Tag: muazin

Heboh Muazin Mesir Ganti Kata ‘Tidur’ dengan ‘Facebook’ di Azan Subuh

Heboh Muazin Mesir Ganti Kata ‘Tidur’ dengan ‘Facebook’ di Azan Subuh

KAIRO – Muazin bernama Mahmoud Al Mughazi memicu kontroversi di Mesir. Surat kabar Al Masry Al Youm, Selasa (1/9), melaporkan bahwa takmir Masjid Sayed Ghazi di Kota Al Dawar itu dituding memodifikasi kalimat azan subuh.

Dalam azan subuh ada satu panggilan khusus tak ada dalam empat waktu salat lainnya. Tepatnya kalimat “ash-shalaatu khairum minan-nauum“, artinya salat itu lebih baik daripada tidur. Mahmoud, menurut beberapa saksi mata, beberapa kali mengganti kalimat panggilan ini menjadi “salat itu lebih baik daripada membuka Facebook.”

Jamaah salat subuh Masjid Sayed Ghazi jadi resah karena sang takmir seenaknya mengubah panggilan ibadah. Kementerian Agama Mesir akhir pekan lalu mencopot Mahmoud dari posisinya. Dia kini dimintai keterangan, kenapa membuat kalimat azan seenaknya sendiri.

“(Mahmoud) akan dipecat bila laporan ini terbukti,” kata Juru Bicara Kementerian Agama Mohammad Abdul Razeq.

Di Mesir, muazin maupun imam masjid dipantau pemerintah. Azan nyeleneh ala Mahmoud ini, walaupun maksudnya mengingatkan jamaah agar tidak terlena main facebook sampai lupa waktu, dianggap bidah besar.

Sekadar informasi, warga Mesir memang terhitung kecanduan Facebook. Jejaring sosial itu memiliki 16 juta pengguna aktif di Negeri Piramida, salah satu yang terbesar di Timur Tengah.

Saat diwawancarai dream TV, Mahmoud membantah telah mengganti lafal azan. Dia balik menuding bahwa fitnah itu disebar anggota Ikhwanul Muslimin. Mahmoud menyatakan Masjid Sayed Ghazi hendak dikuasai kelompok politik terlarang yang masih sealiran dengan PKS di Indonesia.

“Saya tidak pernah mengucapkan lafal azan subuh seperti yang dituduhkan,” tandasnya.[] sumber: merdeka.com

Foto: Ilustrasi azan. @Dok

Orang Ini Jadi yang Pertama Azan di Semua Negara Bagian AS

Orang Ini Jadi yang Pertama Azan di Semua Negara Bagian AS

Jameel Syed, lelaki muslim 40 tahun, asal Michigan, Amerika Serikat, berhasil mengumandangkan azan di seluruh 50 negara bagian Amerika dalam sebulan terakhir. Dia diyakini jadi orang pertama yang melakukan itu.

Pada Jumat malam lalu, Jameel mengakhiri 35 hari perjalanan religiusnya mengelilingi Amerika. Dia kembali ke Michigan di masjid kompleks Asosiasi Islam Detroit tempat dia biasa mengumandangkan azan, seperti dilansir Press TV, Ahad (10/5).

Ayah dua anak itu mengatakan dia senang bisa berkeliling Amerika.

“Sangat menakjubkan. Ini perjalanan luar biasa,” kata dia.

Dalam perjalanannya ke setiap negara bagian, dia bertemu dengan warga muslim dari berbagai etnis dan ras. Dia mengaku berkomunikasi dengan mereka di taksi, bandara, dan masjid.

“Saya takjub dengan keramahan orang-orang tak dikenal yang saya temui.”

Jameel mengungkapkan saat dia mengumandangkan azan di sebuah pantai di Hawaii dia bertemu dengan warga non muslim. Dia juga pernah berazan di musala Disneyland.

Perjalanan Jameel juga membawanya ke masjid di Chapel Hill, North Carolina, tempat tiga muslim tewas ditembak awal tahun ini.

Dia mengaku bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan rasa belasungkawanya. | sumber : merdeka