Tag: hut banda aceh

Festival Kota Hijau HUT Banda Aceh ke-810 Telah Dibuka

Festival Kota Hijau HUT Banda Aceh ke-810 Telah Dibuka

BANDA ACEH – Festival Kota Hijau yang diselenggarakan oleh Ceudah Organizer resmi dibuka siang tadi oleh Wali Kota Banda Aceh yang diwakilkan oleh Asisten Dua Bagian Administrasi dan Pembangungan, Ir. Gusmeri MT, di Taman Putroe Phang Banda Aceh, Jumat, 8 Mei 2015.

Dalam sambutannya Gusmeri mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud partisipasi dari berbagai komunitas pecinta lingkungan, untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani yang peduli pada lingkungan.

“Ini merupakan tolak ukur dan pedoman Banda Aceh dikatakan sebagai Model Kota Madani,” katanya.

Ia melanjutkan, cara ini merupakan praktek nyata dari memanfaatkan sumber energi dan sumber daya yang ada. Festival ini juga dibuat dalam rangka ulang tahun ke-810 kota Banda Aceh.

Acara yang bertema “Action to Green City” ini merupakan semangat membangun Banda Aceh untuk  mewujudkan lingkungan kota yang hijau. Di samping itu juga sebagai promosi kota ramah lingkungan dan peran aktif pemuda dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Banda Aceh, Rahmat Alam, mengatakan festival ini merupakan implementasi penghijauan kota Banda Aceh, dengan menghadirkan para pemerhati lingkungan.”Mereka adalah anggota yang terbentuk dalam Komunitas Hijau demi terwujudnya kota hijau di Banda Aceh sebagai panutan kota ideal,” katanya. Acara tadi juga diawali oleh penampilan dari Sanggar Seni Seulaweut. Festival ini dibuat selama tiga hari hingga Minggu, 10 Mei 2015. Festival Kota Hijau ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan di antaranya lomba mewarnai dan lomba fashion show dari bahan daur ulang. Selain itu juga diramaikan dengan banyaknya stan kreatif dari berbagai komunitas di Banda Aceh.[] (ihn)

Mari Ramaikan Festival Kota Hijau HUT 810 Banda Aceh

Mari Ramaikan Festival Kota Hijau HUT 810 Banda Aceh

BANDA ACEH – Memeriahkan HUT Banda Aceh yang ke-810 tahun, Dinas Pekerjaan Umum Banda Aceh akan menggelar Festival Kota Hijau pada 8-10 Mei 2015 mendatang.
Festival yang ditujukan untuk masyarakat, muda-mudi dan komunitas hijau itu mengusung tema “Action to Green City” dan dibuat di Taman Putroe Phang, Banda Aceh.
Untuk menyukseskan kegiatan ini, dinas PU menggandeng Forum Komunitas Hijau dan Ceudah Organizer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banda Aceh, Samsul Bahri, berharap melalui kegiatan festival kota hijau ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya peran mereka dalam mejagan ruang hijau dan merawat lingkungan.
“Rasa peduli lingkungan menumbuhkan semangat untuk saling menjaga dan beraksi untuk Kota Banda Aceh yang layak huni. Kepadatan penduduk Kota Banda Aceh yang terus meningkat setiap tahunnya juga harus diimbangi dengan ketersedian ruang terbuka hijau untuk publik, pemerintah kota sudah menyediakan fasilitasnya, sekarang peran kita semua dalam merawat dan menjaganya” kata Samsul, kepada portalsatu.com melalui siaran pers yang dikirim Humas Pemko Banda Aceh hari ini, Minggu, 3 Mei 2015.
Lewat Forum Komunitas Hijau Banda Aceh yang menjadi motor penggerak utama kegiatan ini katanya, festival ini bisa menjadi aksi setiap elemen masyarakat terhadap ruang hijau kota.  Momen ini juga diharapkan mempersatukan seluruh komunitas-komunitas serta LSM yang peduli tentang penghijauan dan lingkungan.
“Aksi satu pihak tentu sangat berarti, namun bayangkan jika semua elemen ini disatukan dan bergerak untuk Kota Banda Aceh yang lebih baik, dan tentu layak dikunjungi sebagai salah satu tujuan wisata,” katanya.
Mushawwir dari Ceudah organizer berharap kegiatan ini betul-betul bisa memberi aksi kepedulian semua pihak tentang pentingnya menjadikan Banda Aceh sebagai Kota Hijau yang nyaman dan layak dikunjungi.
“Pemerintah Kota Banda Aceh sudah mau untuk mensponsori kegiatan ini dan sekarang giliran kita generasi muda dalam berpartisipasi dalam festival ini,” kata Mushawwir.
Mushawwir menambahkan, bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain pameran akan diikuti oleh komunitas-komunitas hijau yang ada di Kota Banda Aceh.
Selain itu juga ada beberapa kompetisi seperti aksi mewarnai, lomba menggambar untuk SD/Min sederajat, lomba mading dan lomba fashion show daur ulang tingkat SMA/MA/SMK se-Kota Banda Aceh, serta photography competition bertemakan hijau Banda Aceh.
Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian khas daerah oleh Sanggar Seni Seulaweut (S3), penampilan kreasi band oleh The Prak Band komunitas, dan Innoncent.[] (ihn)

Lomba Zikir Meriahkan Hari Jadi Banda Aceh

BANDA ACEH – Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh menggelar lomba zikir di Masjid Taqwa, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman dalam rangka memeriahkan hari jadi ibukota ke 810, Jumat, 24 April 2015. Lomba zikir yang diikuti oleh perwakilan sembilan kecamatan di Banda Aceh ini akan berlangsung hingga Minggu, 26 April 2015 besok.

Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE yang pada acara pembukaan malam tadi diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Bahromsyah, SSos, MM, mengapresiasi kegiatan yang digelar MAA ini.

“Tentu saja Pemerintah Kota Banda Aceh sangat mendukung terhadap berbagai upaya yang dilakukan dalam menghidupkan syiar Islam di gampong-gampong,” ujar Illiza dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bahromsyah.

Tahun ini, kata dia, Pemko Banda Aceh terus berupaya meningkatkan pemahaman tentang adat dan istiadat Aceh yang islami lewat pendidikan, baik yang bersifat formal maupun non formal. “Tidak hanya bagi anak-anak di usia sekolah, namun juga kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan syariat Islam yang menjadi ‘Jenderal Pembangunan’ Banda Aceh saat ini harus menjadi upaya berkelanjutan yang dilakukan bersama. “Keberhasilan menjadikan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani akan menjadi catatan penting sejarah perjalanan kota tua bersejarah ini,” katanya.

Di akhir sambutannya, wali kota mengharapkan kepada para peserta perlombaan untuk dapat memberikan penampilan yang terbaik. “Bukan kemenangan yang menjadi tujuan utama dari perlombaan ini, akan tetapi menggemanya syiar Islam di kota ini yang selalu kita harapkan,” ujarnya.[](bna)

IKAMBA: Banda Aceh Harus Jadi Rumah yang Nyaman Untuk Warga

IKAMBA: Banda Aceh Harus Jadi Rumah yang Nyaman Untuk Warga

BANDA ACEH – Banda Aceh diharapkan dapat menjadi tuan rumah yang nyaman untuk warga kota juga para perantau dari luar Banda Aceh. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (IKAMBA), Akmal Farraz, menyikapi 810 tahun usia ibukota provinsi Aceh tersebut kepada portalsatu.com, Rabu, 22 April 2015.

“Saya mengharapkan agar Banda Aceh bisa menjadi rumah yang memiliki keramahan, kecerdasan ilmu dan agama,” kata Akmal.

Ia berharap Banda Aceh bisa menjadi contoh kota teladan buat semua pihak. Ia juga meminta pejabat di ibukota Aceh ini agar bekerja maksimal untuk masyarakat dari segala segi, baik pelayanan seperti kesehatan, perekonomian, dan lainnya.

“Pada dasarnya pemerintah kota harus bisa menjadi pelayan yang baik terhadap warga kotanya,” ujar Akmal.

Akmal mengharapkan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan lapangan kerja dan pembangunan di Kota Banda Aceh.

“Saling bekerja sama adalah hal yang terbaik dalam membangun kota ini, selamat milad kotaku, kota Banda Aceh,” ujar Ketua Umum Ikamba tersebut.[](bna)

Ketua DPRK Banda Aceh: Jangan Sampai Masyarakat Tidak Menikmati Air Bersih

Ketua DPRK Banda Aceh: Jangan Sampai Masyarakat Tidak Menikmati Air Bersih

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengharapkan permasalahan pelayanan publik dapat segera ditangani dan diselesaikan oleh eksekutif. Hal ini demi terciptanya kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

“Permasalahan klasik yang terjadi hari ini adalah persoalan air bersih, di umur yang sudah tidak muda lagi jangan sampai ada masyarakat kota yang masih tidak dapat menikmati air bersih,”  kata Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadhilah, kepada portalsatu.com di sela-sela peringatan HUT Kota Banda Aceh, Rabu, 22 April 2015.

Ia mengatakan pemerintah juga harus memerhatikan program peningkatan ekonomi masyarakat. Pasalnya, kata Arif, kota Banda Aceh termasuk daerah yang pertumbuhan ekonominya cukup signifikan dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Aceh.

“Selain pertumbuhan ekonomi yang sudah membaik, saat ini Banda Aceh juga masih banyak memiliki permasalahan kota yang harus segera ditangani karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan ke depan,” ujarnya.[](bna)

Illiza: Syariat Islam Dasar Pembentukan Masyarakat Madani

Illiza: Syariat Islam Dasar Pembentukan Masyarakat Madani

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, mengatakan penerapan syariat Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Menurutnya syariat Islam adalah sesuatu yang harus diperjuangan secara bersama-sama. Pasalnya, kata Illiza, syariat Islam merupakan dasar pembentukan masyarakat yang madani.

“Dakwah Jumatan yang kami laksanakan setiap bulannya dengan mendatangkan berbagai da’i dan da’iah dari berbagai daerah dapat memberikan siraman rohani bagi warga kota,” kata Illiza.

Illiza mengatakan penengakkan syariat Islam saat ini dihadapkan dengan musuh yang tidak terlihat. Beberapa di antaranya adalah tayangan televsi, internet, dan pergaulan bebas yang menawarkan sesuatu yang lebih menarik tapi tidak diketahui dampak buruknya.

“Maka oleh karena itu sudah selayaknya semua pihak memberikan teladan kepada masyarakat untuk melindungi masyarakat dari kehancuran yang datang lewat dekadensi moral,” ujarnya.[](bna)

DPRK Banda Aceh Minta Eksekutif Meningkatkan Perekonomian Rakyat

DPRK Banda Aceh Minta Eksekutif Meningkatkan Perekonomian Rakyat

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) berharap momen hari jadi Kota Banda Aceh yang ke 810 tahun dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari segi pelayanan umum.

“Jangan ada lagi program-program uji coba atau belajar, dan jangan sampai ada pengelolaan fasilitas umum yang diberikan secara tidak profesional,” ujar Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadhilah, Selasa, 21 April 2015.

Politisi Partai Demokrat tersebut meminta Wali Kota Banda Aceh dan jajarannya dapat membuat suatu program peningkatan perekonomian masyarakat. “Agar masyarakat kota Banda Aceh terlepas dari kemiskinan,” katanya.[](bna)

DPRK Gelar Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi Banda Aceh

DPRK Gelar Paripurna Istimewa Peringati Hari Jadi Banda Aceh

BANDA ACEH – DPRK menggelar rapat paripurna istimewa di gedung utama untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Banda Aceh, Rabu, 22 April 2015.

“Jadikan HUT yang ke 810 ini sebagai momen terbaik bagi kemajuan Kota Banda Aceh,” kata Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah.

Turut hadir dalam paripurna tersebut, Anggota DPD RI asal Aceh, Ghazali Abbas Adan, Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, dan seluruh anggota DPRK Banda Aceh.

Sebelumnya, Arif Fadillah turut mengucapkan belasungkawa terhadap musibah kebakaran Bank Aceh yang menelan korban jiwa.

Sementara itu Wali Kota Illiza Saaduddin Djamal mengatakan akan terus berupaya memperkenalkan Kota Banda Aceh menuju kota madani.

“Dalam kurun waktu empat tahun sejak model madani diwacanakan, Banda Aceh terus meningkatkan pelayanan publik,” ujar Illiza.

Illiza berharap dapat memberikan hal terbaik kepada warga kota dengan prestasi yang didapat oleh Pemko selama ini. Pemko, kata Illiza, juga terus berupaya meningkatkan segi pariwisata Islami agar bisa go internasional.[](bna)

Peringati Hari Jadi, Banda Aceh Gelar Madani Award

Peringati Hari Jadi, Banda Aceh Gelar Madani Award

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Madani Award 2015 menyambut hari jadinya ke 810 pada 22 April 2015 mendatang. Award ini akan diberikan kepada warga dan tokoh masyarakat Banda Aceh yang berperan dalam pembangunan.

”Saat ini kita sudah mulai melihat siapa saja yang dinilai pantas dan kita harap ini bisa memotivasi pihak lainnya,” kata Kabag Humas Setdakota Banda Aceh, Drs Marwan, kepada portalsatu.com, Selasa, 21 April 2015.

Selain itu, dalam rangka HUT kota Banda Aceh yang ke 810 pihaknya juga menggelar puluhan agenda lainnya dalam lima hari ke depan sejak 22 hingga 26 April 2015.[](bna)