Tag: expo ternak

Aceh Besar Juara Umum Expo Ternak di Takengon

Aceh Besar Juara Umum Expo Ternak di Takengon

TAKENGON – Aceh Besar berhasil menjadi juara umum dalam Expo Ternak ke 6 tingkat Aceh yang berlangsung di Takengon, Minggu, 23 Agustus 2015. Sebelumnya kabupaten pimpinan Mukhlis A Basyah tersebut juga berhasil merebut predikat yang sama saat menjadi tuan rumah penyelenggara expo pada tahun lalu.

Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah turut mengunjungi puncak acara expo ternak serta menyerahkan piala juara umum kepada kontingen Kabupaten Aceh Besar. Zaini memberi semangat kepada para peternak dengan ucapan selamat dan harapan yang muncul dari digelarnya expo ternak.

“Semoga event ini mampu memberi daya dorong agar kita lebih bersemangat meningkatkan inovasi dalam pengembangan populasi ternak di Aceh,” katanya.

Event yang dilaksanakan di area Lapangan H. Muhammad Hasan Gayo Blang Bebangka tersebut turut dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah Ir. H. Nasaruddin MM, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ir. Ali Rahman, M.Si, Ketua DPRA yang diwakili oleh Adam Mukhlis, beberapa pejabat SKPA, dan pimpinan daerah setempat.

Expo ternak tahun depan sudah ditentukan akan berlangsung di Kota Banda Aceh bertepatan dengan pelaksanaan agenda Pekan Nasional Kontan Tani Nelayan Andalan XVII (Penas KTNA ke-17).

Usai melihat beberapa ternak yang menjadi juara pada Expo Ternak tahun ini, Gubernur mengikuti acara berikutnya dengan menutup kegiatan pacuan kuda tradisional Gayo di lokasi yang sama.[](bna)

Nasaruddin: Expo Ternak untuk Bangkitkan Sektor Peternakan

Nasaruddin: Expo Ternak untuk Bangkitkan Sektor Peternakan

TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM menilai Expo Ternak sangat penting dan tepat terutama untuk membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat yang bergerak di sektor peternakan.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin menyikapi masih besarnya ketergantungan nasional terhadap kebutuhan daging yang selama ini didatangkan atau diimpor dari luar negeri, khususnya Australia dan Selandia Baru.

“Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa secara nasional dari beberapa tahun lalu sudah mencanangkan Swasembada Daging,” ujar Nasaruddin, di sela pembukaan expo Ternak ke-6 Provinsi Aceh di Aceh Tengah, Jumat, 21 Agustus 2015, sebagaimana dikutip dalam siaran pers Humas Pemkab Aceh Tengah.

Namun, hingga tahun 2015 Indonesia belum bisa mencapai tingkat swasembada, kebutuhan daging masih diimpor dalam jumlah yang besar. Itu sebabnya, menurut Nasaruddin, melalui Expo Ternak seluruh pemangku kepentingan di sektor peternakan dapat bertemu, tidak hanya bersaing siapa yang terbaik, tapi juga saling bertukar informasi.

“Jika seluruh masyarakat khususnya di sektor peternakan memahami kondisi rill kebutuhan ternak, kemudian mengerti cara menangani dan mengelola ternak yang baik dan produktif, ini menjadi nilai tambah untuk mendukung swasembada daging,” kata Nasaruddin.

Expo ternak Aceh di Takengon berlangsung hingga 23 Agustus 2015, dan direncanakan ditutup oleh Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah.[]

Expo Ternak Aceh Perebutkan Total Hadiah Rp 400 Juta

Expo Ternak Aceh Perebutkan Total Hadiah Rp 400 Juta

TAKENGON – Expo Ternak ke 6 tingkat provinsi Aceh akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 400 juta. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh Tengah, drh. Rahmandi, di sela-sela pembukaan expo, Jumat, 21 Agustus 2015.

Menurut Rahmandi, dari total hadiah tersebut akan dibagi kepada enam kategori cabang yang diperebutkan oleh 162 ekor ternak. Ratusan ternak tersebut terdiri dari sapi Aceh 23 ekor jantan dan betina, kerbau 22 ekor, sapi Bali hasil IB 29 ekor, sapi limousin 24 ekor, simental 24 ekor, brahman 21 ekor, kuda Gayo 6 ekor, sapi kelas bebas Aceh 2 ekor, dan kelas bebas hasil IB 7 ekor.

“Expo ternak ada 6 kategori yang dipertandingkan dengan 48 pemenang untuk memperbutkan total hadiah Rp 400 juta,” katanya.

Selain itu, Rahmandi menuturkan, pihaknya juga mendapat bantuan atau dukungan dari Bank Aceh berupa dana sebesar Rp 6 juta, Bank Syariah Mandiri sebesar Rp 2 juta dan Koperasi Kopi Babrurrayan.[](bna)

Ini Detail Ternak Peserta Expo di Takengon

Ini Detail Ternak Peserta Expo di Takengon

TAKENGON – Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh Tengah, Drh. Rahmandi mengatakan kegiatan expo ternak ke-6 tingkat Provinsi Aceh diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota. Jumlah ternak yang terdaftar dalam expo tersebut mencapai 162 ekor.

Lebih detail, Rahmandi merinci dari 162 ekor ternak tersebut terdiri dari sapi Aceh 23 ekor jantan dan betina, kerbau 22 ekor, sapi Bali hasil IB 29 ekor, sapi limousin 24 ekor, simental 24 ekor, brahman 21 ekor, kuda Gayo 6 ekor, sapi kelas bebas Aceh 2 ekor, dan kelas bebas hasil IB 7 ekor.

“Semua ternak akan dinilai oleh dewan juri dan akan ditetapkan sebagai pemenang pada acara puncak 23 Agustus 2015 nanti, yang rencananya juga akan dihadiri oleh Gubernur,” kata Rahmandi di sela-sela pembukaan expo, Jumat, 21 Agustus 2015.

Sebelumnya, kuda Gayo juga masuk untuk pertama kali dalam event akbar sektor peternakan bertajuk Expo Ternak Aceh ke-6, yang digelar di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Masuknya kuda Gayo dalam penilaian menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh, drh. Rahmandi didasari oleh perkembangan populasi ternak kuda Gayo yang tersebar di empat kabupaten, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

“Kuda Gayo sudah ditetapkan sebagai sumber genetik ternak lokal berdasarkan keputusan Menteri Pertanian,” kata Rahmandi di sela-sela pembukaan expo, Jumat, 21 Agustus 2015.

Menurut Rahmandi kuda Gayo kali ini hanya masuk dalam kategori kelas eksebisi. “Kita harapkan ke depan dalam event expo ternak berikutnya, ternak kuda juga tetap menjadi bagian dari penilaian,” kata Rahmandi.[](bna)

Kuda Gayo Masuk Kelas Eksebisi Expo Ternak Aceh

Kuda Gayo Masuk Kelas Eksebisi Expo Ternak Aceh

TAKENGON – Pertama sekali Kuda Gayo masuk dalam event akbar sektor peternakan bertajuk Expo Ternak Aceh ke-6, yang digelar di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Masuknya kuda Gayo dalam penilaian menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh, drh. Rahmandi didasari oleh perkembangan populasi ternak kuda Gayo yang tersebar di empat kabupaten, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

“Kuda Gayo sudah ditetapkan sebagai sumber genetik ternak lokal berdasarkan keputusan Menteri Pertanian,” kata Rahmandi di sela-sela pembukaan expo, Jumat, 21 Agustus 2015.

Menurut Rahmandi kuda Gayo kali ini hanya masuk dalam kategori kelas eksebisi. “Kita harapkan ke depan dalam event expo ternak berikutnya, ternak kuda juga tetap menjadi bagian dari penilaian,” kata Rahmandi.[](bna)

Ini Tujuan Digelarnya Expo Ternak Aceh

Ini Tujuan Digelarnya Expo Ternak Aceh

TAKENGON – Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh Tengah, drh. Rahmandi mengatakan beberapa tujuan digelarnya Expo Ternak Aceh yang sudah menjadi agenda tahunan. Kegiatan yang dirangkai dengan pameran pembangunan peternakan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menyebarluaskan informasi dan promosi kegiatan pembangunan peternakan, khususnya di Provinsi Aceh.

“Selama ini ada petani di suatu daerah di Aceh ternyata dapat mengembangkan ternak dengan baik, dapat menjadi informasi yang berharga bagi peternak dari daerah lain di Aceh untuk dicoba terapkan,” kata Rahmandi, Jumat, 21 Agustus 2015.

Selain itu expo ternak juga bisa memotivasi kelompok tani ternak, peternak, pelaku usaha dan petugas teknis dalam mengelola dan mengembangkan usaha peternakan.

“Terlebih penting kegiatan expo menjadi wadah pertemuan dan silaturahmi antara peternak, petugas dan stakeholder peternakan se Provinsi Aceh,” katanya.

Event expo ini juga diharapkan menghadirkan kreativitas untuk memperoleh ternak-ternak unggul lokal, seperti sapi Aceh, kerbau dan kuda Gayo serta ternak sapi hasil inseminasi buatan.

Pembukaan expo dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM, Ketua TP- PKK Aceh Tengah Ny. Hj. Apini Nasaruddin, Kadis Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Ir. M. Yunus MSc, Wabup Aceh Besar Drs. H. Syamsul Rizal, M. Kes, Ketua DPRK Aceh Tengah Muchsin Hasan, Kapolres Aceh Tengah AKBP Dodi Rahmawan, Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Arm. Ferry Ismail, Kajari Takengon Dwi Aries Sudarto dan beberapa pejabat lainnya.[](bna)

Bupati Nasaruddin Buka Expo Ternak Aceh

Bupati Nasaruddin Buka Expo Ternak Aceh

TAKENGON – Kegiatan Expo Ternak ke 6 tingkat Provinsi Aceh resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM, di arena Lapangan H. Muhammad Hasan Gayo Blang Bebangka Pegasing, Jumat, 21 Agustus 2015. Expo Ternak turut dirangkai dengan pameran pembangunan peternakan.

Tampak hadir pada acara pembukaan Ketua TP- PKK Aceh Tengah, Ny. Hj. Apini Nasaruddin, Kadis Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Ir. M. Yunus MSc, Wabup Aceh Besar Drs. H. Syamsul Rizal, M. Kes, Ketua DPRK Aceh Tengah Muchsin Hasan, Kapolres Aceh Tengah AKBP Dodi Rahmawan, Dandim 0106 Aceh Tengah Letkol Arm. Ferry Ismail, Kajari Takengon Dwi Aries Sudarto dan beberapa pejabat lainnya

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Aceh Tengah, drh. Rahmandi mengatakan expo ternak kali ini diikuti oleh 23 kabupaten kota se-Aceh dengan menghadirkan 162 ekor ternak.

“Segala persiapan sudah dilakukan, setelah dibuka secara resmi kami harapkan kegiatan expo ternak dapat berjalan sukses dan lancar,” kata Rahmandi di sela-sela pembukaan expo.

Selaku juara umum tahun lalu, Wakil Bupati Aceh Besar menyerahkan piala bergilir kepada panitia dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh. Prosesi penyerahan piala turut disaksikan oleh Bupati Aceh Tengah serta unsur Forkopimda setempat

Usai membuka expo, Bupati Aceh Tengah dan tamu undangan turut berkeliling meninjau seluruh ternak yang dipamerkan. Ketua TP-PKK Aceh Tengah, Ny. Hj. Apini Nasaruddin didaulat membuka pameran pembangunan peternakan yang ditandai dengan pengguntingan pita. Selanjutnya bersama Bupati dan pejabat lainnya meninjau seluruh stand pameran.

Expo ternak menjadi kegiatan dan program rutin tahunan Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, yang tahun lalu dilaksanakan di Kabupaten Aceh Besar.

Event akbar sektor peternakan tersebut rencananya akan ditutup langsung oleh Gubernur Aceh pada 23 Agustus 2015 mendatang.[](bna)