Teater Rongsokan Pentaskan “Luka Poma” Karya Maskirbi

Teater Rongsokan UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan mementaskan teater “Luka Poma” yang diangkat dari naskah karya almarhum Maskirbi.

Maskirbi merupakan sastrawan, budayawan dan tokoh teater Aceh. Maskirbi hilang dalam peristiwa gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

Pementasan ini akan ditampilkan selama dua hari berturut-turut di Taman Budaya Aceh di Jalan Teuku Umar Banda Aceh. Penampilan pertama berlangsung pada Minggu, 8 Juni 2014 pada pukul 16:00-18:00 dan pukul 21:00-23:00 WIB. Penampilan kedua berlangsung pada Senin, 9 Juni 2014 pada pukul 21:00 WIB.

Sutradara “Luka Poma”, Teuku Zulfajri atau yang biasa dipanggil Tejo kepada atjehpost.com mengatakan, waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan pementasan ini lebih kurang sekitar empat bulan lebih.

“Secara garis besar Luka Poma bercerita tentang penderitaan poma (ibu) akibat berbagai masalah yang muncul dari perilaku anak-anak yang telah dilahirkannya,” ujar Tejo, Senin 2 Juni 2014.

Akibat dari masalah yang terus menerus dirasakan dan tidak tahu kapan berakhirnya, poma selolah terpaksa harus menikmati rasa sakit sebagai sebuah rasa senang.

“Terus mencari kenikmatan dalam luka,” ujarnya.

Pementasan yang melibatkan sepuluh orang pemain ini merupakan pementasan Rongsokan yang ke-20. Untuk menonton pertunjukan ini hanya perlu membayar Rp 10 ribu. Jika tertarik langsung saja mendaftar ke Mulya : 0853 6005 0210 Bunga : 0852 2000 0635 Unyak : 0823 6061 4400 BBM : 7D7CEE10.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply