Tag: kopi

Selain Kopi, Tujuh Hal Ini Bikin Mata Melek

Selain Kopi, Tujuh Hal Ini Bikin Mata Melek

KOPI, minuman ini menjadi salah satu jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi di pagi hari. Sebabnya banyak orang yang bergantung pada kandungan kafein di dalam kopi. Ya, kopi mampu membuat orang menjadi lebih fokus, berenergi, serta mata jadi lebih melek. Semuanya ini terjadi saat kafein yang masuk ke dalam tubuh masuk mengaktifkan hormon adrenal.

Namun terlalu banyak kopi juga tidak baik untuk kesehatan Anda. Sebab jika tubuh Anda memuat banyak kafein maka jantung Anda jadi berdebar-debar dan Anda akan mengalami gangguan tidur. otomatis, kesehatan Anda pun akan menurun.

Nah, dilansir dari boldsky.com ternyata ada beberapa alternatif sehat yang bermanfaat untuk membuat mata Anda jadi melek. Penasaran? Berikut adalah ulasannya.

Minum air lemon

Awalnya, Anda disarankan untuk minum air lemon di pagi hari demi membersihkan saluran pencernaan Anda. Sebab pagi hari merupakan jam alami tubuh dimana terjadi pembuangan. Sehingga dengan minum air lemon, maka proses pembersihan dan pembuangan yang terjadi akan lebih maksimal.

Namun ternyata tak berhenti sampai di situ saja manfaat dari minum air lemon. Sebab minuman ini juga mampu membuat Anda bersemangat karena air lemon akan menghidrasi seluruh sistem dan organ tubuh Anda. Bonusnya lagi minum air lemon juga berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda karena proses detoksifikasi yang terjadi dari minum air lemon.

Mendengarkan musik

Sudah tidak diragukan lagi jika Anda mendengarkan musik, maka Anda jadi lebih bersemangat. Terutama jika musik yang Anda dengarkan adalah musik favorit. Oleh karena itu saat Anda merasa tidak bersemangat di pagi hari, segera putar musik favorit. Serta jangan malu atau ragu untuk ikut bergoyang menari mengikuti irama musik agar Anda jadi lebih bersemangat.

Makan kacang almond

Makan kacang almond bisa membantu meningkatkan semangat? Ya, makan kacang-kacangan ternyata mampu meningkatkan tingkat energi Anda. Seperti contohnya adalah kacang almond. Kacang sehat ini mengandung vitamin B, tembaga, dan mangan yang dapat meningkatkan susunan kimia di otak yang berpengaruh terhadap tingkat energi Anda.

Oleh karena itu saat pagi hari, hindari camilan yang berat. Sebab camilan ini akan membuat tubuh bekerja keras untuk mencernanya yang akhirnya membuat Anda mengantuk dan lemas di pagi hari.

Makan pisang

Sudah bukan rahasia lagi jika buah-buahan adalah makanan yang sehat. Contohnya adalah pisang. Makan pisang di pagi hari akan meningkatkan kekuatan dan semangat Anda. Oleh karena itu tak ada salahnya jika Anda mengurangi asupan kafein di pagi hari dan mengonsumsi pisang untuk meningkatkan konsentrasi.

Olahraga

Selain bergerak dan menari mengikuti irama musik, olahraga yang dilakukan di pagi hari ternyata juga efektif untuk membuat Anda bersemangat. Sebab ketika Anda olahraga, maka sirkulasi darah Anda juga semakin lancar sehingga hormon adrenal Anda meningkat yang bisa membuat Anda semakin bersemangat.

Minum air

Kafein memang dapat menghidrasi tubuh Anda. Namun air lebih mampu menghidrasi tubuh dengan cara yang sehat. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, maka seluruh sistem mampu bangkit sehingga Anda akan bersemangat.

Bonusnya lagi, minum air mampu mengurangi ketergantungan Anda pada kafein.

Makan telur

Penasaran kenapa telur sering dijadikan menu sarapan? Hal ini disebabkan karena telur mampu membangkitkan semangat Anda di pagi hari karena protein di dalamnya.

Ya, protein bisa dijadikan sebagai alternatif penambah energi di pagi hari. Agar lebih sehat, konsumsi telur dengan cara direbus bukan dengan digoreng.

Bagaimana, apakah Anda merasa malas di pagi hari ini? Cobalah cara di atas untuk membangkitkan energi daripada Anda minum kopi dan menjadi kecanduan karena kafein di dalamnya.[] sumber: merdeka.com

1 Oktober Ditetapkan jadi Hari Kopi Internasional

1 Oktober Ditetapkan jadi Hari Kopi Internasional

JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemperin) menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai hari kopi internasional. Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan, banyak negara di dunia telah merayakan hari kopi nasional di berbagai tanggal di sepanjang tahun.

Makanya, pada sidang International Coffe Organizatoion (ICO) Maret 2014, negara-negara anggota ICO sepakat menjadikan 1 Oktober 2015 sebagai hari kopi internasional.

“Ini untuk perayaan bagi para pecinta kopi di seluruh dunia,” ungkap Saleh di Kementerian Perindustrian, Kamis (1/10).

Dalam peresmian hari kopi internasional ini hadir pula sejumlah pejabat dari kementerian lain, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Gabungan Eksportir Kopi Indonesia, Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia, Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, dan Asosiasi Kopi Luwak Indonesia.

Tak hanya di Jakarta, perayaan hari kopi internasional juga diadakan di beberapa daerah mulai dari Aceh sampai Papua. “Perayaan ini rencananya akan dilakukan setiap tahun di dalam negri agar budaya kopi mengakar di masyarakat Indonesia,” ujar Saleh.[] Sumber: kontan.co.id

Foto ilustrasi

Baca juga:

Rupiah Anjlok Petani Kopi Justru Raup Untung

 

Rupiah Anjlok, Petani Kopi Justru Raup Untung

Rupiah Anjlok, Petani Kopi Justru Raup Untung

TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin mengatakan, kenaikan dolar saat ini membawa dampak positif bagi petani kopi wilayah tengah Aceh. Pasalnya, dengan kenaikan dolar maka harga kopi yang di ekspor pun semakin tinggi jika ditukar ke dalam rupiah.

“Beginilah kondisi ekonomi kita Indonesia. Dengan dolar naik, otomatis ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan. Tapi secara jujur kita tidak menginginkan rupiah terus anjlok, pasalnya banyak masyarakat Indonesia menjerit dengan kondisi itu,” kata Nasaruddin kepada wartawan saat ditemui di Hotel Bayu Hill usai pembukaan acara BKKBN, Kamis, 1 Oktober 2015.

Dia mengatakan harga kopi petani dibanderol di pasar international senilai 6,5 dolar per kilogram kopi. Jika dikalkulasikan nilai Rp 14 ribu per dolar, maka harga kopi menjadi Rp 91 ribu per kilogramnya.

Menurutnya dari hasil penjualan kopi itu petani kopi daerah Aceh Tengah telah berhasil mengumpulkan devisa Rp 2,5 hingga Rp 3 triliun per tahun. Angka ini jauh lebih besar dari APBK Aceh Tengah sehingga pembangunan wilayah tengah banyak dibantu oleh masyarakat.

Nasiruddin mengatakan kopi Arabika Gayo saat ini telah mendapat kuota ekspor sebanyak 30 ribu ton per tahun. Negara terbesar pemesan kopi Arabika adalah Amerika Serikat.

“Banyak sekali struktur dan insfrastruktur yang telah dibangun oleh masyarakat. Ini kita beri apresiasi untuk masyarakat Aceh Tengah,” ujarnya.

Selain kopi, katanya, Aceh Tengah juga mengekspor sayur mayur ke Malaysia, Sumatera Utara dan tentu juga dipergunakan bagi seluruh Aceh.

“Ekspor akan terus kita perluas agar petani sayur mayur juga lebih makmur,” katanya.[](bna)

137 Tahun Berdiri, Koffie Warung Tinggi Kian Diminati

137 Tahun Berdiri, Koffie Warung Tinggi Kian Diminati

Jakarta – Makin maraknya jumlah kedai kopi tak membuat Koffie Warung Tinggi hilang dari peredaran. Selama 137 tahun beroperasi, hingga kini kedai ini masih beroperasi, bahkan menjelma menjadi kedai kopi modern di mal bergengsi Grand Indonesia sejak 2014.

Warung Tinggi, atau yang dulunya bernama Tek Sun Ho, didirikan pada 1878 oleh Liaw Tek Soen di Jalan Moolen Vliet Oost, Batavia, atau Hayam Wuruk, Jakarta. Usianya sudah 137 tahun. Sudah lima lintas generasi yang berusaha mempertahankannya.

Dimulai dari Tek Sun sebagai pendiri, kemudian diteruskan oleh anak angkatnya, Liaw Tek Siong. Generasi lalu berpindah ke Liaw Thian Djie, lalu ke Rudy Widjaja, dan terakhir ke Angelica Widjaja.

Di awal pendiriannya, konsep Warung Tinggi berbentuk toko kelontong dan warung nasi. Orang-orang yang datang berbelanja dapat duduk santai sambil menikmati kopi. Namun, lama kelamaan permintaan akan kopi terus meningkat. Dari situlah kopi akhirnya dipilih menjadi panggilan hidup generasi lintas keluarga ini.

Dalam rentang waktu selama lebih dari 100 tahun, tak sedikit cobaan yang dihadapi. Mulai dari terpaksa tutup lantaran adanya peperangan antara Jepang dan Belanda, hingga kerusuhan 1998. “Tapi kami selalu bisa bangkit lagi,” ujar Angelica.

Di bawah kepemimpinan Angelica, akhirnya Warung Tinggi bertransformasi. Bila belakangan ini Warung Tinggi hanya sebatas berada di Hayam Wuruk, kini ekspansi ke mal di bilangan Jakarta Pusat dengan menambahkan kata “Koffie” menjadi Koffie Warung Tinggi.

Namun, pendirian Koffie Warung Tinggi tak dilakukan sendiri. Angelica menggandeng perusahaan yang bergerak di bidang food & beverage, yakni OPCO Indonesia, dalam operasional coffee shop tersebut dengan skema partnership. “Untuk merek masih tetap kita yang miliki 100%,” ujar wanita berusia 32 tahun tersebut menegaskan.

Digandengnya OPCO bukan tanpa alasan. Angelica mengatakan sebelumnya ia telah mencoba proses trial dan error untuk membuat kedai kopi. Namun latar belakang keluarga yang memang lebih fokus pada peracikan kopi dibanding bisnis food & beverage (F&B) membuat ia berpikir lebih baik menggandeng OPCO. Perusahaan tersebut diyakini Angelica memiliki kemampuan branding di bisnis gaya hidup dan F&B.

Saat ini setidaknya sudah ada 200 lebih jenis kopi racikan yang dimiliki Warung Tinggi. Dalam sebulan setidaknya Warung Tinggi bisa menjual 10 sampai 20 ton kopi racikan. Beberapa negara menjadi tujuan ekspor, seperti Jepang dan Amerika. Namun, khusus untuk yang dijual di coffee shop Koffie Warung Tinggi mayoritas berjenis soft blended.

Baru pada 27 Agustus 2015 lalu, Koffie Warung Tinggi mulai berani memperkenalkan lagi jenis kopi yang lebih kuat, yaitu kopi Excellence. Kopi ini sengaja diracik untuk orang yang memang sudah terbiasa minum kopi, sehingga bila belum terbiasa akan menyebabkan pusing, tubuh terasa panas, perut mual, dan wajah merah padam. “Zaman dulu malah yang jenis seperti ini yang paling laris dipesan di Warung Tinggi,” Angelica menceritakan.[] Sumber: tempo.co

Foto ilustrasi

Kopi Bisa Mempengaruhi Denyut Jantung?

Kopi Bisa Mempengaruhi Denyut Jantung?

Bagi Anda pecinta kopi berbahagialah. Rutin minum kopi tak akan membahayakan jantung seperti yang diungkapkan penelitian terbaru dari Swedia.

Dalam studi ini peneliti menemukan fakta bahwa minum kopi tidak berhubungan dengan risiko meningkatnya fibrilasi atrium. Yakni salah satu kondisi denyut jantung tak teratur pada pria dan wanita.

“Ini adalah studi prospektif terbesar yang meneliti hubungan konsumsi kopi dan risiko fibrilasi atrilasi. Kami tidak menemukan bukit tingginya konsumsi kopi dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium,” terang pemeimpin penelitian yang juga profesor epidemiologi dari Karolinska Institute di Swedia, Susanna Larsson.

Menurut Larsson hal ini penting diketahui karena orang dapat terus mengonsumsi kopi paling dalam level sedang tanpa berisiko terkena fibrilasi atrium seperti dilansir Live Science, Kamis (24/9/2015).

Penelitian ini melibatkan 42.000 pria dan 35.000 wanita. Mereka diminta mengisi kuesioner tentang kesehatan dan pola makan termasuk berapa cangkir kopi yang dikonsumsi per hari atau minggu. Sekitar 12 tahun kemudian dilakukan pengecekan kembali berapa orang yang mengalami fibrilasi atrium.

Para peneliti tidak menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan peningkatan risiko atrium fibrilasi. Meski pada pria ditemukan sedikit risiko, namun tidak signifikan. Bisa saja itu karena kebetulan.

Meski tidak terkait dengan fibrilasi atrium, peneliti memperingatkan bahwa mungkin saja meningkatkan risiko kelainan denyut jantung lainnya.[] sumber: Liputan6.com

Penyebab Kopi yang Bikin Kita Sanggup Bergadang

Penyebab Kopi yang Bikin Kita Sanggup Bergadang

KETIKA harus segera menyelesaikan tugas, banyak dari kita minum kopi agar betah melek di malam hari. Studi baru menemukan alasan mengapa kopi bikin kita tahan begadang.

Kafein yang ditemukan dalam kopi mengganggu ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian adalah jam internal di dalam tubuh yang memberi tahu tubuh kapan tidur dan kapan bangun. Jumlah kafein dalam double espresso menggeser jam internal itu sampai rata-rata 40 menit. Demikian hasil penelitian tim dari University of Colorado dan Harvard Medical School.

Efek betah melek itu makin buruk ketika dikombinasikan dengan cahaya terang. Pemaparan tiga jam cahaya terang sebelum tidur menggeser siklus tidur sampai 85 menit, hampir satu setengah jam. Dikombinasikan dengan kafein, cahaya terang menggeser waktu tidur sampai 1 jam dan 45 menit.

“Ini adalah penelitian pertama yang membuktikan bahawa kafein yang digunakan secara luas sebagai obat psikoaktif di dunia berpengaruh pada jam sirkadian manusia. Studi ini juga memberikan wawasan baru serta menarik mengenai efek kafein terhadap fisiologi tubuh manusia,” ujar Kenneth Wright dari Departemen Fisiologi Integratif University of Colorado.

Banyak penelitian sudah membuktikan kafein mengganggu ritme sirkadian organisme kecil dari jamur roti hingga lalat. Kafein dapat mempengaruhi rilis hormon tidur melatonin dalam tubuh manusia.

Tim penelitian tersebut merekrut lima sukarelawan yang terlibat dalam studi intensif 49 hari, datang ke laboratorium untuk diberi paparan cahaya terang, cahaya temaram, kafein dan plasebo untuk melihat apa yang terjadi dengan siklus tidur dan terjaga.

Para sukarelawan setuju tidak minum alkohol atau kafein atau pun segala jenis obat selama masa penelitian itu.

Peneliti kemudian melakukan uji air liur dan darah serta sel-sel tubuh yang diambil dari sukarelawan. Mereka menemukan kafein menghalangi reseptor sel, pintu masuk molekular yang membawa masuk adenosin, kimia pembawa pesan atau neurotransmiter yang mendorong seseorang untuk tidur.

Tim yang sama melakukan studi yang membuktikan ketika delapan orang berada di gunung tanpa cahaya buatan, jam internal tubuh mereka berubah. Otomatis mereka tidur saat matahari terbenam dan terbangun ketika matahari terbit.

Penemuan-penemuan baru ini membantu menjelaskan mengapa peminum kopi berat cenderung terjaga di malam hari. Hal ini mungkin menjadi langkah strategis menggunakan kopi untuk mengatasi jet lag, bukan sekedar minum tripel espresso saat terkena jet lag dan berharap yang terbaik.

“Percobaan-percobaan lain masih dibutuhkan untuk menguji penelitian ini dan penting untuk memonitor gangguan tidur yang disebabkan kafein yang dalam kondisi tertentu justru dapat memperparah jet lag,” demikian tulisnya di jurnal Science Translational Medicine.[] sumber: National Geographic

17 Hektar Kebun Kopi Rusak Akibat Banjir Bandang di Bener Meriah

17 Hektar Kebun Kopi Rusak Akibat Banjir Bandang di Bener Meriah

REDELONG – Banjir bandang di Kecamatan Wieh Pesam dan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, telah mengakibatkan 17 hektar kebun kopi serta 12 hektar sawah warga di Desa Bumi Ayu rusak parah, Minggu, 13 September 2015. Area persawahan dan perkebunan dilaporkan tertimbun pasir yang dibawa air bah.

“Total gagal panen. Tapi total kerugian belum dapat kita prediksi,” kata Kepala Balai Penyuluhan Datu Beru, Tgk. H. Armia kepada portalsatu.com di lokasi, Selasa, 15 September 2015.

Pihaknya juga sedang mendata kerusakan akibat banjir bandang di Desa Damaran Baru, Kecamatan Timang Gajah. Menurutnya dari pantauan awal diketahui volume kerusakan kebun warga di daerah ini juga tergolong parah.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan di lokasi terlihat dua alat berat di Kecamatan Timang Gajah tengah melakukan pembersihan bebatuan besar dan menormalisasi aliran sungai. Hal serupa juga dilakukan di Kecamatan Wieh Pesam dengan mengerahkan satu unit alat berat untuk membersihkan puing rumah warga yang roboh.[](bna)

Pimpinan Dewan: Ganti Produk Luar dengan Produk Lokal

Pimpinan Dewan: Ganti Produk Luar dengan Produk Lokal

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan mengimbau semua kantor pemerintahan di Aceh, baik dinas-dinas di lingkungan pemerintahan provinsi dan kabupaten kota, termasuk di Sekretariat DPRA dan DPRK untuk menggunakan produk lokal. Produk lokal wajib didorong untuk berkembang dan harus dimulai penggunaannya dari pemerintah sendiri.

“Untuk tahap awal, produk lokal yang bisa digunakan di kantor-kantor pemerintahan misalnya produk makanan dan minuman, serta produk kerajinan. Setidaknya pemerintah memberi contoh bagi masyarakat,” ujarnya kepada portalsatu.com, Sabtu malam, 22 Agustus 2015.

Dia berharap masyarakat akan mencontoh kalau kantor pemerintah menggunakan produk lokal seperti makanan, minuman, taplak meja, hiasan pajangan, dan sebagainya.

“Saya perhatikan selama ini makanan dan minuman yang disediakan di kantor-kantor pemerintah, umumnya produk yang dikirim dari luar Aceh. Seperti biskuit, permen, sampai minuman air kemasan, teh dan kopi. Padahal semua produk itu ada yang diproduksi oleh pengusaha lokal,” katanya.

Dia mencontohkan seperti kopi. Sekarang ini, kata dia, begitu banyak merek kopi lokal, baik jenis robusta maupun arabika. “Lalu kenapa kita masih menggunakan merek luar Aceh? Sementara semua orang dari seluruh Indonesia bahkan dunia mencari kopi Aceh,” ujarnya.

Politisi muda Nasdem ini mengatakan sebagai orang Aceh tetap mengutamakan produk lokal walau dianggap kualitas produknya masih di bawah kualitas produk luar. “Karena dengan penggunaan yang tinggi di kantor-kantor pemerintahan, bisa meningkatkan pendapatan pengusaha lokal. Jika omset dan laba mereka bertambah, pelan-pelan mereka akan mampu meningkatkan kualitas serta kapasitas produksinya,” katanya.

Dia juga berharap kepada setiap Kepala Bagian Umum di kantor-kantor pemerintahan yang mengurusi kebutuhan internal harian, harus mulai mendata dan mencari produk-produk lokal untuk mengganti semua produk luar yang dipakai selama ini.

“Ke depan kita harapkan pengusaha lokal makin bergairah untuk memproduksi aneka barang, sehingga jenis produk lokal bisa terus berkembang dan bervariasi lagi, misalnya untuk jenis alat tulis, pakaian, dan sebagainya,” ujarnya.[]

Rajin Minum Kopi Bisa Cegah Kanker Usus Besar

Rajin Minum Kopi Bisa Cegah Kanker Usus Besar

KOPI merupakan minuman yang begitu populer di Indonesia bahkan dunia. Minuman yang identik dengan cairan berwarna hitam ini mampu membius penggemarnya dengan rasa, aroma, serta kandungan kafein yang dibutuhkan.

Selain mampu membuat Anda terjaga secara efektif, rajin minum kopi ternyata juga mampu menghindarkan Anda dari risiko kanker usus besar yang mengancam. Lantas, apakah yang menjadi alasannya?

“Kandungan kafein yang ada dalam kopi mampu memangkas peradangan yang menjadi cikal bakal dari tumbuhnya sel kanker di usus,” jelas penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk ini.

Selain penjelasan tersebut, penelitian yang dilakukan di Dana Farber Cancer Institute in Boston juga menemukan bahwa mengonsumsi kafein sekitar 460mg per hari dapat memotong risiko kanker usus besar hingga 42%.

Tentu saja hasil penelitian ini menambah daftar panjang manfaat kopi untuk kesehatan tubuh. Sebuah penelitian terbaru bahkan menunjukkan bahwa rajin minum kopi juga dapat melindungi tubuh Anda dari munculnya beberapa jenis kanker seperti kanker payudara pasca menopause, kanker kulit, kanker hati, dan kanker prostat. Selain itu minum kopi juga dapat menurunkan risiko Anda untuk terkena penyakit diabetes sebab kafein akan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga pada gilirannya mampu membantu mengurangi peradangan yang menjadi penyebab diabetes.[] sumber: merdeka.com

Hindari Minum Kopi Jam 9 Pagi!

Hindari Minum Kopi Jam 9 Pagi!

Kopi merupakan jenis minuman yang paling populer untuk dikonsumsi pada pagi hari. Alasannya kopi mengandung kafein yang dapat membangkitkan semangat Anda. Sebab saat pagi hari terkadang Anda membutuhkan suntikan energi dari luar tubuh yang menghentak. Itulah sebabnya ada orang yang bahkan merasa tidak bisa ‘berfungsi’ jika mereka belum minum kopi di pagi hari.

Walaupun terlihat normal, namun ternyata sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk justru menyarankan agar Anda tidak minum kopi di pagi hari.

“Di pagi hari, sebenarnya tubuh Anda telah penuh dengan hormon kortisol alias hormon yang membuat Anda waspada dan terjaga. Jadi sebenarnya tubuh Anda telah menghasilkan ‘kafein’ alami dan membuat Anda tidak perlu menenggak kopi atau minuman apapun yang mengandung kafein,” terang penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic Medicine ini.

“Dengan mengonsumsi kafein yang sebenarnya tidak diperlukan, tubuh Anda akan membangun efek toleransi terhadap kafein. Hal ini berarti tubuh Anda akan semakin ‘kebal’ dengan kafein yang sebenarnya justru akan membahayakan tubuh.” | sumber : merdeka