Tangkap Tersangka Traficking, Elemen Sipil Apresiasi Polres Langsa

Tangkap Tersangka Traficking, Elemen Sipil Apresiasi Polres Langsa

LANGSA – Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, mengapresiasi Polres Langsa yang berhasil menangkap tersangka sindikat human traficking di kamp pengungsian Bangladesh dan Rohingya.

“Semenjak manusia perahu ini ditampung di Kamp Kuala Langsa maupun Kamp Bayeun Aceh Timur, sudah hampir 70 orang waga Myanmar hilang, termasuk perempuan dan anak anak, FPRM menduga ini adalah sindikat penjualan manusia,” ujar Nasruddin kepada portalsatu.com, Sabtu, 15 Agustus 2015.

Dia berharap jajaran Polres Langsa membongkar hingga tuntas kasus tersebut, termasuk mencari pelaku lain di luar Aceh dan skala Internasional.

“Di sini kepolisian telah membuktikan kepada dunia Internasional bahwa negara Indonesia akan melindungi warga negara asing termasuk pencari suaka,” ujarnya.

Nasruddin bersama lembaganya yang selama ini turut membatu warga Rohingya dan Bangladesh turut prihatin dengan adanya jaringan penyedia jasa ilegal di Aceh tersebut.

Di sisi lain, Nasruddin berharap kepada lembaga Internasional agar lebih serius membatu para pencari suaka ini, baik di segi makanan maupun untuk mencari negara ketiga.

Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP, Sunarya, SIK, melalui Kabag Ops, AKP Jatmiko, menbenarkan pihaknya telah menangkap tiga tersangka sindikat penjual jasa ilegal di kamp tersebut.

“Sekarang sudah diserahkan ke pihak imigrasi untuk ditindaklanjut karena itu di wilayah kerja imigrasi. Dan sampai saat ini belum ada pihak dalam yang terlibat dalam kasus tersebut,” katanya.[](bna)

Foto: Ilustrasi pengungsi Rohingya di Blang Adoe, Aceh Utara. @Dok

Leave a Reply