Terminal Keudah Banda Aceh Sepi Penumpang

BANDA ACEH – Angkutan umum labi-labi yang mangkal di Terminal Keudah Banda Aceh yang berada di Jalan Tentara Pelajar sepi penumpang. Meski semua angkutan umum berbagai tujuan di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar tersebut berkumpul di sana.

Penumpang lebih memilih menunggu angkutan umum tersebut di Jalan Diponegoro atau di depan Toko Istana Kado Banda Aceh dari pada menunggu di terminal. Akibatnya sejumlah pemilik angkutan umum lebih memilih menjemput penumpangnya dan mangkal di sana.

“Rata-rata labih-labi hanya masuk ke terminal ini untuk membayar retribusi saja, setelah itu mangkal di depan Istana Kado,” kata Hasballah, salah seorang supir labi-labi tujuan Lampeneurut, Aceh Besar, kepada The Atjeh Post, Senin, 8 Oktober 2012.

Hal ini kata Hasballah, disebabkan karena pihak Dinas Perhubungan dinilai tidak tegas, sehingga keberadaan terminal tersebut hanya sebagai formalitas saja.

“Seharusnya mereka menjaga agar semua angkutan tidak mengambil penumpang di luar terminal sehingga terminal ini aktif, bukan untuk formalitas saja,” katanya.

Terkait uang retribusi katanya, semua angkutan membayar setiap sekali masuk membayar Rp 500. “Jadi menurut saya terkait pendapatan kota melalui retribusi tidak berpengaruh, hanya peneritiban angkutan yang harus ditingkatkan,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Syahri, sopir angkutan labi-labi tujuan Ulee Kareng ini mengatakan ketertiban di terminal tersebut perlu dibenahi. Karena banyak sekali angkutan umum yang mangkal di Jalan Diponoegoro.

“Meskipun tujuannya ke Ulee Kareng, mereka tetap ke Istana Kado dulu menjemput penumpang meski arahnya berlawanan,” katanya.

Di terminal tersebut katanya penumpang sangat terbatas.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply