Tag: pilkada 2017

Regulasi Pilkada Aceh Tetap Merujuk ke UUPA

Regulasi Pilkada Aceh Tetap Merujuk ke UUPA

BANDA ACEH — Proses pelaksanaan tahapan Pilkada Aceh tetap merujuk kepada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).
Karena Aceh mengalami perbedaan penyelenggaraan pilkada dengan daerah lain di Indonesia yang mengacu pada UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kerja Pilkada Serentak DPD RI, Fachrul Razi kepada Serambinews.com, Sabtu (03/10/2015), mengapresiasi sikap KIP Aceh yang menggunakan UUPA sebagai landasan hukum pelaksanaan Pilkada 2017.

Ia mengatakan, selama ini ada pihak-pihak yang coba bermanuver terhadap Pilkada Aceh ke depan, disatu sisi mereka menganggap UU Pilkada mengancam kekhususan Aceh, disisi yang lain mencoba untuk menyudutkan UUPA dengan menyatakan tahapan pilkada Aceh harus sesuai dengan aturan nasional.

“Manuver politik terkait regulasi Pilkada ini sangat tidak baik bagi perdamaian Aceh,” kata dia.

Dalam waktu dekat, kata dia, pihaknya yang membawahi Bidang Pemerintah Daerah dan Pilkada Serentak akan bertemu dengan anggota KIP Aceh membicarakan tahapan Pilkada Aceh 2017 dan kendala yang dihadapi.

Ia menambahkan, sinergisitas antarkelompok dan lembaga harus segera dibentuk dalam mengawal kekhususan yang berlaku, karena selama ini di Aceh selalu terjadi gesekan yang berujung konflik untuk mempertahankan lex spesialis.

“Ke depan kita berharap tidak ada lagi konflik regulasi yang dapat membuat tahapan Pilkada Aceh terganggu,” pungkasnya.[] sumber: serambi indonesia

Foto: Jajaran Pimpinan Demokrat Aceh Jumpai Mualem

Foto: Jajaran Pimpinan Demokrat Aceh Jumpai Mualem

BANDA ACEH – Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf atau kerap disapa Mualem menerima kunjungan pengurus Partai Demokrat di rumah dinasnya, di Banda Aceh, Sabtu, 3 Oktober 2015. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Demokrat Aceh Nova Iriansyah dan jajaran pengurus partai bintang mercy lainnya. Sementara dari Partai Aceh hadir Wen Rimba Raya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima portalsatu.com, pertemuan antara kedua partai politik ini berkaitan dengan persiapan Pilkada 2017 mendatang. Namun hingga berita ini ditayangkan, portalsatu.com belum mendapat konfirmasi kejelasan agenda pertemuan dari kedua petinggi partai politik tersebut.[]

demokrat2
@Ady Gondrong
demokrat3
@Ady Gondrong
demokrat4
@Ady Gondrong
KPA Nisam: Kami Masih Satu Komando

KPA Nisam: Kami Masih Satu Komando

NISAM – Mantan komandan Gerakkan Aceh Merdeka (GAM) Kompi C Nisam, Nazaruddin alias Abram Nisam, meminta Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, untuk segera memanggil seluruh anggota KPA se-Aceh guna rapat konsolidasi.

Hal ini dinilai penting untuk penguatan struktur KPA serta pemenangan Mualem sebagai Cagub Aceh di Pilkada 2017.

“Kita meminta Mualem segera memanggil seluruh KPA ke Banda Aceh untuk rapat konsolidasi. Masalah wakil, kami pulangkan ke Mualem untuk memilih siapa yang layak,” kata Abram melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Minggu 27 September 2015.

“Sampaikan juga salam kami kepada Mualem,” ujarnya lagi.

Abram mengaku siap bekerja untuk melakukan pemenangan Mualem di pilkada 2017.

“KPA masih satu komando. Kita siap bekerja untuk menjalankan perintah atasan,” katanya lagi. [] (mal)

Di Muswil PAN, Mualem Mengaku Calon Wagub dari Parnas

Di Muswil PAN, Mualem Mengaku Calon Wagub dari Parnas

BANDA ACEH – Akhirnya siapa pasangan yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf pada Pemilihan Gubernur 2017 mendatang, terjawab sudah.

“Untuk memperkuat pembangunan Aceh, Partai Aceh akan mencari calon wakil Gubernur Aceh dari partai nasional,” kata Mualem ketika menyampaikan pidato mewakili pemerintah Aceh pada pembukaan Musyawarah Wilayah ke-4 DPW Partai Amanat Nasional Provinsi Aceh, Minggu 17 September 2015 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Mualem menyebutkan, pasangan wakil gubernur dipilih dari sosok partai nasional semata-semata untuk mensinergikan pembangunan Aceh yang lebih baik.

“Kami sadar betul pentingnya partai nasional dalam mewujudkan Aceh Sejahtera,” lanjut Mualem.

Mualem menyampaikan itu langsung di hadapan pimpinan partai Amanat Nasional pusat dan Aceh, pimpinan Partai Gerindra, pimpinan Partai Persatuan Pembangunan, dan Pimpinan Partai Demokrat Aceh.

Terkait Pilkada 2017, Sekretaris PBB Aceh: Ini Sikap Serius Mualem

Terkait Pilkada 2017, Sekretaris PBB Aceh: Ini Sikap Serius Mualem

BANDA ACEH – Sekretaris DPW Partai Bulan Bintang Aceh, Zulmahdi Hasan, mengatakan dari awal pihaknya sudah menyarankan agar dibangun komunikasi antar partai politik di Aceh. Komunikasi tersebut tentunya tanpa dikotomi nasional dan lokal karena membangun Aceh, fondasi awalnya niat dan kebersamaan.

“Partai Aceh sebagai partai politik yang lahir dari rahim konflik politik Aceh, sepatutnya memang mendapat tempat prioritas untuk itu. Terlepas dari bentuk apapun, Aceh hari ini adalah produk sejarah panjang dan mereka yang saat ini berada di bawah naungan Partai Aceh ikut andil besar terhadap suasana damai dan lahirnya UU Nomor 11 2006,” katanya kepada portalsatu.com, Sabtu, 26 September 2015.

Dia mengatakan Partai Aceh adalah bahagian integral dalam proses politik ini. Menurutnya peran serta mereka menjadi harapan besar rakyat Aceh.

“Namun di sisi lain, kehadiran PA dalam konteks politik dan demokrasi di Aceh, tentunya juga harus menyertakan peran dan pemikiran partai politik berbasis nasional  yang memang lebih dulu lahir dengan pengalaman yang cukup lama dalam pembangunan Aceh, dan punya akses terhadap pengambil kebijakan nasional,” ujarnya.

Dia turut mengapresiasi wacana Ketua Partai Aceh, Muzakir Manaf yang bakal maju sebagai Cagub Aceh 2017. Apalagi Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf, turut mengajak partai politik nasional untuk bersama-sama memikirkan Aceh di masa depan.

“Patut diapresiasi, apalagi  kebersamaan yang ditawarkan tidak hanya sebatas koalisi, lebih dari itu meminta parnas untuk menyiapkan kader terbaiknya mendampingi Mualem sebagai cawagub, walaupun sebenarnya tanpa parpol lainpun, PA cukup kuota untuk satu paket calon,” katanya.

Dia mengatakan Partai Bulan Bintang sejak Pilkada 2012 sudah bersama-sama dengan Mualem mendukung Zikir (Zaini-Muzakir).

“Terlepas dari dinamika apapun hari ini, kami berpandangan ini adalah sikap serius Mualem (PA) menyikapi kondisi politik dan pembangunan Aceh yang sepantasnya partai politik nasional memberi ruang untuk membangun kebersamaan ini,” katanya.

Sementara terkait opini eklusif yang melekat selama ini terhadap kebijakan politik PA, sirna seiring dengan adanya tawaran koalisi atau kolaborasi PA dan parnas oleh Mualem. Bahkan Mualem turut memberikan tempat yang lebar untuk diisi oleh parnas.

“Ketika ajakan baik itu, lantas parnas bersikap pasif, sungguh kemudian kesan eklusif itu akan menjadi sebaliknya. Kalau PBB memberikan dukungan itu ikhlas, tidak ada deal apalagi minta Balonwagub. Jika diminta, ya kader kita ada dan siap. Yang paling penting, sikap kebersamaan untuk Aceh yang lebih baik dan bermartabat,” ujar Zulmahdi Hasan.[]

Muntasir Hamid: ARB Turut Berikan Dukungan Kepada Mualem

Muntasir Hamid: ARB Turut Berikan Dukungan Kepada Mualem

BANDA ACEH – Sekretaris Golkar Aceh, Muntasir Hamid, menyatakan telah menyampaikan sikap partainya kepada Ketua Umum Golkar Pusat, Abu Rizal Bakrie, mengenai dukungan terhadap Muzakir Manaf atau kerap disapa Mualem sebagai calon gubernur di Pilkada 2017 mendatang. Hal ini disampaikan Muntasir Hamid kepada portalsatu.com melalui sambungan telepon, Sabtu, 26 September 2015.

“Kita sudah menyampaikan ke Ketua Umum Golkar, pak ARB terkait adanya fenomena baru pencalonan Muzakir Manaf sebagai cagub 2017. ARB mendukung penuh, ini demi Aceh bermartabat dan demi kehidupan demokrasi di Aceh,” ujar Muntasir Hamid.

Dia mengatakan sikap tersebut disampaikan ke ARB pada 19 Agustus 2015 lalu. Saat itu, Muntasir menghadap ARB bersama Ketua Golkar Aceh, Ishak Yusuf dan Bendahara Golkar Aceh, Faisal. “Juga disaksikan oleh Freddy Latumahena,” katanya.

“Saat itu, ARB mengatakan mendukung penuh kebijakan ini. Dia juga menanyakan bagaimana sebenarnya sikap Golkar Aceh terkait hal ini, kita kemudian menjelaskan jika pak Muzakir Manaf jangan dipaksakan harus dipasangkan dengan si A atau si B. Tergantung sama Mualem (sapaan akrab Muzakir Manaf-red),” katanya.

Dia juga mengatakan dukungan ini merupakan sikap resmi DPP dan DPD Golkar. “Jika ada sebelumnya bocoran calon dari DPR RI itu, itu bersifat pribadi. Kalau ini resmi dari partai,” ujarnya lagi.

Muntasir juga mengatakan telah menjelaskan kondisi kekinian pemerintah Aceh kepada ARB. “Kali ini jangan kita paksakan. Ini supaya pak Muzakir lebih luwes membangun Aceh, membangun kesejahteraan rakyat Aceh. Kita tidak bisa menyalahkan beliau atas kondisi Aceh selama ini, karena berdasarkan amatan kita ini disebabkan karena tidak ada kewenangan yang diberikan kepada beliau. Jadi jika ke depan partai lokal dan parnas bersatu, insya Allah Aceh akan lebih baik,” ujarnya.[]

Ampon Bang Dukung Zaini Abdullah Calonkan Diri di Pilkada 2017

Ampon Bang Dukung Zaini Abdullah Calonkan Diri di Pilkada 2017

SUKA MAKMUE – Bupati Nagan Raya, H Teuku Zulkarnain alias Ampon Bang mendukung Zaini Abdullah untuk maju lagi sebagai calon Gubernur Aceh pada Pilkada 2017 mendatang. Dukungan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) beberapa waktu lalu di Suka Makmue, Nagan Raya.

Saat itu, Ampon Bang mengatakan, sosok Zaini Abdullah merupakan pemimpin yang dapat membawa Aceh lebih baik di masa mendatang. Apa yang disampaikan Ampon Bang tersebut membuat Zaini Abdullah di lokasi tersenyum lebar.

“Nagan Raya siap mendukung kembali Zaini Abdullah,” kata Ampon Bang.

Dia mengatakan dukungan untuk Zaini Abdullah tersebut juga diberikan oleh masyarakat pantai barat Aceh. Dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya Ampon Bang menilai selama pemerintahan Zikir, pembangunan di pantai barat Aceh kini lebih mulai mendapat perhatian.

“Pemerataan pembangunan di wilayah Aceh juga mulai tampak dan berkesinambungan. Makanya ini sosok pemimpin yang perlu kita dukung,” ujarnya.

Dia juga tidak mempersoalkan wakil yang akan dipinang oleh Zaini Abdullah jika memang serius mencalonkan diri di Pilkada 2017 mendatang. “Kalau berbicara pribadi, saya sangat optimis Zaini Abdullah dapat memimpin Aceh yang lebih baik,” katanya.[](bna)

Ini Kata Ketua PA Banda Aceh Soal Cawalkot di Pilkada 2017

Ini Kata Ketua PA Banda Aceh Soal Cawalkot di Pilkada 2017

BANDA ACEH – Ketua DPW Partai Aceh Kota Banda Aceh, Mukhlis Abee, mengatakan pihaknya saat ini sedang menjaring beberapa nama untuk dijagokan sebagai kandidat wali kota dan wakil wali kota pada pilkada 2015. Namun, nama-nama yang dijagokan masih bersifat rahasia.

“Ada beberapa nama yang sedang kita pertimbangkan. Penjaringan ini bersifat tertutup,” kata Mukhlis Abee kepada portalsatu.com, Senin 24 Agustus 2015.

Menurutnya, biarpun ada beberapa nama yang muncul, namun figur yang akan dicalonkan bisa jadi bertambah. Calon yang akan diusung juga bisa di luar kader Partai Aceh.

“Kita sedang mencari figur yang bisa memenangkan hati masyarakat Kota Banda Aceh. Perlu diketahui, Banda Aceh ini beda. Oleh karena itu, kita betul-betul selektif dalam memilih calon wali kota dan wakil wali kota yang akan diusung PA,” ujar Mukhlis Abee.

Katanya ada beberapa kriteria yang diterapkan untuk calon wali kota dan wakil wali kota yang bakal diusung oleh PA Banda Aceh, seperti dekat dengan masyarakat, mendapat dukungan masyarakat serta mengerti persoalan Kota Banda Aceh.

PA Kota Banda Aceh sendiri, katanya, sejauhnya ini belum mengelar rapat khusus untuk menentukan calon yang bakal diusung. Demikian juga beberapa nama yang muncul dari kalangan Partai Aceh.

“Belum. Kita belum menentukan pilihan. Bisa jadi yang nanti di luar nama-nama yang beredar selama ini,” kata mantan kombatan ini. [] (mal)

 

Foto: Ulama Pantai Barat Selatan Silaturahmi dengan Mualem

Foto: Ulama Pantai Barat Selatan Silaturahmi dengan Mualem

BANDA ACEH – Wakil Gubernur H Muzakir Manaf bersilaturahmi dengan perwakilan ulama dari pantai barat selatan Aceh di rumah dinas, kawasan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu, 22 Agustus 2015 sekitar pukul 10.00 WIB.

Hadir dalam pertemuan ini Tgk H Waled Marhaban (Bakongan), Tgk HM Yunus Thaiby (Tapaktuan), Tgk H M Jakfar Amja (Meukek), Tgk Asnawi Ramli (Lamno), Tgk Mahdi Alghani (Labuhan Haji), Tgk H Abd Salam (Singkil), Tgk H Armisli (Abdya), Tgk H Baihaqi Daud (Abdya), Tgk Muhibudin (Simeulue), Tgk Abdullah Dagang (Simeulue), Tgk H Tajuddin (Aceh Singkil), Tgk Zainuddin (Aceh Jaya), Tgk Hammadi (Teunom Aceh Jaya), Tgk H Mustafa Sarong, SPdi (Aceh Jaya), Tgk H Abdurrahman Badar (Abdya), Tgk Muhammad Adnan (Nagan Raya), Tgk Amrullah DH (Aceh Jaya), Tgk Mohd Darmi (Aceh Selatan), Abu Sofjan Hasan (Aceh Jaya), Tgk M Idris ZA (Nagan Raya), H Muslim Umar (Abdya), dan Tgk H Muhammad Nasir (Woyla).

Tidak diketahui isi dalam pembicaraan antara Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf–dengan para ulama dari pantai barat selatan tersebut. Namun Mualem menyampaikan terima kasih kepada tokoh ulama yang telah hadir ke kediamannya.[](bna)

ulama mualem-adi1 ulama mualem-adi ulama mualem-adi2

KMPA Dukung Pencalonan Pang Toni Sebagai Bupati Aceh Jaya

KMPA Dukung Pencalonan Pang Toni Sebagai Bupati Aceh Jaya

CALANG – Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh (KMPA) mendukung pencalonan Safrian Toni atau dikenal Pang Toni sebagai Bupati Aceh Jaya di Pilkada 2017 mendatang. Sosok yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA)/Partai Aceh (PA) Aceh Jaya ini dianggap sudah banyak memberikan kontribusi positif untuk daerah tersebut.

“Hanya saja apa yang beliau lakukan tidak terupload media, karena beliau selalu berada di belakang layar. Namun itu tidak menjadi kendala karena beliau sudah sangat dikenal di semua kalangan masyarakat Aceh Jaya,” kata Sekretaris Umum KMPA Wilayah Aceh Jaya, Azis Muhajir, S. Fil.I, melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Sabtu, 22 Agustus 2015.

Dia mengatakan pihaknya sudah beberapa kali diskusi bersama Pang Toni di Banda Aceh, Menurutnya gagasan yang dicoba tawarkan oleh Pang Toni dinilai sangat menyentuh pemuda.

“Kami menilai ada banyak ide kreatif dari beliau untuk pembangunan Aceh Jaya ke depan, dan hingga membuat kami memutuskan memberikan dukungan,” katanya.

Azis mengatakan selaku pemuda Aceh Jaya akan berada di garis terdepan untuk memenangkan Pang Toni menjadi Bupati Aceh Jaya 2017-2022. Pihaknya juga akan ikut turun langsung ke gampong-gampong untuk menyampaikan kepada masyarakat program-program yang akan dilakukan di masa mendatang.

“Sampai saat ini kami mengamati, hanya Pang Toni satu-satunya yang sudah muncul dan menjadi perbincangan hangat di warung-warung kopi di Aceh Jaya. Sementara tokoh-tokoh lain sepertinya masih belum muncul karena payah pikee dua kali lipat, han mungken jak me laot ngen bot boco. Namun yang namanya politik bisa saja muncul dengan tiba-tiba, dan tentunya kita sudah sangat siap untuk berkompetisi secara demokrasi,” ujarnya.[](bna)

Foto: Azis Muhajir, S.Fil.I, dan Safrian Toni. @Dok