Tag: tarmizi karim

“Itu Bang Yan Habis dengan Anda, Duduk dengan Mualem”

“Itu Bang Yan Habis dengan Anda, Duduk dengan Mualem”

BANDA ACEH – Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi Karim, mengaku mendapat banyak telepon usai Sofyan Dawood bertemu dengan Muzakir Manaf.

Hal ini disampaikan Tarmizi Karim kepada portalsatu.com di Warkop 3 In I Kota Banda Aceh, Kamis 8 Oktober 2015.

“Banyak juga yang menanyakan ke saya; Itu Bang Yan habis duduk dengan Anda, duduk dengan Mualem,” kata Tarmizi Karim yang mengulang pertanyaan warga Aceh kepada dirinya.

Katanya, pertanyaan tersebut rata-rata disampaikan warga Aceh yang menjadi pendukung dirinya untuk maju di Pilkada 2017.

“Kalau saya berpikirnya begini, itulah yang dilakukan komunikasi politik. Yang dia inginkan adalah tokoh-tokoh yang bagus membangun Aceh. Bukan berarti duduk dengan Mualem, mendukung Mualem kan?” kata Tarmizi Karim.

“Dia duduk dengan saya, bukan berarti saya satu-satunya. Demikian juga saat Bang Yan duduk dan bertemu dengan Mualem, bukan berarti meninggalkan saya,” ujar mantan Bupati Aceh Utara ini lagi. [] (mal)

Tarmizi Karim Mengaku Tak Pernah Menjanjikan Apapun untuk Sofyan Dawood

Tarmizi Karim Mengaku Tak Pernah Menjanjikan Apapun untuk Sofyan Dawood

BANDA ACEH – Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim, mengaku tak pernah menjanjikan apapun kepada Sofyan Dawood sehingga sosok tersebut mendukungnya. Hal ini diungkapkan Tarmizi Karim kepada portalsatu.com di Warkop 3 In 1, Kamis siang, 8 Oktober 2015.

“Saya tidak menjanjikan apapun dengan dia,” kata Tarmizi Karim.

Sebelumnya, Tarmizi A. Karim juga mengaku tetap akan maju sebagai calon gubernur Aceh di Pilkada 2017.

“Oh, iya (maju-red),” kata Tarmizi Karim.

Untuk itu, Tarmizi Karim mengaku sudah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai lokal dan nasional.

“Oh, saya punya link, baik di lokal maupun nasional terkait partai tadi dan dalam politik tadi, kita kan melakukan komunikasi politik,” kata mantan Bupati Aceh Utara ini. [] (mal)

[Wawancara] Tarmizi Karim: Bertemu Mualem, Bukan Berarti Bang Yan Meninggalkan Saya!

[Wawancara] Tarmizi Karim: Bertemu Mualem, Bukan Berarti Bang Yan Meninggalkan Saya!

PEJABAT Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim berada di Aceh, Kamis, 8 Oktober 2015. Ia juga menemani Mendagri Tjahjo Kumolo saat ngopi di Warkop 3 In 1, Kota Banda Aceh.

Di sela-sela kegiatannya, Tarmizi Karim bersedia menerima wartawan portalsatu.com, Murdani Abdullah, untuk wawancara seputar rencananya maju sebagai calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017.

Berikut petikan wawancara tersebut:

Sofyan Dawood kabarnya mendukung Anda di Pilkada 2017. Apa tanggapan Anda?

Begini, sebagai orang yang memahami perjalanan masa lalu di Aceh kan, baik PA, dia (Sofyan Dawood-red) mengikutilah semua perkembangan.

Dia masuk dalam perjalanan itu kan, sebagai tim sukses dan pembantu Irwandi (saat Pilkada 2012-red). Artinya dia melihat, merasakan, dan berkesimpulan.

Dalam perjalanan itu, (dulu) dia pernah mengungkapkan kepada saya. Kata Bang Yan (Sofyan Dawood-red), “Saya sudah menjalani semua perjalanan, saya katakan kepada abang (Tarmizi Karim-red), bahwa abang ada-lah porsi tersendiri dalam mengabdi pada pembangunan. Biarlah orang-orang ini yang masuk dalam pemerintahan di Aceh”. Kemudian saya kan,Oke.”

Tapi kemudian Bang Yan datang lagi sekarang. Dia kembali mengatakan, “Bang sudah bang. Abang sudah cukuplah mengabdi di luar, sekarang abang kembalilah ke Aceh. Kenapa? Banyak tokoh-tokoh Aceh seperti abang, beberapa orang.”

Dia sebutkan Pak Irwandi, Pak Muzakir, beberapa orang lah, tokoh nasional. Jadi Bang Yan berkata lagi, “Abang harus memperkuat kesebelasan-kesebelasan itu untuk membangun Aceh ke depan.”

Oleh karena itu, saya lihat pemikiran bagus, saya akomodir. Dia sering datang ke saya, diskusi bagaimana memecahkan persoalan di Aceh.

Ada informasi, Anda akan maju dengan NasDem?

Saya begini. Saya katakan bahwa semua partai-partai nasional kita lakukan pendekatan-pendekatan. Walaupun saya orang dalam birokrasi. Tentu saya bermain dalam etika dan aturan yang ada.

Saya memegang dua-dua itu. Pertama, memegang posisi saya sebagai pejabat. Yang kedua, etika-etika tadi. Saya punya pimpinan, sebagai staf Kemendagri, misalnya. Saya kan enggak bisa mengungkapkan apa saja.

Apa sudah ada tawaran untuk maju dari partai politik tertentu untuk Pilkada Aceh?

Oh, saya punya link, baik di lokal maupun nasional terkait partai tadi dan dalam politik tadi, kita kan melakukan komunikasi politik.

Wakilnya nanti dari NasDem?

Itu belum.

Jadi calon wakilnya masih terbuka untuk semua partai?

Saya punya link dengan semua partai politik.

Terkait pertemuan Sofyan Dawood dan Mualem, apa tanggapan Anda?

Bang Sofyan berpikir begini. Tokoh-tokoh yang mampu di Aceh itu selalu di-support. Dia mengungkapkan kepada saya, bahwa ingin membangun Aceh.

Saya tidak menjanjikan apapun dengan dia.

Apakah pertemuan Mualem dan Sofyan Dawood memengaruhi sikap politik Anda?

Dia duduk dengan saya, bukan berarti saya satu-satunya. Demikian juga saat Bang Yan duduk dan bertemu dengan Mualem, bukan berarti meninggalkan saya.

Banyak juga yang menanyakan ke saya, “Itu Bang Yan habis duduk dengan Anda, duduk dengan Mualem.” Kalau saya berpikirnya begini, itulah yang dilakukan komunikasi politik. Yang dia inginkan adalah tokoh-tokoh yang bagus membangun Aceh. Bukan berarti duduk dengan Mualem, mendukung Mualem kan?[]

Tarmizi Karim: Saya Punya Link dengan Semua Partai Politik

Tarmizi Karim: Saya Punya Link dengan Semua Partai Politik

BANDA ACEH – Pejabat Gubernur (Pj) Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim, mengaku tetap akan maju sebagai calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017.

“Oh, saya punya link, baik di lokal maupun nasional terkait partai tadi dan dalam politik tadi, kita kan melakukan komunikasi politik,” kata Tarmizi Karim kepada portalsatu.com di Warkop 3 In 1, Kota Banda Aceh, Kamis, 8 Oktober 2015.

“Saya punya link dengan semua partai politik,” kata Tarmizi Karim lagi.

Tarmizi Karim mengaku sedang melakukan penjajakan dengan semua partai politik.

“Saya begini. Saya katakan bahwa semua partai-partai nasional kita lakukan pendekatan-pendekatan. Walaupun saya orang dalam birokrasi. Tentu saya bermain dalam etika dan aturan yang ada,” kata Tarmizi Karim.

“Saya memegang dua-dua itu. Pertama, memegang posisi saya sebagai pejabat. Yang kedua, etika-etika tadi. Saya punya pimpinan, sebagai staf Kemendagri, misalnya. Saya kan enggak bisa mengungkapkan apa saja,” kata mantan Bupati Aceh Utara ini.

Saat ditanya soal isu bahwa calon wakilnya adalah kader Partai NasDem Aceh, Tarmizi Karim berkomentar singkat.

“Itu belum,” kata Tarmizi Karim. [] (mal)

Diisukan Gandeng Kader NasDem Sebagai Wakil, Ini Kata Tarmizi Karim

Diisukan Gandeng Kader NasDem Sebagai Wakil, Ini Kata Tarmizi Karim

BANDA ACEH – Pejabat Gubernur (Pj) Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim, mengaku tetap akan maju sebagai calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017. Namun soal calon wakilnya, Tarmizi Karim masih merahasiakannya.

“Saya begini. Saya katakan bahwa semua partai-partai nasional kita lakukan pendekatan-pendekatan. Walaupun saya orang dalam birokrasi. Tentu saya bermain dalam etika dan aturan yang ada,” kata Tarmizi Karim kepada portalsatu.com di Warkop 3 In 1, Kota Banda Aceh, Kamis, 8 Oktober 2015.

“Saya memegang dua-dua itu. Pertama, memegang posisi saya sebagai pejabat. Yang kedua, etika-etika tadi. Saya punya pimpinan, sebagai staf Kemendagri, misalnya. Saya kan enggak bisa mengungkapkan apa saja,” kata mantan Bupati Aceh Utara ini.

Saat ditanya soal isu bahwa calon wakilnya adalah kader Partai NasDem Aceh, Tarmizi Karim berkomentar singkat.

“Itu belum,” kata Tarmizi Karim. [] (mal)

Tarmizi Karim Tetap Bakal Maju di Pilkada Aceh 2017

Tarmizi Karim Tetap Bakal Maju di Pilkada Aceh 2017

BANDA ACEH – Pejabat Gubernur (Pj) Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim, mengaku tetap akan maju sebagai calon gubernur Aceh di Pilkada 2017. Hal ini diungkapkan Tarmizi Karim kepada portalsatu.com di Warkop 3 In 1, Kota Banda Aceh, Kamis, 8 Oktober 2015.

“Oh, iya (maju-red),” kata Tarmizi Karim.

Untuk itu, Tarmizi Karim mengaku sudah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai lokal dan nasional.

“Oh, saya punya link, baik di lokal maupun nasional terkait partai tadi dan dalam politik tadi, kita kan melakukan komunikasi politik,” kata mantan Bupati Aceh Utara ini.

Namun Tarmizi Karim masih merahasiakan dari partai politik mana dirinya bakal mencalonkan diri sebagai Cagub Aceh. “Itu belum,” kata Tarmizi Karim. [] (mal)

[Foto]: Mendagri dan Tarmizi Karim Ngopi di Aceh

[Foto]: Mendagri dan Tarmizi Karim Ngopi di Aceh

BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi Karim, terlihat ngopi bareng di Warung Kopi 3 In I, Kamis siang 8 Oktober 2015.

Kedatangan kedua pejabat negara ini turut membuat sejumlah warga yang sedang berada di Warkop itu terkejut.

“Jarang-jarang lihat menteri ngopi di keramaian, bukan di Jakarta tapi justru di Aceh,” ujar Fadlon, warga Banda Aceh.

Mendagri terlihat memesan kopi. Sedangkan Tarmizi Karim memesan Tea Tarik.

Berikut foto-foto yang diabadikan portalsatu.com selama keduanya berada di Warkop 3 In 1, Kota Banda Aceh:

 mendagri 3 in 1 2

mendagri di 3 in 1

mendagri 3 in 1 3

Mendagri dan Tarmizi Karim Ngopi di Banda Aceh

Mendagri dan Tarmizi Karim Ngopi di Banda Aceh

BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Pj. Gubernur Kalimantan Selatan, Tarmizi A. Karim, terlihat ngopi bareng di Warung Kopi 3 In 1, Banda Aceh, Kamis, 8 Oktober 2015, siang.

Kedatangan kedua pejabat negara ini membuat sejumlah warga yang sedang berada di Warkop itu terkejut.

“Jarang-jarang lihat menteri ngopi di keramaian, bukan di Jakarta tapi justru di Aceh,” ujar Fadlon, warga Banda Aceh.

Mendagri Tjahjo Kumolo terlihat memesan kopi. Sedangkan Tarmizi Karim memesan teh tarek.

Sebagaimana diketahui, Tarmizi Karim merupakan putra Lhoksukon, Aceh Utara. Ia pernah menjadi Bupati Aceh Utara, Pj. Gubernur Kalimantan Timur, dan Pj. Gubernur Aceh. Tarmizi Karim yang kemudian menjabat Irjen Kemendagri, dilantik menjadi Pj. Gubernur Kalimantan Selatan pada Agustus 2015.[]

Foto: Mendagri Tjahjo Kumolo dan Tarmizi Karim (kiri) @portalsatu.com

 

 

[Wawancara] Sofyan Dawood: Lon Dukung Tarmizi Karim

[Wawancara] Sofyan Dawood: Lon Dukung Tarmizi Karim

SOFYAN Dawood bukanlah nama yang asing di kalangan eks kombatan GAM. Ia adalah mantan Juru Bicara GAM Pusat yang cukup disegani saat Aceh masih konflik bersenjata. Demikian juga ketika Aceh berdamai dalam naungan NKRI.

Diakui atau tidak, dukungan kuat dari Sofyan Dawood terhadap Irwandi-Nazar membuat pasangan tersebut menang pada Pilkada 2007 di Aceh. Begitu pula saat Pilkada 2012 di Aceh. Biarpun tim Irwandi kalah pada Pilkada 2012, namun dukungan kuat dari Sofyan Dawood membuat tim Irwandi sangat percaya diri di lapangan.

Kini jelang Pilkada 2017, beredar kabar bahwa Sofyan Dawood mendukung Tarmizi Karim sebagai Cagub Aceh. Apa alasannya?

Berikut penuturan Sofyan Dawood kepada wartawan portalsatu.com, Murdani Abdullah, di salah satu warung Desa Ilie, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Senin, 31 Agustus 2015.

Apa benar Anda mendukung Tarmizi Karim untuk Pilkada 2017?

Beutoi (benar)

Apa alasannya?

Dalam kondisi ta bicarakan masalah pilkada. Saya sudah mengenal gopnyan dari 1998. Saat Aceh masih berkonflik. Gopnyan menjadi pemerintah masa nyan. Hai bupati (Aceh Utara-red). Get dan hana menyalahkan masa nyan. Hai hana geuganggu kamoe lah (GAM).

 Pada masa nyan, lon, Muzakir Manaf dan Said Adnan (almarhum) na komunikasi dengan gopnyan.

 Bagaimana membangun Aceh yang lebih baik lagi ke depan. Bagaimana membangun Aceh tanpa korban.

 Gopnyan sabe diskusi soal pembangunan Aceh dengon lon. Walaupun kondisi masa nyan, gopnyan dalam kapasitas bupati dan pangkat lebih rendah dibandingkan sekarang.

Alasan lain?

Tarmizi Karim nyan ureung carong (pandai). Salah satu orang Aceh terbaik di Pemerintah Pusat. Tarmizi Karim dipakai oleh dua presiden berbeda, SBY dan Jokowi, sebagai pejabat gubernur. Meunyoe hana carong hana dipake.

Dukungan terhadap Tarmizi Karim ini atas nama pribadi atau barisan eks-GAM yang ikut bersama Anda?

Pribadi. Lon jelaskan bak rekan-rekan. Nyan pilihan lon. Mau ikut (bergabung untuk mendukung Tarmizi Karim) silahkan. Hana pih hana masalah. Yang jelas hana paksaan.

Mereka sudah tahu keputusan Anda?

Sudah

Ada yang telpon?

 Ya itukan resiko orang berpolitik. Saya sudah berpolitik itu sekitar 30 tahun. Setiap keputusan sudah pasti ada resiko berbagai macam dan saya siap untuk itu.

Bersama Tarmizi Karim, Anda yakin bisa menang?

Itu saya tawarkan. Nanti masyarakat yang memilih dan menilai. Saya pun belum tentu dipakai Tarmizi Karim sebagai Timses. Masyarakat Aceh ini ingin perubahan. Sudah dua periode Aceh dipegang mantan kombatan. Apa yang didapat?

Menurut saya, yang terbaik untuk saat ini adalah Tarmizi Karim. Dia orang Aceh yang dipercaya dua presiden untuk menjabat sebagai pejabat gubernur di tempat yang berbeda.

Nyan curhat lon kepada masyarakat Aceh. Menurut lon nyoe yang terbaik. Saya harus beritahu kepada masyarakat. Terserah mereka mampu pilih atawa tidak. Sedangkan kepada kandidat saya minta porsi jika menang. Apa porsinya? Bagaimana nasib kombatan GAM? 5 tahun harus selesai. Sebagai pimpinan nanti, apa yang bisa dilakukan? Apakah lapangan kerja? Usaha apa? Ini harus dituntaskan. Soal penyelamatan MoU. Ini harus diselesaikan.

10 tahun Aceh dipegang oleh ekskombatan, ada yang menilai semua eks-GAM itu sudah sejahtera. Itu tidak benar. Anggapan itu salah. Ada yang mengatakan ureung GAM kaya. Padahai nyan hana. Sapue tan. Hana beutoi.

Kalau ada yang kaya pun hanya nol koma sekian persen.

Ada khawatiran, kalau bukan ekskombatan yang memimpin itu persoalan Aceh tak tuntas. Apa pendapat Anda?

 Itu salah. Menurut ilmu yang saya dapatkan dari wali almarhum Teungku Hasan Muhammad Tiro dan bukunya. Beliau mengatakan seandainya persoalan Aceh selesai. Beliau tidak ingin di pemerintahan. Biarkan orang yang ada ilmu pemerintahan yang memimpin. Memimpin perang itu tak sama dengan memimpin pemerintahan. Nyan yang coba lon peutrang.

Menjadi pemimpin Aceh nyoe hana harus ureung gulam beude.

Kalau nanti Tarmizi Karim menang berarti Anda ingin dia bertanggung jawab melaksanakan dan meluruskan butir-butir MoU?

 Ya. Saya dukung Tarmizi Karim. Tapi belum tentu gopnyan pakek lon.

Kalau kalah?

Meunyoe taloe. Lon akan ku duek keudroe. Ku duek bak sagoe keudroe.

Saat ini kabarnya ada tiga calon dari ekskombatan plus satu calon Tarmizi Karim. Apa Anda tak khawatir akan susah bergerak di lapangan? Ada pergesekan?

Ini sebenarnya yang tidak saya kehendaki. Saya tidak ingin pemimpin Aceh ini ada paksaan. Kalauan ada paksaan ya seperti sekarang ini. Artinya pemimpin yang dipilih tidak betul betul berdasarkan hati nurani masyarakat.

Saya tak ingin ada paksaan. Dari 2007, 2012 (pilkada-red), sudah berapa banyak orang yang meninggal? Bahkan itu rekan-rekan saya sendiri yang kasusnya hingga saat ini belum tuntas. Saya tak ingin ada lagi yang terbunuh. Sudah cukup.

Makanya, saya tidak ingin lagi memerintah masyarakat untuk memilih ini itu seperti sebelumnya. Demikian juga dengan rekan-rekan, mereka menerima ya jalan. Tidak pun ya tidak masalah. Tidak ada paksaan.

Saya hanya menyampaikan ini yang terbaik. Untuk kondisi saat ini, yang terbaik adalah Tarmizi Karim. Ke depan saya tak tahu siapa lagi?

Tahun 2007, Tarmizi Karim curhat sama saya ingin naik gubernur. Saya bilang droneuh bah periode selanjut jih. Kemudian 2012, Tarmizi Karim kembali curhat ingin naik gubernur, saya bilang lagi, droneuh bah periode selanjut jih. Nah, sekarang periode 2017, disampaikan lagi dan saya mendukung, tapi belum tentu saya diminta jadi Timses.

Nanti kalau kalah, saya akan duduk dan mengamati. Kalau mereka tidak mau berteman, ya tak masalah. []

Tarmizi A. Karim: Tidak Tertutup Kemungkinan Jalur Independen, Tapi..

Tarmizi A. Karim: Tidak Tertutup Kemungkinan Jalur Independen, Tapi..

BANDA ACEH – Mantan pejabat Gubernur Aceh, Tarmizi A Karim, menyatakan siap untuk  maju pada Pilkada 2017 mendatang baik itu lewat jalur partai maupun jalur independen.

“Akan ada tiga aspek yang akan saya lihat. Pertama, setelah ada cita-cita perlu ada usaha, setelah ada usaha perlu ada strategi. Inilah yang dinyatakan sebuah energi upaya mencari partai dan mencari kelompok strategi,” kata Tarmizi A Karim kepada portalsatu.com, Minggu, 26 Juli 2015.

Tarmizi A. Karim mengaku dirinya sekarang ini sedang melakukan upaya-upaya untuk memberikan pemahaman, apa yang akan dihadapi oleh masyarakat Aceh dan bagaimana melihat prospektif masa depam.

“Begitu juga dengan potensi ketika memasuki arena pertarungan politik, semua partai melakukan share terhadap pembangunan. Makanya saya ingin menggalang semua partai agar bisa bersatu padu untuk maju dalam Pilkada,” katanya.

Tapi menurutnya, menggalang semua partai politik adalah sebuah ketidakmungkinan. Oleh karena itu, katanya, diperlukannya sebuah gagasan bersama. “Saya akan lihat mana yang mempunyai satu misi dan gagasan yang sama, melakukan sebuah sinergisitas,” ujarnya.

Saat disinggung masalah maju dari jalur independen, Tarmizi mengatakan tidak tertutup kemungkinan juga untuk maju lewat jalur independen.

“Tidak tertutup kemungkinan akan maju lewat jalur independen, tapi fokus saya ingin membangun Aceh secara bersama-sama dengan partai politik secara kebersamaan,” ujarnya. [] (mal)