Tahun Ini UIN Ar-Raniry Terima Lima Ribu Mahasiswa Baru

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Farid Wajdi Ibrahim, kemarin memonitoring sosialisasi sistem seleksi ujian masuk UIN ke beberapa kabupaten kota di Aceh, Rabu 26 Maret 2014. Daerah yang dikunjunginya adalah Pidie, Pidie Jaya, Bireuen dan Lhokseumawe.

Tahun ini kata Farid, UIN Ar-Raniry akan menerima sekitar lima ribu mahasiswa baru. Mereka semuanya diwajibkan tinggal di asrama selama enam bulan pertama. Selama satu mahasiswa baru akan dibina tentang pemahaman dan bacaan al-Qur’an yang fasih (Tahsin dan Tahfizhul Qur’an), pendalaman bahasa asing (Arab-Inggris) dan pembinaan karakter (Akhlak).

Program ini merupakan program prioritas UIN Ar-Raniry yang disebut dengan program “Ma’had Jami’ah/ Ma’had Ali” yang bertujuan untuk melahirkan generasi-generasi bangsa dan agama yang cerdas serta berakhlak mulia.

“Hari ini kita melihat begitu banyak generasi-generasi pendidikan yang memiliki pengetahuan dan berpendidikan tetapi mereka krisis moral dan hampir tidak bisa membaca al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya,” ujarnya.

Hal ini menurutnya terkait dengan anarkisnya karakter generasi bangsa (mahasiswa), baik dalam aspek moral atau pemahaman agama. Dengan adanya program-program seperti di atas, lulusan UIN diharapkan tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

“Kita berharap generasi/mahasiswa UIN adalah mahasiswa yang memiliki kecerdasan yang hebat, menguasai berbagai disiplin ilmu dan teknologi namun juga harus disertakan dengan moral atau akhlak yang baik  serta memahami ajaran agama yang benar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Muhibbuthabry, mengatakan tim ini sudah mulai bergerak ke sejumlah daerah sejak 24 Maret 2014. UIN membentuk delapan tim untuk diterjunkan ke daerah-daerah di Aceh.

Adapun jalur penerimaan mahasiswa baru/Ujian Masuk UIN Ar-Raniry tahun ini dilakukan tiga kali. Pertama, SPAN-PTAIN merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor daan prestasi lain tanpa ujian tulis. Sekolah/Madrasah yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTAIN adalah sekolah/madrasah yang secara sah memperoleh izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah dan memiliki NPSN.

Kedua, Jalur UM-PTAIN yaitu pola seleksi secara nasional yang dilakukan oleh seluruh (UIN/IAIN/STAIN) secara bersama dan terpadu melalui ujian tertulis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk informasi mengenai syarat dan waktu pelaksanaan UM-PTAIN dapat dilihat di http://www.um-ptain.ac.id.

Pendaftaran online ini dimulai sejak 6 Mei-20 Juni 2014, ujian masuk dilaksanakan pada 24-25 Juni 2014 dan pengumuman  pada 22 Juli 2014.

“Jalur ini menampung 60% dari total mahasiswa yang akan diterima,” kata Muhibbuthabry.

Ketiga, melalui jalur SPMB UIN Ar-Raniry. PMB UIN Ar-Raniry merupakan seleksi lokal mahasiswa baru UIN Ar-Raniry yang dilakukan secara online setelah pelaksanaan SPMB-PTAIN. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website: http://spmb.ar-raniry.ac.id. Pendaftaran PMB UIN Ar-Raniry lokal ini dimulai pada 22-26 Juli 2014, kemudian melakukan ujian/ testing lokal pada 4 Agustus 2014 dan pengumumannya 11 Agustus 2014.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply