Tag: kurban

RUMAN Aceh Distribusikan Kurban untuk Rohingya dan Dhuafa Aceh Utara

RUMAN Aceh Distribusikan Kurban untuk Rohingya dan Dhuafa Aceh Utara

BANDA ACEH – Lembaga Pendidikann Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh ikut serta memeriahkan perayaan Idul Adha 1436 H dengan menyalurkan 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing di Kabupaten Aceh Utara, Jumat 25 September 2015.

Sapi pertama dengan taksiran berat daging bersih minimal 150 kilo merupakan donasi dari muslim Singapura melalui lembaga What A Relief (WAR) dibagikan kepada pengungsi Rohingya dan masyarakat dhuafa di sekitar Gampong Blang Adoe kemarin, Kamis 24 September 2015.

Sapi kedua berat daging bersih minimal 65 kilo merupakan sumbangan muslim Indonesia yang berada di Canberra, Austaralia. Sapi ini disalurkan kepada fakir miskin di Gampong Alue Rambe dan sapi ketiga dengan taksiran berat daging bersih 80-100 kilo adalah sumbangan masyarakat di Aceh dan Indonesia yang didistribusikan kepada dhuafa di Gampong Paya Bakong hari ini, Jumat 25 September 2015.

Pada hari pertama Idul Adha, RUMAN Aceh menyembelih sapi donasi muslim Singapura di Blang Adoe. Juga menyembelih 2 ekor kambing bagi warga dhuafa di Gampong Blang King, pelosok Aceh Utara.

Hadir pada penyembelihan di Blang Adoe Koordinator ‘Program Kita Sahabat Rohingya’ sekaligus Sekeretaris RUMAN Aceh, Riski Sopya, S.Pd., didampingi beberapa relawan lokal, geucik Gampong Blang Adoe beserta jajarannya.

Siangnya RUMAN Aceh menggelar khanduri khusus bagi semua lembaga yang tergabung dalam working group Rohingya di Shelter Blang Adoe. Dalam pelaksanaan kegiatan sederhana ini RUMAN Aceh bekerjasama dengan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KP3A) Aceh Utara.

“Tahun ini kita salurkan tiga sapi dan 3 kambing kurban di Aceh Utara yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Juga kepada saudara kita pengungsi Rohingya,” ujar Riski Sopya melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com.

Sementara itu, Direktur RUMAN Aceh, Ahmad Arif mengatakan jumlah donasi kurban tahun ini meningkat dua kali lipat dari tahun lalu. Bila tahun lalu kurban yang dititipkan satu ekor sapi dan 3 ekor kambing, tahun ini bertambah menjadi empat sapi dan 3 kambing.

“Tema tahun ini adalah Kurban Kita Senyum Mereka. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RUMAN. Semoga Allah menerima kebajikan para donator dan memberkahi kebersamaan ini hingga kelak,” ujar Ahmad Arif yang juga berkhidmah di Qatar Charity Indonesia Cabang Aceh sejak April 2006.[] (mal)

Begini Suasana Rumah Pemotongan Hewan di Mekkah

Begini Suasana Rumah Pemotongan Hewan di Mekkah

Menyambut hari raya Idul Adha 1436 H, umat Muslim di berbagai penjuru dunia akan disibukkan dengan aktivitas pembelian dan pemotongan hewan kurban.

Tak terkecuali para jemaah Indonesia yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Sebagian besar jemaah haji Indonesia melakukan pembelian dan pemotongan hewan kurban di Pasar Hewan Kaqiyah yang berada di wilayah Jabbal Nur, Mekah.

Biasanya jemaah secara rombongan akan menaiki bus ke Pasar Kaqiyah untuk membeli kambing, sapi, atau unta sebagai pembayar dam. Harga kambing di pasar tersebut berkisar antara 350 hingga 500 riyal, sedangkan harga unta mencapai 4.000-5.500 riyal. Harga tersebut sudah termasuk biaya pemotongan.

Di Pasar Kaqiyah, pemotongan hewan untuk pembayaran dam haji dilakukan sebelum pelaksanaan wukuf. Sementara pemotongan hewan untuk kurban akan dilakukan tepat pada hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan hari-hari Tasyriq pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Pasar Kaqiyah berdiri di sebuah tanah lapang dengan luas sekitar 5.000 meter persegi. Nyaris seluruh pekerja di tempat ini adalah orang berkulit hitam. Tukang jagal atau pemotong hewan di sini seluruhnya mengenakan seragam merah menyala hingga ke serban. Tujuannya, agar pakaian dan serban yang terkena percikan darah tidak terlihat kotor.

Selain di Kaqiyah, pembayaran dam dapat juga dilakukan melalui Bank Ar-Rajhi. Ar-Rajhi mematok harga 400 riyal untuk seekor kambing atau domba. Harga tersebut termasuk biaya pemotongan serta pendistribusian. Selain di Ar-Rajhi, loket pembelian hewan dapat pula ditemukan di Mina.

Pemerintah Mekah di Arab Saudi menggunakan teknologi modern dan canggih untuk proses pasca penyembelihan hewan kurban dengan anggaran sebesar 56 juta riyal atau setara dengan Rp143 miliar. Meski begitu, penyembelihan tetap dilakukan secara manual sesuai dengan syariat Islam.[] sumber: dream.co.id

Pemkab Aceh Utara Salurkan 160 Ekor Sapi dan 38 Kambing Kurban

Pemkab Aceh Utara Salurkan 160 Ekor Sapi dan 38 Kambing Kurban

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan 160 ekor sapi dan 38 ekor kambing untuk kurban Idul Adha 1436 H. Hewan kurban itu berasal dari Sekretariat Daerah dan jajaran PNS Satuan Perangkat Kabupaten Aceh Utara.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil usai pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Kamis 24 September 2015.

Secara simbolis, hewan kurban itu diserahkan ke Dayah Saadatul Huda, Desa Dayah, Kemukiman Lhoksukon Barat. Kurban tersebut diterima langsung oleh pimpinan dayah, Teungku Jamaluddin Ismail, yang juga Imam Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon.

“Hewan kurban itu terkumpul dari SKPK serta arisan PNS, baik di jajaran Setdakab, dinas/instansi, kantor kecamatan dan UPTD wilayah Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Ditambahkan, terkait penyaluran telah ditetapkan masing-masing SKPK di setiap kecamatan. Dalam hal ini pihaknya hanya memantau dan mengarahkan pelaksanaannya saja, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

“Pembagian hewan kurban itu juga diberikan di tiga titik, yakni Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Masjid Bujang Saling Krueng Geukuh dan Masjid Pase Tanah Jambo Aye. Selain itu juga diberikan kepada yang membutuhkan di setiap kecamatan,” ujarnya.[](bna)

Sabang Potong 69 Ekor Sapi dan 17 Kambing Untuk Kurban

Sabang Potong 69 Ekor Sapi dan 17 Kambing Untuk Kurban

SABANG – Kota wisata Sabang hari ini menyembelih hewan qurban sebanyak 69 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Data ini merupakan keseluruhan penyelenggaraan kurban di Sabang yang diterima oleh Panitia Hari Besar Islam daerah setempat, Kamis, 24 September 2015.

Sementara kurban yang khusus dilaksanakan oleh PHBI di Lapangan Yos Sudarso Lanal Sabang tercatat sebanyak 15 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Daging ini nantinya akan dibagikan kepada penerima kurban kawasan kota, juga akan disubsidi ke desa yang tidak menyelenggarakan kurban pada 2015 ini.

“Alhamdulillah ada sekitar 69 yang terdaftar di PHBI untuk kota Sabang. Karena ada sebagian daerah yang tidak berkurban, kita antarkan ke desa yang tidak berkurban pada tahun ini,” ujar Ketua PHBI Sabang, H Baharuddin.

Sementara Ketua Majelis Adat Aceh Kota Sabang, H. Ramli Yusuf, mengatakan pelaksanaan kurban merupakan anjuran dalam Islam. Kewajiban ini dikenakan kepada setiap muslim yang mempunyai kemampuan.

“Sudah sangat merakyak soal qurban ini. Dan di Aceh ini telah ditanam, bahwa kurban ini merupakan kendaraan di yaumil mahsyar nanti. Yang ke dua pertumpahan darah itu dianggap penghapusan dosa dan pahalanya sebanyak bulu kurban,” kata Ramli.

Dia kemudian merujuk pada hadis Rasulullah SAW, “barang siapa yang mempunya kemudahan berkurban, namun tidak melakukannya, maka jangan pernah dekat dengan sajadahku ini. Berpegangan pada hadis tersebut, maka pelaksanaan qurban tersebut khususnya di Aceh telah menjadi kegiatan sakral setiap hari raya Idul Adha,” katanya[](bna)

Laporan: Radzie Sabang

Sepuluh Kebaikan Bagi Mereka yang Berkurban

Sepuluh Kebaikan Bagi Mereka yang Berkurban

JANTHO – Setiap langkah menuju masjid untuk melaksanakan salat Idul Adha memiliki pahala yang sangat besar, baik pejalan kaki maupun berkendara. Terlebih pejalan kaki itu adalah orang fakir bukan orang kaya.

Hal ini disampaikan oleh Teungku Muhammad Shaleh saat memberi khutbah Idul Adha di Masjid Brunei Darussalam, Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis, 24 September 2015.

Teungku Shaleh mengatakan Idul Adha identik dengan kurban. Barangsiapa yang mencari tempat dan membeli hewan kurban, maka ia mendapatkan sepuluh kebaikan. Beberapa di antaranya adalah dihapuskan sepuluh kejahatan dan dinaikkan sepuluh pangkat.

“Lalu ketika melakukan transaksi jual beli hewan, oleh malaikat mencatat sebagai tasbih dan ketika membelinya dengan uang, saat masa Rasulullah menggunakan dirham, maka tiap-tiap satu dirham diberikan 700 kebaikan,” katanya.

Kemudian saat membawa kurban ke tempat persembelihan dan ditidurkan hewan kurban tersebut, maka segala makhluk Allah hingga lapisan bumi ke tujuh akan naik saksi meminta ampunan kepada pemilik hewan kurban.

“Serta di saat darahnya mengalir, satu tetesan darah sepuluh malaikat meminta ampun untuk pemilik kurban hingga hari kiamat dan ketika irisan daging yang dipotong itu dalam tiap-tiap irisan daging tersebut, pahalanya bagaikan memerdekakan budak (hamba sahaya) keturunan Nabi Ismail ‘alaihissalam,” ujarnya.

Teungku Shaleh menyampaikan sungguh besar pahalanya bagi orang-orang yang berkurban.

“Ini merupakan pengorbanan untuk melihat sejauh mana seseorang hamba mencintai Allah dibandingkan hartanya. Allah SWT berfirman, barangsiapa yang memiliki keluasan rezeki tetapi tidak bersedia berkurban maka jangan dekatkan diri dengan tempat-tempat salat (masjid) karena hukum berkurban ini mendekati wajib bagi orang yang mampu untuk berkurban selama tiga hari yang disebut hari tasyrik,” ujar Teungku Shaleh mengutip firman Allah SWT.[](bna)

Ketua DPRA Sumbang Dua Ekor Sapi di Seunuddon

Ketua DPRA Sumbang Dua Ekor Sapi di Seunuddon

LHOKSUKON – Ketua DPRA Teungku Muharuddin menyerahkan dua ekor sapi kurban untuk masyarakat Kecamatan Seuneuddon, Aceh Utara, Kamis, 24 September 2015. Penyerahan secara simbolis ini langsung diterima oleh panitia kurban di halaman Masjid Baitul ‘Ula, Gampong Matang Panyang.

Sebelum penyerahan tersebut, Tgk Muhar mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah.

Dalam sambutannya, Tgk Muhar yang dikenal sebagai guree dayah ini juga berpesan untuk selalu mementingkan kepentingan khalayak ramai, dengan prinsip selalu menjaga kekompakan dan se-ide dalam berinteraksi dalam tatanan kehidupan masyarakat.

“Mudah-mudahan di hari yang suci dan penuh berkah ini mari kita selalu tingkatkan tali ukhuwah dan seirama dalam hidup bermasyarakat. Inti dari Idul Adha ini marilah kita mengambil ibrah dari Nabiullah Ibrahim dan putranya Nabiullah Ismail tentang arti sebuah keikhlasan,” ujar Tgk Muhar.[](bna)

Ini Data Hewan Kurban Seluruh Aceh

Ini Data Hewan Kurban Seluruh Aceh

BANDA ACEH – Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan merilis jumlah hewan qurban di seluruh Aceh, Selasa, 22 September 2015. Dari 23 kabupaten kota di Aceh terdaftar 15.093 ekor sapi dan 18.364 ekor kambing yang akan diqurbankan pada Idul Adha nanti.

Adapun rinciannya adalah Aceh Besar sebanyak 1.310 ekor sapi, 171 kerbau, serta 2.187 kambing dan domba akan di-qurbankan. Kemudian Pidie sebanyak 1.716 ekor sapi, kerbau sebanyak 150 ekor, dan kambing atau domba sebanyak 1.650 ekor.

Untuk Aceh Utara tercatat sebanyak 1.485 ekor sapi, kerbau 157 ekor, dan kambing atau domba sebanyak 1.254 ekor. Bireuen sebanyak 2.018 ekor sapi, kerbau sebanyak 99 ekor, dan kambing atau domba sebanyak 2.750 ekor.

Di Lhokseumawe terdapat 720 ekor sapi, kerbau 50 ekor, dan kambing 1.045 ekor yang bakal jadi hewan qurban pada Idul Adha ini. Sementara Aceh Timur tercatat 898 ekor sapi, kerbau 80 ekor, dan kambing atau domba sebanyak 805 ekor.

Kota Langsa terdapat 1.067 ekor sapi, kerbau 44 ekor, dan kambing 1.837 ekor yang bakal disembelih di Idul Adha mendatang. Sementara Aceh Tamiang terdapat 980 ekor sapi, 35 ekor kerbau, dan kambing 495 ekor. Untuk Aceh Tengah terdapat 121 ekor sapi, 103 ekor kerbau dan 197 ekor kambing dan domba.

Selain itu Bener Meriah terdapat 175 ekor sapi, 110 ekor kerbau, dan kambing 348 ekor. Di Aceh Tenggara terdapat 241 ekor sapi, 15 ekor kerbau, dan 260 ekor kambing yang bakal dipotong di hari qurban. Sementara Gayo Lues terdapat 198 ekor sapi, 165 ekor kerbau, dan 286 ekor kambing yang jadi hewan qurban.

Aceh Barat di tahun ini menyembelih 87 ekor sapi, 249 ekor kerbau, dan 267 ekor kambing. Aceh Jaya sebanyak 275 ekor sapi, 55 ekor kerbau, dan 385 ekor kambing. Nagan Raya terdapat 114 ekor sapi, 121 ekor kerbau, dan 528 ekor kambing untuk diqurbankan.

Di Aceh Selatan terdapat 211 ekor sapi, 242 ekor kerbau, dan 495 ekor kambing yang menjadi hewan qurban. Abdya terdapat 170 ekor sapi, 205 ekor kerbau, dan 831 ekor kambing. Aceh Singkil 248 ekor sapi, 253 ekor kerbau, dan 198 ekor kambing.

Banda Aceh bakal menyembelih 1.1708 ekor sapi, 55 ekor kerbau, dan 1.265 ekor kambing untuk Idul Adha kali ini. Kota Sabang 194 ekor sapi, 33 ekor kerbau, dan 165 ekor kambing. Untuk Simeulue terdapat 50 ekor sapi, 385 ekor kerbau, dan 140 ekor kambing yang jadi hewan qurban. Di Subulussalam terdapat 248 ekor sapi, 176 ekor kerbau, dan 484 ekor kambing, serta Pidie Jaya 859 ekor sapi, 190 kerbau, 492 kambing dan domba yang akan dipotong sebagai hewan qurban.

“Kalau tahun sebelumnya (2014), jumlah pemotongan ternak sapi, kerbau, kambing atau domba untuk hari kurban berjumlah 11.034 ekor sapi, 1.140 ekor kerbau, dan 13.624 ekor kambing atau domba,” kata Millia, pegawai bagian Kesmavet saat ditemui portalsatu.com di ruang kerjanya pagi tadi.[](bna)

Filosofi Berkurban dalam Berumah Tangga

Filosofi Berkurban dalam Berumah Tangga

JAKARTA — Menyembelih hewan kurban saat 10 Dzulhijjah nanti ternyata menyimpan nilai filosofi dalam berumah tangga.

“Filosofi berkurban sangat terkait dengan rumah tangga. Yakni, mencerminkan etapa hebatnya cinta Nabi Ibrahim AS kepada anaknya Nabi Ismail AS,” tutur pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center Ustaz Bachtiar Nasir, Jumat (4/9).

Ustaz Bachtiar juga melihat kesabaran Ismail mengorbankan cintanya kepada sang ayah dengan merelakan diri untuk disembelih, namun Allah menggantikan dengan seekor kibas (domba).

“Kita nih kadang melihat anak sakit, kita juga ikut sakit. Tapi, kita tidak pernah pikirkan bagaimana sakitnya anak di akhirat kelak jika hidup tanpa tauhid. Luka iman yang membuat anak-anak ditempatkan di neraka kelak juga harus dipikirkan,” katanya.

Maka, Allah SWT memerintahkan kepada umat Islam agar mendekatkan diri dengan menyembelih hewan kurban agar meneladani hubungan antara Ibrahim dan Ismail dalam keluarga. Seperti yang disebutkan dalam Alquran Surah Al-Hajj ayat 34-35.[] Sumber: republika.co.id

Foto ilustrasi.@Antara