Tag: muslim amerika

Perjuangan Klub Basket Muslim Amerika

Perjuangan Klub Basket Muslim Amerika

Upaya untuk meluruskan pandangan negatif masyarakat Amerika Serikat terhadap Islam terus dilakukan. Di antaranya dengan membentuk klub basket amatir, Motor City Muslim, yang seluruh anggotanya adalah pemuda Islam.

“Kita semua tahu Islam sering digambarkan negatif di media,” kata pelatih tim Motor Cit Muslim, Clarence Archibald, seperti dikutip Dream dari Al Arabiya, Jumat 24 Juli 2015.

“Saya ingin memastikan kami mudah diidentifikasi karena semua anggota tim adalah Muslim, sebab ini memberi kami kesempatan untuk mengubah pola pikir masyarakat dengan menunjukkan kepada mereka kami adalah orang Amerika,” tambah dia.

Tak hanya membentuk tim. Mereka juga membuat logo dan kostum khusus yang identik dengan Muslim. Itu semua dilakukan agar masyarakat mudah mengidentifikasi mereka sebagai Muslim.

Motor City Muslim telah menjalani sejumlah pertandingan. Dan mereka berhasil memenangkannya. Meski pada beberapa pertandingan mereka mendapat ejekan dari para penonton saat melakukan sesi pemanasan di lapangan.

Salah satu pemain Motor City Muslim, Omar Sahal, mengatakan mereka baru saja memainkan pertandingan terbaik. Sahal mengatakan berhasil mengubah pandangan sebagian masyarakat terhadap Islam melalui pertandingan tersebut.

“Kami telah memainkan salah satu pertandingan terbaik kami saat itu dan membuat mereka terkejut. Seluruh tim datang kepada kami setelah pertandingan itu, memberi selamat kepada kami dan mengatakan, ‘Wow, kalian sebenarnya sangat bagus,” tutur Sahal.[] Sumber: dream.co.id

Fot: Tim Motor City Muslim (Al Arabiya)

 

Orang Ini Jadi yang Pertama Azan di Semua Negara Bagian AS

Orang Ini Jadi yang Pertama Azan di Semua Negara Bagian AS

Jameel Syed, lelaki muslim 40 tahun, asal Michigan, Amerika Serikat, berhasil mengumandangkan azan di seluruh 50 negara bagian Amerika dalam sebulan terakhir. Dia diyakini jadi orang pertama yang melakukan itu.

Pada Jumat malam lalu, Jameel mengakhiri 35 hari perjalanan religiusnya mengelilingi Amerika. Dia kembali ke Michigan di masjid kompleks Asosiasi Islam Detroit tempat dia biasa mengumandangkan azan, seperti dilansir Press TV, Ahad (10/5).

Ayah dua anak itu mengatakan dia senang bisa berkeliling Amerika.

“Sangat menakjubkan. Ini perjalanan luar biasa,” kata dia.

Dalam perjalanannya ke setiap negara bagian, dia bertemu dengan warga muslim dari berbagai etnis dan ras. Dia mengaku berkomunikasi dengan mereka di taksi, bandara, dan masjid.

“Saya takjub dengan keramahan orang-orang tak dikenal yang saya temui.”

Jameel mengungkapkan saat dia mengumandangkan azan di sebuah pantai di Hawaii dia bertemu dengan warga non muslim. Dia juga pernah berazan di musala Disneyland.

Perjalanan Jameel juga membawanya ke masjid di Chapel Hill, North Carolina, tempat tiga muslim tewas ditembak awal tahun ini.

Dia mengaku bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan rasa belasungkawanya. | sumber : merdeka