Tag: listrik padam

Warga Lhokseumawe Keluhkan Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

Warga Lhokseumawe Keluhkan Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan

LHOKSEUMAWE – Sejumlah warga di kawasan pusat kota Lhokseumawe mengeluhkan pemadaman listrik tanpa pemberitahuan. Sementara Manager PLN Rayon Lhokseumawe Kota, Ariansyah Nobel, tidak bisa dihubungi lantaran telpon selulernya dinonaktifkan sejak lebih sebulan terakhir.

Listrik kembali padam di sebagian kota Lhokseumawe, Sabtu, 3 Oktober 2015, sejak pukul 10.45 WIB tadi. “Tanpa angin, tanpa hujan (sebab akibat), tiba-tiba listrik padam, dan tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu. Ini sudah berulang kali kali terjadi di Lhokseumawe dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Herman, warga kota ini kepada portalsatu.com.

Keluhan sama disampaikan Armia, yang bekerja di sebuah kantor organisasi profesi di Desa Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. “Kalau padam setengah jam mungkin kita bisa maklumi, tapi sering kali padam berjam-jam dan tanpa pemberitahuan, sehingga sudah di luar batas kesabaran kita yang bekerja membutuhkan listrik,” katanya.

Kondisi tersebut, menurut Herman dan Armia, bertolak belakang dengan pernyataan General Manager PLN Wilayah Aceh yang baru sebagaimana dilansir sejumlah media beberapa hari lalu. “Kita baca berita, GM PLN Aceh yang baru menyatakan menjamin listrik untuk investor. Kenyataannya, listrik untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat saja tidak terlayani dengan baik, sering padam tanpa penyebab yang jelas,” ujar Herman yang juga tokoh pemuda Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Lhokseumawe Kota, Ariansyah Nobel, tidak bisa dihubungi lantaran telpon selulernya dinonaktifkan sejak lebih sebulan terakhir.

Berdasarkan catatan portalsatu.com, di awal masa tugasnya, Nobel selalu memberitahukan lewat layanan pesan singkat (SMS) jika ada rencana pemadaman listrik terkait pemeliharan infrastruktur PLN maupun akibat terjadi gangguan mendadak. Akan tetapi, belakangan tidak ada lagi pemberitahuan, dan telpon selulernya tak bisa dihubungi untuk konfirmasi, termasuk hari ini.[] (idg)

Foto ilustrasi

Listrik Kembali Padam, DPR Aceh: Mungkin Ini Kado dari GM Baru

Listrik Kembali Padam, DPR Aceh: Mungkin Ini Kado dari GM Baru

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan pemadaman listrik di Aceh belum juga selesai. Padahal, pemerintah dan masyarakat sangat mengharapkan agar pemadaman bergilir bisa tuntas.

Mantan aktivis mahasiswa ini juga menyidir bahwa pemadaman listrik seluruh Aceh yang terjadi Senin malam, 28 September 2015, merupakan “salam perkenalan” dari GM baru PLN Aceh.

“Mungkin ini kado untuk kita dari General Manager  PT PLN (Persero) Wilayah Aceh yang baru,” kata politisi Partai Aceh ini.

Katanya, pemadaman yang sudah terjadi berulang menunjukkan PLN Aceh masih belum mampu menjawab persoalan energi listrik di Aceh.

“Bahkan apa yang terjadi selama ini terkesan seperti pembiaran menyangkut permasalah pemadaman yang terus terjadi saban waktu. Kita berharap, pemadaman di masa akan datang tidak terjadi lagi, konon dilakukan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada konsumen PLN,” katanya.

Kata Iskandar, manajemen PLN selama ini selalu menyebutkan interkoneksi pembangkit listrik yang menyuplai arus ke Aceh yang bermasalah.

“Begitu parahkah ketergantungan dengan Sumut sehingga saat padam selalu yang disebutkan soal interkoneksi Medan, Sumut. Harus dicarikan sumber energi alternatif untuk pembangkit listrik sehingga suplai arus ke Aceh tidak terganggu,” katanya. [] (mal)

Listrik Padam dari Aceh Hingga Sumut

Listrik Padam dari Aceh Hingga Sumut

BANDA ACEH – Sejumlah daerah di Provinsi Aceh mengalami pemadaman listrik, Senin, 28 September 2015 sekitar pukul 19.29 WIB. Informasi yang diterima oleh portalsatu.com menyebutkan pemadaman listrik juga terjadi di pantai timur, pesisir barat, pusat ibukota provinsi Aceh hingga Medan, Sumatera Utara.

Sejumlah info mengatakan pemadaman listrik disebabkan black out, dari system 150 KV Medan. Akibatnya listrik padam dari Binjai hingga Banda Aceh.

“Sedang pendataan penyebab padam, estimasi sementara 3 jam,” ujar sumber portalsatu.com.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari PT PLN terkait pemadaman listrik ini. Kepala jaringan PT PLN Aceh, Rosal, beberapa kali dihubungi oleh portalsatu.com tidak menjawab panggilan masuk. Hal serupa juga terjadi saat portalsatu.com menghubungi Kepala Humas PT PLN Aceh, Said Mukaram.[]

Kabel Tanah PLN Bocor, Listrik di Sabang Padam Total

Kabel Tanah PLN Bocor, Listrik di Sabang Padam Total

SABANG – Bocornya kabel tanah milik PT. PLN Rayon Sabang menyebabkan terganggunya suplai arus listrik dari PLTD Cot Abeuk ke gardu hubung Aneuk Laot. Akibatnya sejak Kamis malam Kota Sabang menjadi gelap gulita. Aktivitas masyarakat pun menjadi terganggu.

“Ini ada gangguan kabel tanah out going dari PLTD Cot Abeuk ke GH Aneuk Laot. Jadi sistem tidak bisa disuplai karena kabel tanahnya terganggu,” kata Manager PLN Rayon Sabang, Muhammad Haikal, kepada portalsatu.com, Jumat, 28 Agustus 2015.

Bocornya kabel tanah tersebut menurut penjelasan Haikal terjadi karena beberapa faktor. Mulai dari kurangnya ketahanan kabel akibat kondisi kabel yang sudah usang. Hingga gangguan petir yang menyebabkan sambungan kabel rusak.

Kabar yang berkembang padamnya listrik akibat gagalnya operasi mesin pembangkit listrik baru yang diberikan Presiden. Namun Haikal membantah informasi tersebut. Menurutnya mesin pembangkit listrik baru tersebut malam tadi sempat dioperasikan dan bekerja dengan baik.

“Tidak, mesin baru ready. Tadi malam kita coba manuver ke mesin baru, pukul dua sampai pukul enam, itu bagus dan normal,” ujarnya.

Setelah sempat menyala selama beberapa jam, sejak pukul 07:00 WIB pagi tadi pihaknya kembali memadamkan listrik untuk melanjutkan perbaikan dan normalisasi sistem. Ditargetkan sore nanti listrik di Kota Sabang kembali normal seperti semula.[] (ihn)

Laporan Razie Arda di Sabang | Foto: petugas sedang memperbaiki kabel tanah yang rusak

Di Lhoksukon Listrik Padam Gara-gara Warga Tebang Pohon Rumbia

Di Lhoksukon Listrik Padam Gara-gara Warga Tebang Pohon Rumbia

LHOKSUKON – Listrik di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara sejak pukul 12:45 WIB siang tadi padam. Diperkirakan listrik padam karena ada kabel yang putus akibat kecerobohan warga ketika menebang pohon rumbia, Senin, 29 Juni 2015.

PT PLN Ranting Lhoksukon memastikan listrik akan kembali menyala sore nanti.

“Tadi siang lepas adzan dzuhur, tiba-tiba listrik di Lhoksukon padam. Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata ada jaringan kabel yang putus di kawasan Desa Bintang Hue, Lhoksukon, ” kata manajer PT PLN Ranting Lhoksukon, Iskandar saat ditemui portalsatu.com di ruang kerjanya.

Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi oleh petugas kata Iskandar, ternyata ada kabel putus akibat kecerobohan warga saat menebang pohon rumbia yang berdekatan dengan kabel milik PLN.

Iskandar menyesalkan tidak adanya koordinasi dari warga yang bersangkutan terkait putusnya kabel tersebut. Karena hal itu berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat yang sedang menjalankan ibadah dan kaum ibu yang mungkin sedang mempersiapkan menu untuk berbuka.

“Jika adanya koordinasi, petugas akan lebih cepat mengetahui dan bisa menghindari terjadinya listrik padam. Kita harapkan untuk ke depannya hal seperti ini tidak terulang kembali. Saat ini petugas sedang melakukan perbaikan di lokasi, dipastikan paling telat sore ini listrik akan kembali normal, ” ujar Iskandar.[] (ihn)

PLN: Kabel Transmisi Line Satu yang Putus Masih Diperbaiki

PLN: Kabel Transmisi Line Satu yang Putus Masih Diperbaiki

LHOKSEUMAWE – Tim lapangan PT PLN hingga Sabtu siang masih memperbaiki kabel line satu yang putus di atas tower transmisi 114, kawasan Peureulak, Aceh Timur. Sedangkan kabel line dua sudah selesai diperbaiki, sehingga suplai listrik untuk pantai timur Aceh kembali normal sejak pukul 11.30 WIB tadi.

Sebelumnya, listrik dari kawasan Aceh Timur hingga Banda Aceh padam sejak Jumat, 12 Juni 2015 sekitar pukul 19.00 WIB. Penyebabnya, menurut pihak PLN, terjadi gangguan pada kabel tower transmisi nomor 114 di depan SPBU Peureulak.

“Pemadaman (listrik) sejak tadi malam murni akibat gangguan. Kabel line satu putus, dan line dua sedang dalam perbaikan sejak line satu belum mengalami gangguan di tower transmisi itu,” ujar Supervisor Teknik PT PLN Cabang Lhokseumawe, Mukhtar Juned kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, sekitar pukul 11.50 WIB tadi.

Mukhtar Juned menyebut suplai listrik kembali normal setelah tim lapangan PLN selesai memperbaiki kabel line dua sekitar pukul 11.30 WIB tadi. Sedangkan kabel line satu yang putus, kata dia, hingga kini masih dalam tahap perbaikan.

“Sekarang (listrik) sudah normal semua, karena line dua kembali berfungsi meskipun line satu masih dalam tahap perbaikan,” kata Mukhtar Juned.

Pantauan portalsatu.com di Lhokseumawe, listrik kembali normal sejak pukul 11.30 WIB tadi. Sebelumnya, warga setempat mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi sejak Magrib kemarin.[]