Tag: teuku irwan djohan

Pimpinan Dewan Anjurkan Pembentukan Tim Khusus Percepatan Realisasi APBA

Pimpinan Dewan Anjurkan Pembentukan Tim Khusus Percepatan Realisasi APBA

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan, sangat menyayangkan rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2015. Pasalnya kondisi seperti ini terjadi setiap tahunnya.

“Seakan-akan Pemerintah Aceh tidak pernah belajar dari tahun-tahun sebelumnya, dan tidak memiliki solusi jitu terhadap persoalan yang sudah terjadi setiap tahun,” ujar Teuku Irwan kepada portalsatu.com, Senin malam, 27 Juli 2015.

Dia mengatakan selaku pimpinan DPRA sangat berharap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) bekerja lebih maksimal dalam merealisasikan APBA. Apalagi realisasi APBA akan sangat berdampak pada geliat perekonomian Aceh yang masih sangat bergantung pada anggaran pemerintah.

Menurut Teuku Irwan, realisasi APBA akan memiliki multi dampak yang sangat besar untuk perekonomian Aceh. Misalnya pada sektor pembangunan infrastruktur, yang sudah pasti akan ada penyerapan tenaga kerja, serta melibatkan sektor-sektor yang lainnya seperti belanja material, dan lain-lain. “Begitu juga di sektor pengadaan barang, dimana akan terjadi perputaran uang di tengah masyarakat.”

“Saya menyarankan agar Gubernur Aceh membentuk Tim Khusus yang bertugas untuk memantau dan membantu percepatan realisasi APBA, dengan cara mengawasi dan membantu pelaksanaan lelang di semua SKPA,” katanya.

Teuku Irwan mengatakan Tim Khusus tersebut bisa beranggotakan Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten Pemerintah Aceh, staf ahli Gubernur, serta dari Inspektorat Aceh. Anggota Tim Khusus ini diharapkan bisa membantu mencarikan solusi dari hambatan yang dialami setiap SKPA dalam proses pelelangan.

“Saya berharap semua lelang fisik dapat selesai paling lambat pada pertengahan Agustus 2015. Sehingga pembangunan bisa dimulai segera dan sudah bisa diselesaikan pembangunannya sebelum akhir tahun 2015,” katanya.

Menurut Teuku Irwan, jika ada SKPA yang kinerjanya sangat lemah dan tidak mampu untuk secepatnya merealisasikan APBA, maka gubernur sebagai kepala Pemerintahan Aceh harus melakukan evaluasi secara objektif, dan berani memberikan sanksi tegas. “Karena realisasi APBA ini sangat erat kaitannya dengan kondisi perekonomian rakyat Aceh,” katanya lagi.[]

Ditanya Soal 2017, Irwandi Yusuf: Insya Allah Nyalon

Ditanya Soal 2017, Irwandi Yusuf: Insya Allah Nyalon

BANDA ACEH – Politisi Partai Nasional Aceh (PNA) Irwandi Yusuf, mengatakan akan kembali menyalonkan diri sebagai Gubernur Aceh di Pemilihan Kepala Daerah 2017 mendatang. Namun Irwandi mengaku hingga kini belum ada partai nasional yang menawarkan maju di pemilihan mendatang.

“Belum ada parnas yang menawarkan. Untuk 2017, insha Allah nyalon (mencalonkan diri) walau belum tahu pasangan dengan siapa,” ujarnya kepada portalsatu.com melalui pesan facebook dari akun pribadinya pada Jumat, 3 Juli 2015.

Banyak masyarakat Aceh yang mempertanyakan arah politik mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam pemilihan 2017 mendatang. Hal ini mencuat setelah Ketua DPA Partai Aceh Muzakir Manaf atau dikenal Mualem mengatakan akan maju untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh pada 2017 mendatang dalam rapat bersama KPA seluruh Pase di Lhokseumawe beberapa waktu lalu.

Banyak pihak menduga Irwandi akan kembali memacu kuda politiknya di 2017 bersama kader Partai Nasdem. Hal ini dilatarbelakangi oleh sejarah duet dua partai tersebut pada pemilihan legislatif beberapa waktu lalu.

Ada dua politisi yang namanya kini mencuat di tubuh partai besutan Surya Paloh di Aceh ini. Mereka adalah kader Nasdem tingkat kota yang juga Wakil Ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan dan Ketua DPP Partai Nasdem Aceh Zaini Djalil.

Namun saat ditanya pendapat Irwandi jika diduetkan dengan keduanya, Irwandi mengatakan, “Irwan Djohan, ok, walau belum pengalaman. Zaini Djalil tidak mungkin karena sekampung.”[]