Tag: wagub

Wagub Serahkan Hewan Kurban Sumbangan Ormas Islam untuk Rohingya

Wagub Serahkan Hewan Kurban Sumbangan Ormas Islam untuk Rohingya

LHOKSUKON – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muzakir Manaf menyerahkan secara simbolis puluhan hewan kurban sumbangan Ormas Islam untuk pengungsi Rohingya di shelter Blang Adoe, Kecamaan Kuta Makmur, Aceh Utara, Rabu, 23 September 2015 sekitar pukul 15.15 WIB.

Informasi diterima portalsatu.com, penyerahan hewan tersebut pertama dari pihak Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) kepada Pemerintah Aceh, kemudian Wagub Muzakir Manaf menyerahkan puluhan hewan tersebut kepada perwakilan pengungsi Rohingya.

Wagub Muzakir Manaf kepada portalsatu.com mengatakan Pemerintah Aceh sangat berterima kasih kepada seluruh organisasi Islam nasional maupun internasional yang telah menyumbang hewan kurban tersebut kepada Rohingya yang ada di Aceh.

Mualem sapaan akrab Wagub menjelaskan dengan datangnya pengungsi Rohingya ke Aceh memberikan rahmat bagi daerah ini. “Dengan adanya Rohingya di Aceh mata dunia pun tertuju kepada kita, termasuk segala bentuk bantuan,” katanya.

“Contohnya sekarang hewan kurban yang telah disumbangkan puluhan ekor. Logikanya tidak mungkin habis jika dibagikan kepada mereka semuanya (Rohingya), jadi masyarakat sekitar pun mendapatkan sumbangan tersebut,” ujar Mualem.

Diberitkan sebelumnya, puluhan hewan kurban sumbangan organisasi Islam untuk pengungsian Rohingya di shelter Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, akan disembelih, besok, Kamis, 24 September 2015.[]

Foto: Penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Wagub kepada pengungsi Rohingya.@Datuk Haris Molana/portalsatu.com

Foto: Mualem Panggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh

Foto: Mualem Panggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf memanggil Tim Anggaran Pemerintah Aceh ke ruang kerjanya, Kamis, 17 September 2015. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Bappeda Aceh Abubakar Karim, Asisten II Azhari Hasan, Karo Hukum Pemerintah Aceh Edrian, SH, dan Sekda Aceh Dermawan.

Hingga foto ini ditayangkan, belum diketahui inti pembahasan antara Wagub Mualem dengan Tim TAPA tersebut lantaran pertemuan ini bersifat tertutup. Namun sejumlah sumber portalsatu.com menyebutkan, pertemuan ini membahas tentang Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) Perubahan 2015. []

TAPA Wagub4
@Adi Gondrong
TAPA Wagub
@Adi Gondrong
TAPA Wagub1
@Adi Gondrong
TAPA Wagub3
@Adi Gondrong
Berhaji, Doto Zaini Limpahkan Tugas ke Wagub

Berhaji, Doto Zaini Limpahkan Tugas ke Wagub

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah melimpahkan tugasnya kepada Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manar karena menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi.

“Segala tugas gubernur saya limpahkan kepada Wakil Gubernur hingga saya selesai menunaikan ibadah haji dan kembali ke Aceh,” kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Minggu.

Gubernur mengatakan dirinya akan berangkat ke Arab Saudi dari Jakarta pada 15 September 2015. Gubernur akan berada di Tanah Suci menunaikan ibadah haji sekitar dua pekan

Menurut Gubernur, segala syarat di antaranya terkait administrasi seperti surat keputusan pelimpahan tugas sudah disusun dan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri.

“Kami berharap Wakil Gubernur menjalankan tugas dengan optimal serta sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Zaini Abdullah menerangkan.

Kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), Gubernur juga mengharapkan memacu kinerjanya agar progres kerja bisa tercapai sesuai target. Apalagi, pelaksanaan anggaran tinggal beberapa bulan lagi.

“Kami menGingatkan SKPA mengejar ketertinggalan progres kerja. Banyak program yang belum selesai. Karena itu, kami minta kerja keras SKPA menyelesaikan pelaksanaan anggaran sesuai target yang ditetapkan,” kata Zaini Abdullah.

Selain itu, Gubernur juga meminta SKPA berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Wakil Gubernur terkait dengan anggaran perubahan.

“Kepada Tim Anggaran Pemerintah Aceh, saya mengharapkan berkoordinasi dengan Wakil Gubernur dan DPR Aceh terkait anggaran perubahan,” kata Zaini Abdullah. | sumber: antara

 

 

Buka Musabaqah Tunas Ramadan, Wagub Minta Semua Pihak Basmi Narkoba

Buka Musabaqah Tunas Ramadan, Wagub Minta Semua Pihak Basmi Narkoba

MEULABOH – Wakil Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf membuka Musabaqah Tunas Ramadan tingkat kwartir daerah gerakan pramuka Aceh, di Meulaboh, Aceh Barat, Selasa, 30 Juni 2015, malam tadi. Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Mualem secara tegas minta semua pihak serius membasmi narkoba di Aceh.

Mulanya, Mualem mengajak kalangan generasi muda untuk memiliki semangat seperti para pendahulu Aceh yang gagah berani melawan penjajah. Wagub Mualem kemudian menegaskan kepada semua pihak serius membasmi narkoba. “Karena narkoba adalah musuh bangsa,” ujarnya.

Wagub Mualem lantas menegaskan kepada para SKPA untuk memperbanyak iklan-iklan layanan masyarakat di tempat-tempat keramaian tentang bahaya narkoba.

Melalui Musabaqah Tunas Ramadan, Wagub Mualem berharap kepada adik-adik pramuka untuk tekun belajar dan jujur dalam menuntut ilmu. “Karena di tangan generasi muda arah pembangunan bangsa ke depan,” katanya.

Sebelumnya, ketua panitia, H. Baharuddin dalam laporannya menyebutkan para peserta Musabaqah Tunas Ramadan berasal dari para pramuka penggalang dan penegak putra dan putri seluruh Aceh. Kata dia, Kwartir Pramuka yang tidak ikut dalam kegiatan ini adalah Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Simeulue.

Bupati Aceh Barat, H. T. Alaidinsyah mengucapkan terima kasih lantaran telah memilih Meulaboh sebagai tuan rumah pelaksanaan Musbaqah Tunas Ramadan tahun ini. Ia berharap melalui kegiatan ini, ke depan adik-adik pramuka menjadi insan madani dan menjadi penerus masa depan bangsa.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh yang juga Ketua Kwarda Pramuka Aceh, Muzakir Manaf, melepas pawai ta’aruf Musabaqah Tunas Ramadan 1436 H di Meulaboh, Aceh Barat, Selasa, 30 Juni 2015. Hadir dalam kegiatan ini seluruh pramuka dari kabupaten kota se Aceh. (Baca: Wagub Aceh Lepas Pawai Taaruf di Meulaboh).[]

Foto Wagub Aceh Muzakir manaf (Mualem) membuka Musabaqah Tunas Ramadan. @Adi Gondrong

GeRAK Aceh Kirim Berkas Dugaan Korupsi Dana Kerja Wagub Aceh ke KPK

GeRAK Aceh Kirim Berkas Dugaan Korupsi Dana Kerja Wagub Aceh ke KPK

BANDA ACEH – Ketua Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan berkas serta barang bukti yang cukup terkait dugaan korupsi dana kerja Wakil Gubernur Aceh periode 2007-2012. Hal tersebut disampaikannya kepada portalsatu.com saat ditemui di kantor GeRAK di kawasan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Senin, 20 April 2015.

“Kita lagi mempersiapkan laporan untuk kita laporkan kasus ini ke KPK dalam minggu ini,” ujar Askhalani.

Ia mengatakan rencananya berkas tersebut dikirim ke KPK pada Rabu, 22 April 2015 mendatang.

“Insya Allah kita akan kirim berkas via kantor pos ke Jakarta,” katanya lagi.

Askhalani mengatakan usai GeRAK menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu, jumlah korban yang ditemukan di lapangan semakin bertambah. Berdasarkan cross check GeRAK diketahui nama-nama yang dilampirkan dalam dokumen tersebut sama sekali tidak menerima bantuan dana kerja Wagub Aceh 2007-2012.

“Yang mengaku tidak pernah menerima terus bertambah, kita terus lakukan pengecekan untuk penguatan barang bukti,” kata Askhalani.

Koordinator lembaga anti rasuah ini juga mengatakan akan mempublikasi nomor agenda laporan ke KPK sebagai bukti keseriusan mereka menuntaskan kasus tersebut.

“Kita publikasi semua hasil dari KPK nanti, setelah kita pastikan berkas laporan dugaan korupsi dana kerja wakil Gubernur Aceh ini diverivikasi KPK,” kata Askhalani.[](bna)

Akhiruddin Bantah Pernah Menerima Dana Kerja Wagub Aceh

Akhiruddin Bantah Pernah Menerima Dana Kerja Wagub Aceh

BANDA ACEH – Mantan Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Akhiruddin Mahjudin membantah pernah menerima uang dana kerja Wakil Gubernur Aceh periode 2007-2012.

“Saya tidak pernah menerima dana kerjanya. Kalau ada saya ambil, silakan buktikan,” ujar Akhirudin kepada portalsatu.com, Kamis, 16 April 2015.

Namun Akhiruddin mengaku pernah menerima uang sebesar Rp5 juta saat berada di Jakarta dari Muhammad Nazar. Saat itu, kata dia, dana tersebut diberikan kepadanya atas inisiatif Muhammad Nazar sebagai seorang kawan. Lagipula, menurut Akhirudin, saat itu Muhammad Nazar tidak lagi berstatus sebagai Wakil Gubernur Aceh.

“Ya, kalau dia (Muhammad Nazar-red) tidak ikhlas, saya siap mengembalikannya,” ujar Akhiruddin.

Sebelumnya diberitakan, mantan Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, membantah tudingan lembaga Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, bahwa dirinya melakukan korupsi dana kerja Wakil Gubernur Aceh senilai Rp60,6 miliar.

Nyan Gerak tendensius. Tiba-tiba ka korupsi,” kata Muhammad Nazar.

Menurutnya, dana kerja gubernur-Wagub adalah kebijakan khusus untuk Aceh dan Papua. Khusus untuk Aceh ditujukan untuk mengatasi hal-hal politis dan strategis yang dihadapi Gubernur-Wagub terkait transisi konflik. [Baca: Mantan Wagub Nazar Diduga Korupsi Rp60,6 Miliar].

Muhammad Nazar juga sempat menyebut-nyebut nama Akhirudin sebagai salah satu penerima dana kerja Wakil Gubernur Aceh tersebut. “Maka agak aneh kalau GeRAK melakukan manuver untuk dana kerja Wagub, karena tokoh GeRAK, Akhiruddin, juga paham dana itu dulu dan sering juga menerima bantuan dari saya dulu,” ujar Muhammad Nazar. [Baca: Muhammad Nazar: Penerima Dana Kerja Saya Beragam].[](bna)