyakit hati seperti iri, dengki dan dendam, agar doa yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah dan menjadi orang yang bertakwa.
Teungku Faisal Hadi juga memaparkan beberapa keutamaan bulan Ramadhan dengan menjabarkan beberapa hadis Rasulullah, seperti hadis yang berbunyi: “Barang siapa yang senang hatinya datangnya bulan Ramadan dengan niat hendak memanfaatkannnya untuk beribadah, maka diharamkan tubuhnya dari api neraka.”
Di hadist lain Rasul mengatakan; “Sekiranya umatnya mengetahui seperti Ia (Nabi-red) ketahui tentang fadhilah Ramadan, maka seluruh umat manusia ingin Ramadhan tersebut berlangsung selama satu tahun.”
Hadis lain Rasul juga bersabda; “Tidur orang puasa yang menjaga salatnya dan dijadikan ibadah dan diam orang puasa dari pada berbicara hal yang tidak membawa hikmah untuk akhirat dijadikan tasbih oleh Allah.”
Di bulan Ramadan juga terdapat malam Lailatur Qadar. Pada malam itu Allah melipatgandakan amal ibadah setiap insan yang beribadah pada malam itu.
“Lima ribu rupiah kita bersedekat di malam Qadar, Allah melipatgandakan pahalanya bagaikan kita bersedekah lima ribu rupiah selama 1000 bulan. Itu semua kita dapatkan hanya di bulan Ramadan. Dan khusus untuk umat Nabi Muhammad. Umat Nabi lain tidak ada,” ujarnya.
Dengan segala keutamaan itu kata Teungku Faisal, membuat seluruh malaikat yang ada di ‘Aras dan langit menangis ketika Ramadhan telah berakhir.[] (ihn)

Leave a Reply