Tag: pelecehan seksual

Pelaku Pelecehan Seksual Dibekuk di Bireuen

Pelaku Pelecehan Seksual Dibekuk di Bireuen

SIGLI – Iskandar, 41 tahun, warga Kembang Tanjong, Kebupaten Pidie, tersangka pelecehan seksual terhadap 2 anak-anak di bawah umur di Pidie, berhasil dibekuk personil Polsek Kembang Tanjong di Kabupaten Bireuen, Senin 5 Oktober 2015 sekitar, pukul 20.30  WIB.

Diduga, tersangka sengaja melarikan diri untuk menghilangkan jejak setelah mengetahui bahwa keluarga korban sudah melaporkan dirinya kepada polisi. Namun polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan melakukan pengejaran hingga ditangkap.

Kapolres Pidie AKBP Muhajir SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP P Hararap, mengatakan peristiwa ini berawal dari laporan dari keluarga korban kepada Polsek setempat pada Senin 5 Oktober sekira pukul 11.00 siang, tentang pelaku telah melakukan aksi tidak senonoh terhadap anaknya.

“Begitu menerima laporan personil Polsek langsung melacak keberadaan pelaku, tetapi pelaku sudah keburu kabur ke Birueun, kemungkinan mengetahui keluarga korban sudah membuat laporan,” kata Kasat.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, kata Harahap, dia mengakui telah melakukan pencabulan terhadap dua korban pada Agustus dan Juni. Namun pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut agar semua jelas.

“Kita akan terus mengembangkan kasus ini kemungkinan korbannya akan bertambah, sementara hanya dua orang,” katanya.

Kepada masyarakat, Kasat berharap untuk lebih hati-hati dan terus mengawasi anak-anak agar aman dan terhindar dari korban pelaku bejat. “Jika ada kejadian segera laporkan kepada polisi dan jangan pernah kasus pencabulan diselesaikan secara damai,” katanya. [] (mal)

Foto tersangka pelaku pelecahan seksual terhadap anak di bawah umur sedang diperiksa polisi di Polres Pidie.@Ist

Setubuhi Murid Berkali-kali, Guru SMP 6 Negara akan Dipecat dari PNS

Setubuhi Murid Berkali-kali, Guru SMP 6 Negara akan Dipecat dari PNS

I Gede JW (37), guru bahasa Inggris di SMPN 6 Negara, Jembrana yang telah menyetubuhi muridnya berulang kali beberapa hari lalu bakal dipecat dari PNS.

“Kami akan memecat oknum guru itu karena perbuatannya sudah di luar batas. Apalagi dia seorang pendidik,” tegas Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, Senin (5/10).

Tindakan tegas itu diberikan agar kasus tersebut tidak terulang kembali. Pihaknya juga tidak mau bermain-bermain dengan masalah yang dianggap serius.

“Sanksi tegas dan keras ini sekaligus sebagai pelajaran buat pegawai lainnya,” ujar Kembang.

Untuk proses pemecatan menurut Kembang Hartawan, pihaknya tidak perlu menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Dalam waktu dekat, pemecatan tersebut dilaksanakan. Tentunya setelah inspektorat selesai melakukan klarifikasi.

“Dalam dua hari ini kami pastikan akan keluar. Inspektorat sudah turun dan tinggal disampaikan ke BKD,” imbuh Kembang Hartawan.

Kembang juga mengatakan, untuk menekan kasus seperti ini agar tidak terjadi lagi, pihaknya menyediakan berbagai sarana dan prasarana untuk kegiatan ke arah yang positif. “Perlunya membangkitkan dan mengaktifkan kegiatan muda-mudi di tingkat banjar dan desa. Kegiatan positif ini, sangat perlu peran serta dari masyarakat ataupun para orangtua,” katanya.[] Sumber: merdeka.com

Foto ilustrasi