Tag: pantai

Pantai di China Mendadak Berubah jadi Merah Darah saat Musim Gugur

Pantai di China Mendadak Berubah jadi Merah Darah saat Musim Gugur

Sebuah pantai berlokasi di delta Sungai Liaohe, 30 kilometer dari kota Panjin, China, sedang jadi buruan wisatawan seluruh dunia. Saban triwulan keempat, area air payaunya mendadak diselimuti warna merah darah.

Stasiun televisi CCTV News melaporkan, Rabu (7/10), warna merah menyala tersebut ternyata dipicu suaeda salsa yang banyak di Panjin. Tanaman itu sejenis rumput laut yang bisa berubah warna karena menyerap kadar garam alkali tinggi. Rumput-rumput ini tumbuh dari bulan April sampai Mei. Saat itu tanaman tersebut masih berwarna hijau.

Baru ketika memasuki musim gugur seperti sekarang, warnanya berubah, menjadikan seluruh area pantai diselimuti merah yang indah bila dilihat dari udara.

Pantai Panjin baru dikenal lima tahun terakhir, tapi sudah banyak turis ingin melihat fenomena menyaksikan pantai ‘berdarah’ itu. Hanya saja, mayoritas wilayah Pantai Merah merupakan kawasan konservasi, jadi cuma sebagian kecil saja yang terbuka untuk umum.[] Sumber: merdeka.com

Foto: Pantai merah di Panjin, China. ©2015 Merdeka.com

 

Pantai Manohara Diserbu Pengunjung Selama Lebaran Idul Fitri

Pantai Manohara Diserbu Pengunjung Selama Lebaran Idul Fitri

MEUREDU – Pantai Meurah Setia atau lebih populer dengan sebutan Pantai Manohara di Desa Meunasah Balek/Dayah Kleng, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya dipadati pengunjung selama lebaran Idul Fitri 1436 H. Meski lokasi wisata itu baru dibuka pada hari raya kedua, namun pengunjung sudah berdatangan sejak hari pertama lebaran.

Roni,  20 tahun, salah seorang petugas pintu masuk di Pantai Manohara yang juga warga setempat kepada portalsatu.com, Minggu, 19 Juli 2015, mengatakan, saat moment lebaran seperti ini, petugas parkir “panen raya”. Pasalnya, jumlah pengunjung berlipat ganda dari saban akhir pekan sebelum lebaran.

“Kendaraan roda empat dan truk dikenakan biaya masuk Rp 5ribu, sedangkan untuk sepeda motor Rp 2ribu. Pengalaman tahun sebelumnya saat lebaran,  rata-rata petugas memperoleh penghasilan Rp 200ribu hingga Rp 300ribu per hari,” ujarnya.

Geusyik Desa Meunasah Balek/Dayah Kleng,  Darwis H Daud menyebutkan,  nama Pantai Meurah Setia diberikan pada tahun 2011, tepatnya saat menerima bantuan dari Dinas Pariwisata Surabaya. Namun masyarakat sudah lebih akrab dengan nama Pantai Manohara.

Nama Manohara itu sendiri diambil dari nama sebuah warung di lokasi pantai. Si pemilik warung memberikan nama Manohara karena saat itu di televisi sedang booming artis Manohara dengan ragam konflik rumah tangganya.

“Kita patenkan nama Meurah Setia saat menerima bantuan dari Dinas Pariwisata Surabaya,  mengingat tidak mungkin membubuhkan nama Manohara, karena tidak mencerminkan khas Aceh,” ujar Darwis.

Di Pantai Meurah Setia terdapat 36 kios pedagang yang sudah terdata di Dinas Syariat Islam dengan konsep penataan wisata islami.[]

 

Foto: Lokasi wisata pantai Manohara di Meuredu, Pidie Jaya. @Zulkifli Anwar/portalsatu.com

 

Ribuan Masyarakat Lhokseumawe Padati Lokasi Wisata

Ribuan Masyarakat Lhokseumawe Padati Lokasi Wisata

LHOKSEUMAWE – Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru desa mulai memadati tempat wisata yang ada di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, Sabtu 18 Juli 2015.

Amatan portalsatu.com siang tadi,  terlihat masyarakat memadati Pantai Lancok di Kecamatan Syamtalira Bayu, serta beberapa tempat wisata di Lhokseumawe yakni  Lapangan Hiraq, Pantai  Ujong Blang, Pulau seumadu serta beberapa warung yang menyiapkan berbagai makanan khas lebaran
kepada masyarakat.

Syahrul, 16 tahun, seorang remaja di Aceh Utara ditemui portalsatu.com di kawasan pantai Ujong Blang   mengatakan dirinya dan teman-teman datang ke lokasi tersebut untuk menghibur diri.

“Kemarin (Jumat-red), kami sudah pergi ke tempat- tempat saudara dan guru-guru baik di pengajian maupun di sekolah,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan wahyudi, 29 tahun, yang ditemui portalsatu.com di kawasan Pulau Seumadu, kecamatan Muara Satu. Wahyudi mengaku mengajak sanak-saudara untuk bermain ke Pantai.

“Sebab, ini masih dalam keadaan liburan. Apa salahnya kalau mengajak mereka pergi bermain. Sekarang masih dalam keadaan hari raya. Pastinya ramai, kan itu seru jika kita bersenang-senang,” katanya.

Sementara itu, Nuraini, 40 tahun, seorang pedagang kuliner, mengatakan lokasinya mulai pagi tadi sangat ramai dikunjungi pengunjung.

“Keramaian ini tidak menutup kemungkinan puncaknya besok hari. Sebab besok hari Minggu dan masuk hari raya ketiga,” katanya. [] (mal)

Pantai Sampirang, Pasir Putih Eksotis Nan Elok di Minahasa Utara

Pantai Sampirang, Pasir Putih Eksotis Nan Elok di Minahasa Utara

AIRMADIDI – Belum banyak yang tahu kalau di Kabupaten Minahasa Utara memiliki beberapa pantai eksotis yang masih sangat alami. Salah satunya yang terletak di Desa Kalinaun, Kecamatan Likupang Timur. Oleh warga Desa Kalinaun, pantai yang eksotis itu diberi nama Pantai Sampirang.

Melansir kompas, Pantai ini memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan pasir putih yang lembut. Jika pasang surut, bentang pantai bertambah luas dengan paduan lamun dan karang. Ikan-ikan kecil yang terjebak di karang dan lamun menjadi daya tarik tersendiri. Jangan khawatir dengan panas terik yang menyergap jika ke pantai. Di Sampirang, banyak terdapat pepohonan terutama tanaman kelapa yang siap untuk dijadikan tempat berteduh alami, lengkap dengan rumputnya yang masih bersih.

Tak heran, dengan lansekap seperti itu, Sampirang sering dijadikan sebagai lokasi pemotretan pra wedding oleh para fotografer. Walau belum tersedia sarana penunjang wisata yang memadai, namun jika datang tepat pada hari libur, warga desa biasanya menyediakan jajanan makanan di sekitar pantai. Tapi jika ingin mencari suasana tenang nan sepi, datanglah pada hari biasa, anda pasti akan terbuai dengan eksotika Sampirang. Tapi jangan lupa bawa makanan sendiri.

Di depan Pantai Sampirang terdapat pulau kecil yang tak kalah eksotisnya yang tak berpenghuni. Pulau Ponteng namanya. Sewalah perahu nelayan untuk mencapai pulau itu dan nikmatilah lansekap Minahasa Utara dari arah laut.

Di ujung kiri Pantai Sampirang, terdapat bagian pulau berupa batu hitam berpadu dengan karang yang menjorok ke arah laut. Jika ingin menantang adrenalin, cobalah eksplor tebing-tebing batunya. Untuk menuju ke Sampirang dari Kota Manado dengan rute kendaraan umum, pergilah ke Terminal Paal Dua dan carilah bus menuju ke Terminal Likupang.

Dari Likupang, bisa menyewa ojek ke Kalinaung. Akses dari Bitung juga bisa ditempuh lewat Girian, dengan menumpang mobil-mobil bak terbuka menuju Kalinaun. Namun tersedia pula bus reguler, Damri dengan rute yang lebih panjang. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Manado ke Kalinaun bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. | sumber : kompas