Tag: hut tni

Mobil Hias Meriahkan HUT ke 70 TNI di Pidie

Mobil Hias Meriahkan HUT ke 70 TNI di Pidie

SIGLI – Peringatan hari jadi ke 70 Tentara Nasional Indonesia (TNI)  di Kabupaten Pidie, dimeriahkan dengan pawai becak dan mobil hias dari seluruh kecamatan dalam Kabupaten Pidie, Senin 5 Oktober 2015.

Setelah upacara digelar di lapangan Alun-alun Kota Sigli yang dipimpin Wakil Bupati Pidie, M Iriawan, SE. Sementara Komandan Sub Denpom Kodim 0102 Pidie Lettu CPM Markasan bertindak sebagai komandan upacara. Kegiatan ini dilaksanakan tepat pukul 9.00 WIB dan dilanjutkan dengan aneka kegiatan lainnya. Di antaranya pawai pasukan dan mobil hias yang mengelilingi kota.

Konvoi mobil hias sangat menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan, karena mobil dan becak dihiasi dengan barang-barang hasil pertanian dan perkebunan, seperti padi, palawija dan pisang serta sejumlah komoditi hasil daerah lainnya.

Saat mengelilingi ruas jalan lintas Banda Aceh- Medan, sejumlah warga dan pengguna jalan langsung menghentikan kendaraannya dan menyaksikan iring-iringan puluhan becak dan mobil hias yang semua muatanya berisikan bahan pengolah pertanian dan barang hasil pertanian perkebunan.

“Menarik juga kita lihat mobil dihiasi dengan hasil bumi daerah kita sendiri,” kata Rajudin, salah seorang warga yang menyaksikan acara.

Wakil Bupati Pidie, M. Iriawan dalam amanatnya juga menyinggung masalah tugas TNI sekarang ini selain menjaga perdamaian dan keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga membantu masyarakat salah satunya menyangkut program pertanian.

“Jadi dengan semangat hari ulang tahun ke 70 ini, TNI terus melakukan terobosan pembinaan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dengan cara membantu program pemerintah daerah,” kata Iriawan.

Upacara diikuti sekitar 300 peserta mulai dari TNI- Polri serta OKP, Pramuka dan unsur pemerintahan lainnya. Juga hadir Ketua DPRK Pidie, Muhammad AR, Dandim 0102 Pidie, Letkol Inf Usik Samwa P, Kapolres Pidie AKBP Muhajir dan Kajari Sigli Rahmad Vidianto.[](mal)

Foto: Mobil yang dihiasi dengan komoditi pertanian meriahkan HUT TNI 70 di Pidie.@Ist

Drama Kolosal “Jenderal Sudirman” di Aceh Tengah dan Lhokseumawe

Drama Kolosal “Jenderal Sudirman” di Aceh Tengah dan Lhokseumawe

TAKENGON – Pertunjukan drama kolosal “Komando di Atas Tandu” ditampilkan Sanggar Titah SMAN 8 Unggul, meriahkan HUT ke-70 TNI di Lapangan Makodim 0106 Aceh Tengah, Senin, 5 Oktober 2015. Drama kolosal “Jenderal Sudirman” itu juga menyemarakkan HUT TNI di Lhokseumawe.

Pantauan portalsatu.com di Aceh Tengah, drama itu menceritakan kisah Panglima Besar Jenderal Sudirman melawan penjajah Belanda dalam kondisi apapun. Dikisahkan, suatu hari saat sang jenderal tengah berbaring dalam kondisi lemah di kediamannya Jalan Bintara Timur 8 Yogyakarta, tiba-tiba penjajah Belanda membombardir kawasan itu.

Jenderal Sudirman bersama pasukannya langsung melawan dengan membalas tembakan sembari menghindar ke gunung Wilis di pedalaman Yogyakarta. Pertempuran dengan pasukan penjajah pun terus terjadi.

Belanda akhirnya memilih mundur dan mengajak berunding dengan Pemerintah RI yang dikenal dengan “Perundingan Roem-Royen”. Akan tetapi, Jenderal Sudirman yang dalam kondisi sakit-sakitan memilih bergerilya di hutan guna mempertahankan keutuhan negara.

Akhirnya Sri Sultan Hemengkubuwono IX meminta Kolonel Gatot Subroto menulis surat kepada Jenderal Sudirman agar bersedia kembali ke ibukota dan menyatakan Belanda tidak akan mengingkari hasil perundingan itu.

Berdasarkan surat tersebut, Jenderal Sudriman dan pengikutnya turun gunung ke Ibukota Yogyakarta. Disana, jenderal dan pasukannya telah ditunggu ribuan masyarakat dengan teriakan “merdeka”.

Beberapa hari kemudian, kondisi kesehatan Sudirman semakin memburuk dan akhirnya sang jenderal meninggal dunia.

Sementara itu, puluhan remaja dari Komunitas Sastra Lhokseumawe dibantu para pelajar lainnya menampilkan drama kolosal “Jenderal Sudirman” di Lapangan Sudirman, Lhokseumawe. Penampilan para remaja itu berhasil memukau pengunjung usai upacara HUT TNI.

Yanti, 35 tahun, salah seorang pengunjung asal Lhokseumawe merasa terharu menyaksikan teater atau pertunjukan drama kolosal “Jenderal Sudirman” itu. “Pertunjukan itu seakan membawa kita kembali ke masa saat merebut kemerdekaan puluhan tahun silam,” katanya.[] Laporan Datuk Haris Molana

Foto: Pertunjukan drama kolosal “Jenderal Sudirman” di Lapangan Makodim Aceh Tengah. @Nusi/portalsatu.com

Tarian Bambu Runcing Meriahkan HUT TNI di Lhokseumawe

Tarian Bambu Runcing Meriahkan HUT TNI di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Jajaran Korem-011/Lilawangsa menampilkan sejumlah atraksi memeriahkan HUT ke-70 TNI di Lapangan Sudirman, Lhokseumawe, Senin, 5 Oktober 2015. Atraksi itu menyedot perhatian ratusan warga.

Amatan portalsatu.com, upacara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Wali Kota Lhokseumawe, M. Nazaruddin. Selesai upacara, tampil drum band, senam senjata, tarian bambu runcing, teater kolosal, hingga defile prajurit serta alutsista.

Penampilan tarian bambu runcing dan senam senjata mendapat sambutan meriah dari penonton. Teater kolosal “Jenderal Sudirman” juga memukau pengunjung. Ini seperi diakui Razi, salah seorang warga. “Atraksi yang ditampilkan sangat menarik,” katanya.

Kegiatan HUT TNI ini dihadiri Wakil Bupati Aceh Utara Muhammad Jamil, Ketua DPRK Lhokseumawe M.Yasir, Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Dedy Agus Purwanto, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Nasruddin, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf.  Eka Oktavian Wahyu Cahyono, Dansatradar 231 Lhokseumawe Letkol Imam Taufik, dan kalangan lainnya.[] (*sar)

Foto: Tarian bambu runcing meriahkan HUT TNI di Lapangan Sudirman Lhokseumawe. @Datuk Haris Molana/portalsatu.com

Foto: Mualem Saksikan Pameran Alutsista TNI

Foto: Mualem Saksikan Pameran Alutsista TNI

BANTEN – Tentara Nasional Indonesia memamerkan alat utama sistem persenjataan atau alutsista di perayaan hari ulang tahun ke-70 TNI di Banten, Senin, 5 Oktober 2015. TNI juga melakukan defile pasukan yang disaksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara tersebut. Turut hadir dalam peringatan HUT ke-70 TNI, Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau kerap disapa Mualem.[]

Suasana sebelum HUT TNI Dimulai 3
@Adi Gondrong
alutsistaTNI1
@Adi Gondrong
alutsistaTNI2
@Adi Gondrong
alutsistaTNI3
@Adi Gondrong
alutsistaTNI4
@Adi Gondrong
[Foto]: Kemeriahan HUT TNI yang Dihadiri Wagub Mualem

[Foto]: Kemeriahan HUT TNI yang Dihadiri Wagub Mualem

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara HUT TNI di Cilegon, Banten, Jawa Barat, Senin (5/10/2015).

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan TNI harus terus bersama rakyat, karena dengan bersama rakyat TNI menjadi kuat, hebat dan profesional.

“TNI dilahirkan dari rahim rakyat, hubungan TNI dan rakyat seperti ikan dan air,” kata Jokowi.

Jokowi juga berharap TNI ke depan semakin disegani bangsa-bangsa lain di dunia. TNI juga harus memiliki daya jual, semangat, mandiri dan kepribadian. Hal ini menurutnya penting agar TNI mampu menjaga sumber daya alam di laut, menjaga pilar-pilar perbatasan, dan pulau-pulau terdepan Indonesia.

“Sebagai bangsa yang maju kita bangga memiliki tentara nasional Indonesia,” katanya. Kegiatan ini juga turut dihadiri Wagub Aceh Muzakir Manaf.

Berikut foto-foto yang diabadikan fotografer portalsatu.com selama upacara HUT TNI berlangsung:

jokowi hut tni 1
jokowi hut tni 2
jokowi hut tni 3
jokowi hut tni 4
jokowi hut tni 5
jokowi hut tni 6
jokowi hut tni 7
[Foto]: Suasana Sebelum HUT TNI Dimulai

[Foto]: Suasana Sebelum HUT TNI Dimulai

WAKIL Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menghadiri pelaksanaan HUT ke 70 TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Senin 5 Oktober 2015.

Di lokasi, ia duduk berdekatan dengan Rektor Universitas Syiah Kuala Profesor Samsul Rizal.

Mualem juga sempat berbicara dengan beberapa petinggi TNI sebelum upacara dimulai.

Berikut foto-foto yang diabadikan portalsatu.com sebelum acara dimulai:

Suasana sebelum HUT TNI Dimulai 1

Suasana sebelum HUT TNI Dimulai 2

Suasana sebelum HUT TNI Dimulai 3

Suasana sebelum HUT TNI Dimulai 5

 

 

 

Ini yang Berbeda dari HUT Ke-70 TNI

Ini yang Berbeda dari HUT Ke-70 TNI

JAKARTA — Perayaan HUT Ke-70 TNI di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, pada Senin (5/10/2015), berbeda dibandingkan dengan perayaan-perayaan tahun sebelumnya.

Masyarakat diberikan keleluasaan pada puncak perayaan. Menurut pantauan Kompas.com, panitia HUT TNI menyediakan tempat bagi warga yang hadir untuk duduk di panggung utama. Di sana, mereka tampak duduk berbaur dengan perwira menengah dan tinggi TNI serta tamu undangan. Dengan itu pula, mereka tak perlu berpanas-panasan. Meski demikian, ada yang tetap duduk di area yang disediakan, yakni di sebelah kiri dan kanan panggung utama.

Sementara itu, banyak perwira menengah dan tinggi TNI yang tidak kebagian tempat di panggung utama lantas diarahkan oleh panitia untuk mengambil posisi di bawah panggung utama dan sekitarnya. Bahkan, ada yang berdiri di bibir dermaga. Berada di luar area panggung utama tentunya harus rela berpanas-panasan daripada berada di panggung yang tertutup atap.

Ide Panglima TNI

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Tatang Sulaiman mengatakan, hal itu merupakan ide dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Kemarin, Panglima TNI memberikan arahan kepada kami untuk merealisasikan tema HUT TNI secara konkret bahwa kebersamaan dengan rakyat itu yang bagaimana. Ya inilah hasilnya,” ujar Tatang saat berbincang dengan Kompas.com, Sabtu pagi.

Tema peringatan HUT Ke-70 TNI tahun ini adalah “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.

Ada beberapa perubahan dalam perayaan HUT TNI 2015 yang diminta langsung oleh Panglima. Pertama, harus ada perwakilan masyarakat saat parade alat utama sistem persenjataan. Kedua, harus ada perwakilan masyarakat di kapal perang dan sebagainya.[] Sumber: kompas.com

Foto: Presiden Jokowi periksa pasukan upacara HUT ke-70 TNI di Banten. @Adi Gondrong/portalsatu

[Foto]: Mualem Hadiri HUT TNI di Banten

[Foto]: Mualem Hadiri HUT TNI di Banten

JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menghadiri pelaksanaan HUT ke 70 TNI di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Senin 5 Oktober 2015.

Di lokasi, ia duduk berdekatan dengan Rektor Universitas Syiah Kuala Profesor Samsul Rizal.

Berikut foto-foto yang diabadikan portalsatu.com selama acara berlangsung:

HUT TNI 1

hut tni 2

hut tni 3

hut tni 4

hut tni 5

HUT TNI di Aceh Tengah Meriah

HUT TNI di Aceh Tengah Meriah

TAKENGON – Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Arm. Fery Ismail bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-70 TNI  di lapangan Makodim setempat, Senin, 5 Oktober 2015.

Peringatan HUT TNI berlangsung meriah. Upacara diikuti jajaran TNI, Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Pramuka dan jajaran SKPK Aceh Tengah.

Presiden Joko Widodo dalam amanatannya dibacakan inspektur upacara, melarang keras bagi TNI untuk berbisnis dan terjun sebagai aktor politik. Larangan itu berlandas pada profesi TNI telah persenjatai dan harus menjalankan tugas pokok untuk menjaga keutuhan negara.

Jokowi juga menyampaikan apresiasi terhadap tugas TNI yang setia menjaga keutuhan dan keamanan negara. Selain itu, Jokowi mengapresiasi tugas TNI  turut membantu memadamkan kebakaran hutan di wilayah Provinsi Riau yang telah meresahkan negara dengan asap yang ditimbulkan.

Presiden menegaskan bahwa jati diri TNI sebagai tenaga merakyat. Oleh karenanya, TNI diminta melindungi dan menjaga ketertiban masyarakat. TNI  juga diminta jangan menyakiti hati rakyat dan dilarang menjauhi rakyat.

“Hubungan TNI dan rakyat bagaikan ikan dan air yang tidak boleh dipisahkan” kata Jokowi sebagaimana dibacakan inspektur upacara HUT TNI di Aceh Tengah.

TNI juga diminta harus mampu menjaga wilayah perbatasan dan pulau terdepan serta hasil laut yang kerap dicuri oleh negara luar.

Upacara HUT TNI berakhir dengan pawai anggota serta juga diikuti organisasi becak di Aceh Tengah.[]