Tag: sabang

MaTA Laporkan Indikasi Korupsi di Sabang

MaTA Laporkan Indikasi Korupsi di Sabang

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Anggaran (MaTA) melaporkan indikasi korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan kompleks perumahan guru Kota Sabang yang diduga melibatkan penyelengaraan negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8 Februari 2015 lalu.

Hal itu disampikan Baihaqi, Koordinator Bidang Monitoring Peradilan MaTA saat menggelar konferensi pers di kantor MaTA, di Kota Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2015.

Menurutnya indikasi kerugian keuangan negara dalam kasus ini mencapai Rp 1.349.865.000 dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Sabang Tahun Anggaran 2012, dengan Pagu Rp 1.809.470.200 untuk pengadan lahan 9.437 m².

“Pengadaan tanah untuk pembangunan kompleks perumahan guru Kota Sabang tahun 2012 yang ditempatkan melalui pos Dinas Pendidikan Kota Sabang, berpotensi terjadi pemahalan (mark up) harga yang dapat merugikan keuangan negara dan tidak melalui proses perencanaan,” ujar Baihaqi.

Selain itu, Baihaqi juga mengatakan pengadaan berdasarkan SK Wali Kota Sabang Nomor 590/414/2012, tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum guna Pembangunan Rumah Dinas Guru dalam Kota Sabang oleh Dinas Pendidikan Kota Sabang, telah terjadi inprosedural yang berpeluang terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurutnya keputusan harga tanah tidak berpedoman pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang menguntungkan orang lain sehingga dapat merugikan keuangan negara.

Baihaqi mengatakan NJOP lahan tersebut di tahun 2012 sebesar Rp 20.015. Jika dikalkulasikan dengan luas lahan, maka seharusnya anggaran untuk pembebasan lahan hanya Rp 180.135.000. Namun, kata dia, Pemerintah Kota Sabang membayar ganti rugi lahan tersebut mencapai Rp 1.530.000.000.

Menurutnya pengadaan tanah tersebut tidak melalui proses perencanaan. Hal ini ditandai dengan tidak ditemukan dalam dokumen perencanaan seperti RKA Dinas Pendidikan Kota Sabang Tahun 2012. Akan tetapi program pengadaan tersebut baru muncul dalam pembahasan dengan DPRK Sabang. Ia menduga alokasi anggaran ini merupakan dana aspirasi oknum anggota DPRK Sabang periode 2009-2014.

“Seluruh tindakan terkait pengadaan tanah ini telah memenuhi unsur sebagai suatu tindak pidana korupsi sebagaimana diatur pada pasal 2 dan pasal 3 UU No. 20 tahun 2001, jo UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujarnya lagi.[] (bna)

Soal Pengembangan Sabang, Anggota DPR RI: Banyak Rencana, Tapi Aksi Belum Ada

Soal Pengembangan Sabang, Anggota DPR RI: Banyak Rencana, Tapi Aksi Belum Ada

BANDA ACEH – Anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Fadhlullah, mendukung upaya Pemerintah Aceh yang menjalin rencana kerjasama dengan China Harbour untuk pengembangan Sabang. Namun politisi Gerindra ini menyayangkan wacana-wacana pengembangan Sabang ini belum juga terwujud hingga sekarang.

“Seingat kami tahun lalu Gubernur juga mengunjungi beberapa negara dalam rangka kerjasama pengembangan Sabang. Bahkan kabarnya saat itu Dubai Port berkeinginan berinvestasi,” ujarnya.

Ia menilai banyak program Pemerintah Aceh membangun Sabang yang belum berjalan seperti perencanaan. “Sepanjang kita ketahui ada banyak rencana tapi aksinya belum ada. Kami berharap gubernur untuk lebih fokus melihat kesempatan. Jangan hanya MoU terus dengan banyak pihak, tapi MoA-nya tidak terealisasi,” katanya.

Fadhlullah berharap kerjasama yang telah diekspose ini benar-benar terwujud. Pasalnya, kata dia, rakyat membutuhkan bukti.

“Pengembangan Sabang akan sangat membantu perekonomian Aceh. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras semua pihak terkait, terutama BPKS dan Pemerintah Aceh,” katanya.

“Sebagai wakil Aceh, kami siap membantu, memfasilitasi dan mendukung pemerintah Aceh dalam membangun sinergitas atau mengatasi kendala-kendala dengan Pemerintah Pusat. Mari kita berpikir, bekerja bersama agar program-program di sisa pengabdian pemerintah ZIKIR segera terwujud,” ujarnya.[] (bna)

Maknyus, Mie Sedap Sabang Bereh That!

Maknyus, Mie Sedap Sabang Bereh That!

SABANG – Jika Anda ingin menikmati liburan di Sabang, jangan cuma menikmati keindahan alam bawah lautnya saja, kulinernya juga harus dicoba. Nama mie sedap ini sendiri berasal dari nama tokonya, “Sedap”. Mie sedap ini sudah ada sejak saya masih kecil hingga sekarang. Rasanya yang unik membuat saya ketagihan untuk terus menikmatinya tanpa bosan.

Buat yang belum pernah ngerasain dan penasaran bagaimana bentuknya, Mie sedap ini pun sangatlah minimalis, hanya mie, plus daging yang berbentuk dadu. Kelihatannya hanya seperti mie yang biasa saja, tapi begitu kita coba mencicipinya, hmm, bikin perasaan gimana gitu. Nendang banget!

Mie Kocok ini rasanya unik jika dibandingkan dengan mie-mie lainnya karena mie dan bumbunya yang dibuat sendiri. Rasanya sangat nikmat dan menggugah selera. Ditambah lagi dengan taburan daging ikan yang sudah dipotong kecil-kecil.

Untuk Anda penikmat makanan pedas, mie kocok juga dilengkapi dengan cabe super pedas yang bisa menambah selera makan Anda. Ah iya, di meja juga biasanya tersedia kecap manis dan kecap asin jika Anda ingin menambah kenikmatan mie kocok ini.

Walaupun Kota Sabang kecil, tapi kota ini mempunyai makanan yang khas dan tidak bisa ditemukan di daerah-daerah lain.

Selain wajib dicoba wisatawan, kuliner ini yang juga bikin kangen dengan kampung halaman. Walaupun Kota Sabang kecil, tapi kota ini mempunyai makanan yang khas dan tidak bisa ditemukan di daerah-daerah lain.

Buat Anda yang datang ke Kota Sabang dan ingin mencicipi Mie Sedap ini, bisa langsung datang ke Toko Sedap yang ada di Jalan Perdagangan, karena mie sedap ini hanya dijual di sini. Mulai berjualan pukul 08.00- 22.00 WIB.

Datang, duduk dan langsung pesan. Pesanan akan segera datang tidak sampai 10 menit, maklum kita memang harus sedikit lama menunggu, karena antrean pembeli yang begitu banyak, tapi tak masalah, karena kelezatan Mie Sedap segera datang di depan. [] (mal)