Tag: skorsing mahasiswa

Ini Kata Rektor Unsyiah Soal Skorsing Mahasiswa

Ini Kata Rektor Unsyiah Soal Skorsing Mahasiswa

BANDA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah bersama dengan mahasiswa yang terkena skorsing mengadakan audiensi bersama rektor Unsyiah, Samsul Rizal, di ruangan rector, Rabu, 8 oktober 2015.

Hal tersebut dilakukan terkait dengan dijatuhkanya sanksi skorsing dari rektorat kepada 10 orang mahasiswa.

“Masih ada mata kuliah yang harus kami selesaikan,  kami mohon untuk mempertimbangkan kembali sanksi ini,” kata Muhammad Ayita Bahar, salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi Unsyiah yang dikenakan sanksi skorsing oleh rektorat karena dianggap menyelenggarakan acara di luar kampus bersama dengan mahasiswa baru tanpa izin dari rektorat.

Tak hanya Ayi, 9 mahasiswa lainnya juga terkena sanksi serupa dengan alasan yang serupa pula. Namun, yang hadir saat audiesi tersebut hanya dua orang mahasiswa yang berasal dari fakultas kedokteran. Sedangkan delapan orang lainya yang berasal dari FISIP tak hadir.

“Kalau untuk peringatan sudah sejak tiga tahun lalu dilakukan dan sekarang langsung ditindak tegas,” ucap Rektor Unsyiah, Samsul Rizal saat ditemui portalsatu.com di ruangannya.

Ia mengatakan bahwa larangan mengadakan Ospek bukanlah hal yang baru karena hal itu hanya realisasi dari peraturan lama. Samsul juga mengatakan bahwa hal ia tidak asal memutuskan untuk menskorsing mahasiswa, namun hal tersebut dilakukan dengan terpaksa.

“Sebelum saya tandatangani bekas itu saya pelajari dengan sedemikian rupa sehingga sampailah saya pada keputusan yang sangat berat, yaitu menskorsing mahasiswa yang bersangkutan,” ucap Samsul. [] (mal)

Skorsing Mahasiswa, Tindakan Rektor Unsyiah Dinilai Cacat Hukum

Skorsing Mahasiswa, Tindakan Rektor Unsyiah Dinilai Cacat Hukum

BANDA ACEH – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsyiah,  Iwan Sunaria, mengaku sangat menyesalkan keputusan rektor yang sepihak dalam memberhentikan sementara beberapa mahasiswa dari beberapa jurusan. Ia juga mengatakan bahwa keputusan rektor tersebut cacat hukum.

“Saya sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Pasalnya tidak ada peringatan terlebih dahulu atau pemanggilan, bahkan saya tahu informasi skorsing ini dari ketua himpunan lain,” ucap Iwan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa FISIP Unsyiah, kepada portalsatu.com.

Ia mengatakan bahwa acara temu ramah seluruh mahassiswa ilmu komunikasi itu sudah menjadi agenda rutin dan tidak menyalahi prosedur.

“Ini kan acara silaturahmi, tidak ada unsur perpeloncoannya kalau mau rundown acara kami kasih kok,” kata Iwan.

Ia juga menilai bahwa keputusan rektor tersebut cacat hukum dan bisa digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Keputusan seperti ini kan cacat hukum, seharusnya ada surat peringatan dulu. Paling tidak rektor memanggil kami untuk mendengar bagaimana duduk persoalan yang sebenarnya,” ucap Iwan.

Tak hanya Iwan, ada beberapa nama yang sudah diberhentikan sementara oleh Rektor Unsyiah karena menyelenggarakan acara silaturahmi. Seperti mahasiswa Psikologi dan beberapa mahasiswa lainya yang masih dalam tahap proses lebih lanjut.

“Saya harap janganlah asal skor, karena secara pribadi ini merugikan saya sebagai mahasiswa tingkat akhir,” kata Iwan.[] (mal)