Tag: qurban

Begini Suasana Rumah Pemotongan Hewan di Mekkah

Begini Suasana Rumah Pemotongan Hewan di Mekkah

Menyambut hari raya Idul Adha 1436 H, umat Muslim di berbagai penjuru dunia akan disibukkan dengan aktivitas pembelian dan pemotongan hewan kurban.

Tak terkecuali para jemaah Indonesia yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Sebagian besar jemaah haji Indonesia melakukan pembelian dan pemotongan hewan kurban di Pasar Hewan Kaqiyah yang berada di wilayah Jabbal Nur, Mekah.

Biasanya jemaah secara rombongan akan menaiki bus ke Pasar Kaqiyah untuk membeli kambing, sapi, atau unta sebagai pembayar dam. Harga kambing di pasar tersebut berkisar antara 350 hingga 500 riyal, sedangkan harga unta mencapai 4.000-5.500 riyal. Harga tersebut sudah termasuk biaya pemotongan.

Di Pasar Kaqiyah, pemotongan hewan untuk pembayaran dam haji dilakukan sebelum pelaksanaan wukuf. Sementara pemotongan hewan untuk kurban akan dilakukan tepat pada hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan hari-hari Tasyriq pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Pasar Kaqiyah berdiri di sebuah tanah lapang dengan luas sekitar 5.000 meter persegi. Nyaris seluruh pekerja di tempat ini adalah orang berkulit hitam. Tukang jagal atau pemotong hewan di sini seluruhnya mengenakan seragam merah menyala hingga ke serban. Tujuannya, agar pakaian dan serban yang terkena percikan darah tidak terlihat kotor.

Selain di Kaqiyah, pembayaran dam dapat juga dilakukan melalui Bank Ar-Rajhi. Ar-Rajhi mematok harga 400 riyal untuk seekor kambing atau domba. Harga tersebut termasuk biaya pemotongan serta pendistribusian. Selain di Ar-Rajhi, loket pembelian hewan dapat pula ditemukan di Mina.

Pemerintah Mekah di Arab Saudi menggunakan teknologi modern dan canggih untuk proses pasca penyembelihan hewan kurban dengan anggaran sebesar 56 juta riyal atau setara dengan Rp143 miliar. Meski begitu, penyembelihan tetap dilakukan secara manual sesuai dengan syariat Islam.[] sumber: dream.co.id

Awas, Makan Daging Qurban Bisa Bikin Tubuh Demam

Awas, Makan Daging Qurban Bisa Bikin Tubuh Demam

Saat Idul Adha seperti saat ini, biasanya Anda selalu mendapatkan daging kurban dari pengurus masjid atau tempat ibadah di lingkungan Anda tinggal. Bahkan, terkadang jumlah pun sangat banyak sehingga bisa dibilang setiap hari Anda selalu makan daging hingga seminggu ke depan setelah hari raya kurban.

Makan daging memang sah-sah saja. Namun hal yang perlu Anda perhatikan adalah jumlah dari daging yang Anda makan hingga kebersihan dari daging yang akan Anda olah. Sebab terkadang ada beberapa penyakit yang bisa timbul dari daging merah seperti daging sapi atau daging kambing.

Selain anthrax, ada satu lagi jenis penyakit yang bisa ditimbulkan dari kurang bersihnya mengolah daging kurban. Penyakit tersebut adalah bruselosis.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri bernama Brucella ini bisa menulari tubuh manusia dari hewan ternak yang sebelumnya terinfeksi oleh bakteri ini seperti sapi, kambing, babi, dan biri-biri. Penyakit yang gejala awalnya ditandai dengan demam yang naik turun biasanya menulari mereka yang berkutat dengan hewan ternak seperti peternak, tukang potong hewan (jagal), pemerah susu, hingga mereka yang bekerja di pabrik pengolahan kulit hewan.

Bakteri Brucella biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit yang terbuka, menghirup debu yang terkontaminasi kotoran binatang, atau memakan produk hewan yang sebelumnya terkontaminasi. Gejala awal dari penyakit ini adalah munculnya demam, pusing, nyeri otot, atau sendi. Oleh sebab itu jika Anda mengalaminya hal tersebut setelah makan daging kurban atau mengolah dagingnya, sebaiknya segera periksakan menuju dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat.[] sumber: merdeka.com

Pemkab Aceh Utara Salurkan 160 Ekor Sapi dan 38 Kambing Kurban

Pemkab Aceh Utara Salurkan 160 Ekor Sapi dan 38 Kambing Kurban

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 160 ekor sapi dan 38 ekor kambing untuk kurban Idul Adha 1436 H. Hewan kurban itu berasal dari Sekretariat Daerah dan jajaran PNS Satuan Perangkat Kabupaten Aceh Utara.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil usai pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Kamis 24 September 2015.

Secara simbolis, hewan kurban itu diserahkan ke Dayah Saadatul Huda, Desa Dayah, Kemukiman Lhoksukon Barat. Kurban tersebut diterima langsung oleh pimpinan dayah, Teungku Jamaluddin Ismail, yang juga Imam Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon.

“Hewan kurban itu terkumpul dari SKPK serta arisan PNS, baik di jajaran Setdakab, dinas/instansi, kantor kecamatan dan UPTD wilayah Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Ditambahkan, terkait penyaluran telah ditetapkan masing-masing SKPK di setiap kecamatan. Dalam hal ini pihaknya hanya memantau dan mengarahkan pelaksanaannya saja, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

“Pembagian hewan kurban itu juga diberikan di tiga titik, yakni Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Masjid Bujang Saling Krueng Geukuh dan Masjid Pase Tanah Jambo Aye. Selain itu juga diberikan kepada yang membutuhkan di setiap kecamatan,” ujarnya.[](bna)

Sabang Potong 69 Ekor Sapi dan 17 Kambing Untuk Kurban

Sabang Potong 69 Ekor Sapi dan 17 Kambing Untuk Kurban

SABANG – Kota wisata Sabang hari ini menyembelih hewan qurban sebanyak 69 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Data ini merupakan keseluruhan penyelenggaraan kurban di Sabang yang diterima oleh Panitia Hari Besar Islam daerah setempat, Kamis, 24 September 2015.

Sementara kurban yang khusus dilaksanakan oleh PHBI di Lapangan Yos Sudarso Lanal Sabang tercatat sebanyak 15 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Daging ini nantinya akan dibagikan kepada penerima kurban kawasan kota, juga akan disubsidi ke desa yang tidak menyelenggarakan kurban pada 2015 ini.

“Alhamdulillah ada sekitar 69 yang terdaftar di PHBI untuk kota Sabang. Karena ada sebagian daerah yang tidak berkurban, kita antarkan ke desa yang tidak berkurban pada tahun ini,” ujar Ketua PHBI Sabang, H Baharuddin.

Sementara Ketua Majelis Adat Aceh Kota Sabang, H. Ramli Yusuf, mengatakan pelaksanaan kurban merupakan anjuran dalam Islam. Kewajiban ini dikenakan kepada setiap muslim yang mempunyai kemampuan.

“Sudah sangat merakyak soal qurban ini. Dan di Aceh ini telah ditanam, bahwa kurban ini merupakan kendaraan di yaumil mahsyar nanti. Yang ke dua pertumpahan darah itu dianggap penghapusan dosa dan pahalanya sebanyak bulu kurban,” kata Ramli.

Dia kemudian merujuk pada hadis Rasulullah SAW, “barang siapa yang mempunya kemudahan berkurban, namun tidak melakukannya, maka jangan pernah dekat dengan sajadahku ini. Berpegangan pada hadis tersebut, maka pelaksanaan qurban tersebut khususnya di Aceh telah menjadi kegiatan sakral setiap hari raya Idul Adha,” katanya[](bna)

Laporan: Radzie Sabang

Sepuluh Kebaikan Bagi Mereka yang Berkurban

Sepuluh Kebaikan Bagi Mereka yang Berkurban

JANTHO – Setiap langkah menuju masjid untuk melaksanakan salat Idul Adha memiliki pahala yang sangat besar, baik pejalan kaki maupun berkendara. Terlebih pejalan kaki itu adalah orang fakir bukan orang kaya.

Hal ini disampaikan oleh Teungku Muhammad Shaleh saat memberi khutbah Idul Adha di Masjid Brunei Darussalam, Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis, 24 September 2015.

Teungku Shaleh mengatakan Idul Adha identik dengan kurban. Barangsiapa yang mencari tempat dan membeli hewan kurban, maka ia mendapatkan sepuluh kebaikan. Beberapa di antaranya adalah dihapuskan sepuluh kejahatan dan dinaikkan sepuluh pangkat.

“Lalu ketika melakukan transaksi jual beli hewan, oleh malaikat mencatat sebagai tasbih dan ketika membelinya dengan uang, saat masa Rasulullah menggunakan dirham, maka tiap-tiap satu dirham diberikan 700 kebaikan,” katanya.

Kemudian saat membawa kurban ke tempat persembelihan dan ditidurkan hewan kurban tersebut, maka segala makhluk Allah hingga lapisan bumi ke tujuh akan naik saksi meminta ampunan kepada pemilik hewan kurban.

“Serta di saat darahnya mengalir, satu tetesan darah sepuluh malaikat meminta ampun untuk pemilik kurban hingga hari kiamat dan ketika irisan daging yang dipotong itu dalam tiap-tiap irisan daging tersebut, pahalanya bagaikan memerdekakan budak (hamba sahaya) keturunan Nabi Ismail ‘alaihissalam,” ujarnya.

Teungku Shaleh menyampaikan sungguh besar pahalanya bagi orang-orang yang berkurban.

“Ini merupakan pengorbanan untuk melihat sejauh mana seseorang hamba mencintai Allah dibandingkan hartanya. Allah SWT berfirman, barangsiapa yang memiliki keluasan rezeki tetapi tidak bersedia berkurban maka jangan dekatkan diri dengan tempat-tempat salat (masjid) karena hukum berkurban ini mendekati wajib bagi orang yang mampu untuk berkurban selama tiga hari yang disebut hari tasyrik,” ujar Teungku Shaleh mengutip firman Allah SWT.[](bna)

Gerindra Aceh Potong Qurban Bersama

Gerindra Aceh Potong Qurban Bersama

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Aceh melaksanakan pemotongan kurban di depan kantor kesekretariatan partai berlogo Garuda emas ini, di Jalan Prof. Ali Hasjmy, Desa Lamteh, Banda Aceh, Kamis, 24 September 2015.

“Lembu dan kambing yang kita potong, dan kita bagi-bagikan di depan kantor Gerindra hari ini adalah kurbannya milik beberapa pengurus dan kader partai yang ingin berkurban bersama-sama di partai Gerindra,” ujar Ketua Gerindra Aceh, TA Khalid kepada portalsatu.com.

Dia berharap kegiatan ini mendapat berkah dan pahala kurban seperti yang diatur dalam Islam.

“Saya juga sangat berharap semoga acara kurban bersama di partai Gerindra ini dapat meningkatkan kebersamaan dalam pengabdian tanpa batas dengan penuh ikhlas,” kata TA Khalid.[](bna)

gerindra kurban gerindra kurban2 gerindra kurban3

Video: Begini Pelaksanaan Salat Idul Adha di Blang Padang

Video: Begini Pelaksanaan Salat Idul Adha di Blang Padang

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, mengikuti salat Id berjamaah di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Kamis, 24 September 2015. Syeikh Ahmad Al Misri dari Mesir bertindak sebagai imam salat Idul Adha sekaligus menjadi khatib.

Dalam ceramahnya, khatib muda itu berpesan agar umat muslim di seluruh dunia untuk menjaga ukhuwah dan saling menguatkan persaudaraan antar sesama muslim di seluruh dunia. Khatib juga berpesan agar para jama’ah dapat mencontoh kepatuhan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail terhadap perintah Allah.[]

Empat Hal yang Bikin Hewan Haram untuk Qurban

Empat Hal yang Bikin Hewan Haram untuk Qurban

LHOKSEUMAWE – Anggota MPU Lhokseumawe, Teungku H Zulkarnaen Juned menyebutkan pentingnya bagi seseorang yang telah bercukupan untuk berqurban di Idul Adha. Hal ini disampaikannya dalam khutbah Idul Adha di Masjid Agung Islamic Center Kota Lhokseumawe, Kamis, 24 September 2015.

Dalam khutbahnya, Teungku H Zulkarnaen Juned turut merincikan beberapa hal tentang hewan qurban. Salah satunya adalah mengenai hukum halal dan haram menyembelih hewan untuk qurban.

“Pertama, hewan yang buta sebelah matanya, kedua hewan yang cacat, ketiga hewan yang sakit, ke empat hewan yang sangat kurus dan tidak memiliki sumsum tulang,” kata Tgk H. Zulkarnein Juned.

Dia berharap agar masyarakat Aceh tidak pernah menyia-nyiakan hari qurban terlewati begitu saja.

“Bila sudah mampu untuk kita melaksanakan qurban, lakukanlah qurban itu dengan ikhlas. Karena akan kita dapatkan pahala dari qurban itu sebanyak bulu hewan yang kita qurbankan,” katanya.[](bna)

Laporan: Maisarah

Foto: Mualem Serahkan Sapi dari Jokowi Untuk Qurban

Foto: Mualem Serahkan Sapi dari Jokowi Untuk Qurban

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyerahkan secara simbolis sapi kurban dari presiden kepada panitia kurban, Kamis, 24 September 2015. Sapi kurban ini diterima oleh Asisten II, Azhari Hasan, didampingi Sekda di halaman Masjid Raya Banda Aceh.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sebelumnya menyerahkan sapi seberat 800 kilogram kepada masyarakat Aceh untuk kurban tahun ini. Selain sapi milik Jokowi, Pemerintah Aceh turut menyerahkan 18 ekor sapi dan 7 ekor kambing untuk kegiatan qurban kali ini di Masjid Raya.[]

sapi kurban1 sapi kurban2 sapi kurban3 sapi kurban4

Foto: Wagub Aceh Serahkan Hewan Kurban untuk Rohingya

Foto: Wagub Aceh Serahkan Hewan Kurban untuk Rohingya

LHOKSUKON – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muzakir Manaf menyerahkan secara simbolis puluhan hewan kurban sumbangan Ormas Islam untuk pengungsi Rohingya di shelter Blang Adoe, Kecamaan Kuta Makmur, Aceh Utara, Rabu, 23 September 2015 sekitar pukul 15.15 WIB.

Informasi diterima portalsatu.com, penyerahan hewan tersebut pertama dari pihak Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) kepada Pemerintah Aceh, kemudian Wagub Muzakir Manaf menyerahkan puluhan hewan tersebut kepada perwakilan pengungsi Rohingya.[]

qurban5
@Datuk Haris Molana
qurban4
@Datuk Haris Molana
qurban2
@Datuk Haris Molana
qurban1
@Datuk Haris Molana