Tag: idul adha

Begini Kondisi Pusat Pemerintahan Aceh Usai Idul Adha

Begini Kondisi Pusat Pemerintahan Aceh Usai Idul Adha

BANDA ACEH – Puluhan kendaraan tertata rapi di parkiran Kantor Setda Provinsi Aceh, Senin, 28 September 2015 sekitar pukul 10.47 WIB. Beberapa pegawai juga terlihat lalu lalang di area bangunan pusat pemerintahan Aceh ini.

Amatan portalsatu.com, sedikitnya ada lima hingga 10 orang pegawai di ruang Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T). Mereka sibuk berkutat dengan pekerjaannya masing-masing dan mengurusi dokumen-dokumen yang ada di meja kerja.suasana kantor gubernur1

Hal serupa juga terlihat di beberapa ruangan lainnya. Beberapa pegawai juga ada yang sedang bersalam-salaman. Para petugas keamanan atau dikenal dengan sebutan Satpam juga terlihat sigap memerhatikan tamu di lobi.

suasana kantor gubernur

Sementara di ruangan khusus P2K dan APBA terlihat juga terlihat pegawai sedang bekerja. Di ruang Biro Keistimewaan dan Kesra Setda Prov Aceh juga terlihat para pegawai memenuhi setiap kursi yang ada.

Hal ini jelas berbeda dengan kondisi di lantai tiga kantor Setda Prov Aceh. Di lantai ini beberapa ruangan kosong terlihat kosong, tetapi pada classroom terdapat empat orang yang mengenakan pakaian biasa.

suasana kantor gubernur2

Di ruangan Biro Humas Pemerintah Aceh terlihat beberapa pegawai berseragam dinas. Sementara di depan ruangan ini terdapat beberapa pegawai bersama lima karyawan praktek sedang ngobrol. Selain di ruang kerja, belasan pegawai juga memadati kantin Setda Provinsi Aceh.[] (bna)

Idul Adha Hari Kedua, Kota Lhokseumawe Masih Sepi

Idul Adha Hari Kedua, Kota Lhokseumawe Masih Sepi

LHOKSEUMAWE – Aktifitas di Kota Lhokseumawe masih terlihat sepi, Jumat 25 September 2015.

Amatan portalsatu.com siang tadi, terlihat sejumlah toko di kawasan pusat kota Lhokseumawe masih tutup. Sedangkan toko yang terbuka tampak begitu sepi.

Tak hanya para pedagang, ruas jalan protokol Kota Lhokseumawe juga terlihat sepi dari pengguna jalanng. Namun sebaliknya di taman riyadah Lhokseumawe, sejumlah anak-anak dan remaja meramaikan beberapa permainan yang digelar para pedagang kawasan tersebut.

Nasaruddin, pedagang mainan anak-anak kawasan Jalan Perniagaan, Kota Lhokseumawe  kepada portalsatu.com, menyebutkan hingga hari ini dirinya sangat sepi dari kunjungan para pembeli.

“Mungkin masyarakat masih pergi bertamu ke tempat sanak saudara. Maka belum sempat ke Kota untuk berbelanja,” katanya.

Tak hanya itu, Nasaruddin juga mengatakan, sepi minat anak-anak untuk membeli mainan, diduga juga dipengaruhi ekonomi orang tua mereka yang tidak stabil.

“Puncak keramaian di Kota Lhokseumawe diperkirakan lebaran ketiga. Di mana tahun ini jatuh Sabtu. Anak-anak masih dalam keadaan libur sekolah dan tidak menutup kemungkin membludak Minggu lusa menjelang masuk sekolah,” katanya. [] (mal)

Foto: Senjata mainan anak-anak. @Ist

Bupati Aceh Tengah: Qurban, Selain Berdimensi Religi, Juga Berdimensi Sosial

Bupati Aceh Tengah: Qurban, Selain Berdimensi Religi, Juga Berdimensi Sosial

TAKENGON – Ibadah Qurban menjadi ritual suci dihari raya Iedul Adha yang tidak hanya berdimensi religi, tapi juga berdimensi sosial

Begitu diungkapkan Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM (Pak Nas) ketika memberi sambutan sebelum Shalat Iedul Adha 1426 Hijriah, Kamis 24 September 2015.

“Dimensi religi sudah jelas bahwa ibadah Qurban hanya ditujukan kepada Allah Swt, sementara dimensi sosial memberi arti pentingnya saling membantu sesama,” ucapnya.

Ditambahkan, melalui dimensi religi, setiap ummat muslim menyadari kebesaran Allah sehingga taat dan ikhlas untuk berkurban. Sedangkan dimensi Sosial diharapkan semakin mempererat hubungan silaturrahmi dan kebersamaan ummat muslim.

“Suatu yang patut disyukuri bersama, setiap tahun kita menyaksikan jumlah masyarakat yang berqurban semakin bertambah. Alhamdulillah ini sebagai wujud peningkatan amal ibadah kepada allah swt, dan juga sebagai penanda bahwa ekonomi masyarakat kita relatif semakin membaik,” ujar Pak Nas.
Melalui semangat berqurban tahun ini, Pak Nas mengajak segenap komponen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian, turut serta berpartisipasi aktif, bahu membahu membangun Aceh Tengah yang menjadi lebih baik dalam segala bidang dan aspek kehidupan.

Shalat Ied di Musara Alun Takengon dipimpin Imam Tgk. Azhar Azis. Sementara yang betindak sebagai Khatib Syeikh Dato’ Abdurrahman Umar, pimpinan Majlis Zilni Futuhal Arifin Sumut-Sumbar. [] (mal)

Kodam Iskandar Muda Bagikan Daging Kurban untuk Fakir Miskin

Kodam Iskandar Muda Bagikan Daging Kurban untuk Fakir Miskin

BANDA ACEH– Kodam Iskandar Muda menyelanggarakan Sholat Idul Adha 1436 H bersama keluarga besar Kodam IM dan warga masyarakat di lapangan Tenis Indoor Jasdam IM  Neusu Jaya – Baiturahman, Kamis 24 September 2015.

Seusai melaksanakan Sholat Idul Adha, Kasdam IM Brigjen TNI L. Rudi Polandi mewakili Pangdam IM dan atas nama pimpinan Kodam mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1436 H mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit, PNS dan keluarga besar Kodam IM serta kepada Masyarakat Aceh.

Selain itu, Kasdam menyerahkan secara simbolis satu (1) ekor sapi kurban kepada Kabintaldam Letkol Caj Drs. Ahmad Husein, S. M.A. Panitia Qurban Kodam IM  yang telah menerima keseluruhan  hewan kurban sebanyak empat puluh sembilan ekor sapi dan seratus empat puluh ekor kambing di seluruh Aceh, nantinya daging Qurban ini dibagikan untuk masyarakat kurang mampu di setiap daerah.

Sementara di Banda Aceh, Kodam menyembelih 11 ekor sapi dan lima belas ekor kambing. Hewan-hewan ini merupakan qurban para Perwira dan prajurit di Jajaran Kodam IM  hasil Qurban ini akan disalurkan  kepada kaum duafa, fakir miskin, orang-orang yang kurang mampu dan yang berhak disekitar Makodam IM.

Selain membagikan hewan qurban, Kodam IM juga membuka puluhan warung makan secara gratis untuk warga. Tak hanya makanan, Polisi Militer Kodam IM bahkan juga menyediakan pijat refleksi gratis untuk setiap orang pemijat-pemijat di tenda, ini merupakan pemijat refleksi yang profesional seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya kodam iskandar muda untuk semakin dekat dengan masyarakat.

Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Brigjen Rudi Polandi,  Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal Agus Kriswanto berharap seluruh perwira dan prajurit serta generasi muda Aceh dapat mengambil hikmah dari kisah Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail.

Kasdam menerangkan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kodam im kepada masyarakat disekitarnya disamping itu untuk menumbuhkan tali silaturahmi dan persaudaraan tni dengan masyarakat.

Kasdam berharap, dengan adanya acara ini, semangat kebersamaan prajurit Kodam IM dengan masyarakat dapat terbentuk dan bisa diarahkan pada hal-hal positif.[]

Kota Takengon Dibersihkan Pasca Shalat Iedul Adha

Kota Takengon Dibersihkan Pasca Shalat Iedul Adha

BANDA ACEH – Usai pelaksanaan Shalat Iedul Adha, sejumlah titik di Kota Takengon langsung menjadi target pembersihan oleh petugas.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Aceh Tengah, Ir. Zikriadi, lokasi utama yang dibersihkan adalah titik-titik yang menjadi lokasi shalat Iedul Adha di seputaran kota Takengon.

“Fokus utama pembersihan adalah lokasi shalat Iedul Adha yang banyak menyisakan sampah berbahan kertas seperti koran dan beberapa plastik,” kata Zikriadi, ketika ditemui disela memantau beberapa petugas bekerja.

Zikriadi menambahkan, tidak hanya lokasi shalat yang dibersihkan oleh pihaknya, tapi juga jalan-jalan protokol dengan tujuan agar tidak terjadi penumpukkan sampah.

“Sampah di jalan juga dibersihkan supaya tidak terjadi penumpukkan, karena petugas diliburkan sehari di Iedul Adha,” ujarnya yang tampak hanya ditemani beberapa petugas.

Tindakan cepat membersihkan sampah dilingkungan kota, menurut Zikriadi sebagai upaya untuk menjaga agar Takengon tetap bersih, indah dan nyaman. [] (mal)

Ketua Banleg: Idul Adha Jadi Momen Membangun Aceh

Ketua Banleg: Idul Adha Jadi Momen Membangun Aceh

IDI RAYEUK – Ketua Banleg DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan momen Idul Adha harus menjadi spirit para pihak dalam membangun Aceh yang lebih baik lagi.

Hal ini diungkapkan Iskandar Usman Al-Farlaky kepada portalsatu.com, Kamis 24 September 2015.

“Berbicara Idul Adha itu, maka berbicara soal keikhlasan. Bagaimana ikhlasnya Nabi Ismail yang rela ketika hendak dikurbankan oleh ayahnya atas perintah Allah SWT,” kata Iskandar Usman.

Dalam konteks Aceh, katanya, semangat yang sama juga harus dimiliki para pihak dalam membangun Aceh, termasuk pemerintah pusat. “Pemerintah pusat harus ikhlas dalam membangun Aceh. Apa yang menjadi hak dan kewenangan Aceh harus diberikan,” kata mantan aktivis mahasiswa ini.

Katanya, demikian juga dengan para pihak lainnya di Aceh. “Para pihak harus bersama-sama dalam membangun Aceh. Mengkritis boleh, tapi kritikan yang membangun. Ini karena persoalan Aceh hari ini perlu perhatian semua pihak,” kata Iskandar Usman. [] (mal)

Ini Kegiatan Ketua Banleg DPR Aceh Selama Idul Adha

Ini Kegiatan Ketua Banleg DPR Aceh Selama Idul Adha

IDI RAYEUK – Ketua Badan Legislasi DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, memiliki kegiatan yang padat selama lebaran Idul Adha. Hal ini diungkapkannya kepada portalsatu.com.

“Selama Idul Adha, saya mengunjungi sejumlah warga di Dapil yang terkena musibah. Saya berlebaran di kampung halaman atau di Aceh Timur,” kata Iskandar Usman.

Selain itu, kata politisi Partai Aceh ini, ia juga mengunjungi sejumlah pesantren dan bertemu dengan para ulama yang berada di Aceh Timur. Kegiatan ini, katanya, selalu dilakukan saat berada di kampung halaman.

“Kita duduk dengan tokoh masyarakat dan ulama. Kita menjaring masukan yang nantinya akan saya sampaikan di DPR Aceh. Selain silaturahmi dalam rangka Idul Adha, ini juga bagian dari menjaring aspirasi di Dapil,” kata mantan aktivis mahasiswa ini.

Kata Iskandar, ia juga sempat melihat pembangunan rumah dhuafa yang dibangun dari dana aspirasi miliknya.

“Saya cek, apa sudah sesuai belum dengan harapan masyarakat. Pokoknya lumayan padat. Saya berharap keberadaan saya di DPR Aceh dapat memberi manfaat bagi masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Timur,” katanya. [] (mal)

Ini Tradisi Unik Umat Islam Dunia Rayakan Idul Adha

Ini Tradisi Unik Umat Islam Dunia Rayakan Idul Adha

IDUL Adha memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam. Di Aceh, perayaan Idul Adha juga disambut dengan istimewa. Namun dalam pelaksanaannya, perayaan Idul Adha tak semeriah lebaran Idul Fitri.

Beda dengan Aceh, perayaan Idul Adha di sejumlah negara justru lebih berkhitmad dibandingkan dengan Idul Fitri.

Dikutip dari getscoop.com, ada berbagai cara muslim di berbagai belahan dunia memperingati Idul Adha. Berikut ulasannya:

Tiongkok: Rayakan Idul Adha 4 Hari Penuh

Tiongkok memang bukan negara Islam. Namun, itu tidak berarti bahwa perayaan Idul Adha tidak semeriah di negara lain. Jika di Indonesia ramainya perayaan Idul Adha terjadi pada malam takbiran dan hari H, di Tiongkok justru berbeda. Ramainya perayaan itu berlangsung hingga 4 hari penuh. Umat muslim di sana berkumpul untuk melakukan bertadarus. Selama 4 hari ini, mereka bertukar bingkisan dan memasak untuk buka puasa arafah bersama-sama layaknya sebuah pesta kecil yang hangat.

Bangladesh: Mudik untuk Berkumpul dengan Keluarga

Di Bangladesh, tradisi mudik terjadi menjelang Idul Adha. Semua stasiun dan terminal dipenuhi oleh masyarakat yang ingin segera pulang ke kampung halamannya. Mereka rela berdesak-desakkan, bahkan sampai naik ke atas gerbong kereta. Menurut umat muslim di Bangladesh, Idul Adha. membawa banyak sekali kebahagiaan dan berkah. Tidak hanya itu, penyembelihan hewan kurban juga tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Dan hewan harus benar-benar sehat dan cukup umur.

Pakistan: Idul Adha Lebih Khidmat daripada Idul Fitri

Pakistan bisa dibilang sebagai salah satu negara Islam yang begitu menjunjung tinggi berbagai hari raya di dalam Islam. Pada hari Idul Adha, umat muslim di Pakistan menutup toko dan pemerintah meliburkan pegawainya selama 4 hari agar bisa menjalankan puasa Arafah dan merayakan Idul Adha dengan khidmat. Bisa dibilang bahwa perayaan Idul Adha di Pakistan jauh lebih syahdu daripada Idul Fitri. | sumber: getscoop.com

Foto: ilustrasi. @viva

Begini Cara Duta Wisata Kota Banda Aceh Rayakan Idul Adha

Begini Cara Duta Wisata Kota Banda Aceh Rayakan Idul Adha

NAMANYA Alvi Chairiah. Gadis cantik ini adalah Duta Wisata Kota Banda Aceh 2015. Alvi, demikian ia disapa, mengaku sangat senang bisa merayakan Idul Adha bersama orang yang dicintainya.

Alvi menjalani Idul Adha kali ini tampak kedua orang tuanya. Sang ibu sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Sedangkan sang ayah sudah meninggal dunia.

“Meskipun hanya merayakan hari kemenangan bersama kakak, abang ipar, keponakan, dan adik bungsu, Alvi tetap semangat dan senang dengan hari kemenangan ini,” katanya kepada portalsatu.com.

Sama seperti wanita lainnya, Alvi juga mengaku membuat hidangan kue lebaran seperti blackforest dan tiramisu.

“Lebaran pastinya sedih tapi harus ikhlas karena ibu sedang ibadah haji, tetapi Alvi tetap menjalaninya dengan sukacita dan ikhlas,” ujarnya lagi.

duta wisata 3

Alvi mengaku sedang mempersiapkan diri dalam mendukung calon-calon duta wisata Aceh 2015. Karena kesibukan tersebut, Alvi tidak memiliki banyak waktu membuat kue untuk lebaran. Alvi menjalani lebaran idul Adha di rumahnya di Jalan. Teungku Imum Lueng Bata, Panteriek, Kota Banda Aceh.

“Karena kesibukan prepare pemilihan duta wisata Aceh 2015, jadinya gak sempat bikin kue banyak-banyak, kalo kue kering ada yang beli dan dikasih saudaranya, untuk cake lebaran blackforest dan tiramisu buat sendiri,” kata Alvi Chairiah.

Dia menambahkan, lebaran kali ini lebih sederhana, biasanya Alvi menyediakan lontong dirumah tapi tidak kali ini.  “Bersih-bersih rumah H-1 lebaran juga menjadi agenda rutin bagi kami di rumah,” katanya. [] (mal)

Laporan Maisarah Kim

 

Putin Resmikan Masjid Agung Rusia di Idul Adha

Putin Resmikan Masjid Agung Rusia di Idul Adha

MOSKOW- Hari Raya Idul Adha tahun ini akan menjadi sejarah baru bagi umat muslim di Rusia. Rabu 23 September 2015 kemarin, Presiden Vladimir Putin meresmikan Masjid Agung Moskow atau Moskovskiy Soborniy Mecet di Moskow, Rusia.

Acara peresmian masjid terbesar di negeri itu disiarkan langsung televisi setempat. Hadir dalam peresmian itu, Presiden Turki Recep Erdogan dan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Dari Indonesia, hadir Duta Besar Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun.

Dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow disebutkan, lewat pidatonya, Presiden Putin mengucapkan selamat kepada seluruh umat muslim Rusia atas pembukaan masjid yang telah lama direkonstruksi.

Putin yakin, Masjid Agung itu akan menjadi pusat rohani dan sumber penyebarluasan ide-ide humaniter. “Setulusnya saya ucapkan selamat atas pembukaan Masjid Agung Moskow. Ini peristiwa penting bagi umat muslim Rusia,” kata Putin.

Putin mengaku bangga pemerintahnya bisa membangun kembali masjid tertua di Moskow dan akan menjadi masjid terbesar di Eropa. Selain modern, masjid ini bakal menjadi kebanggaan bangsa Rusia yang multi etnis dan multi religi. “Dimana Islam sesuai hukum Rusia, adalah salah satu agama tradisional.”

Berdiri dengan kubah setinggi 46 meter dan menara 72 meter, pada bagian tengah Masjid Agung Moskow terdapat kubah berlapis emas dengan bingkai ukiran ayat-ayat Al-Quran. Masjid dilengkapi tujuh lift, pendingin udara, dan fasilitas bagi penyandang cacat.

Setelah direstorasi, masjid yang didirikan pada 1904 dan direstorasi mulai 2005 ini, kini memiliki luas 19 ribu meter persegi dan dapat menampung 10 ribu jemaah. Biaya renovasi masjid Agung Moskow sekitar US$ 170 juta atau sekitar Rp 2,43 triliun.

Dana sebesar itu sebagian besar dibiayai oleh donator anggota Dewan Federasi Rusia dari Republik Dagestan, Suleyman Kerimov, yang menyumbang lebih dari US$ 100 juta atau sekira Rp 1,43 triliun. Kerimov dikenal juga sebagai politikus dan pengusaha.

Turki memberikan bantuan berupa mimbar dan mihrab. Palestina, terutama dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberikan sumbangan US$ 25 ribu atas nama anak-anak Palestina, dan juga sumbangan dari umat dari berbagai agama.[] sumber: tempo.co