Tag: DPR Aceh

DPR Aceh Jadwalkan Pemberhentian Sulaiman Abda Nanti Malam?

DPR Aceh Jadwalkan Pemberhentian Sulaiman Abda Nanti Malam?

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian dan penggantian Wakil Ketua DPR Aceh, Rabu, 30 September 2015 sekitar pukul 20.30 WIB. Paripurna ini akan digelar di Ruang Serbaguna Lantai 2 Gedung Sekretariat DPR Aceh.

Belum diketahui apakah paripurna ini terkait dengan surat Golkar Aceh yang meminta pemberhentian Sulaiman Abda sebagai Wakil Ketua DPRA beberapa waktu lalu. Pasalnya Ketua DPR Aceh Teungku Muharuddin beberapa kali dihubungi untuk mengonfirmasi hal tersebut tidak menjawab panggilan masuk ke nomor pribadinya. Begitu juga dengan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Hamid Zein.

Seperti diketahui, Golkar Aceh telah memecat Sulaiman Abda selaku kader beberapa waktu lalu. Sekretaris Golkar Aceh, Muntasir Hamid, menyerahkan surat pemecatan Sulaiman Abda kepada pimpinan DPR Aceh, Teungku Muharuddin, Kamis, 17 September 2015 sekitar pukul 15.05 WIB. Penyerahan surat tersebut sekaligus sebagai pemberitahuan pergantian Wakil Ketua DPR Aceh yang selama ini dijabat oleh Sulaiman Abda kepada M. Saleh S.Pdi.

“Maka Sulaiman Abda semenjak diberhentikan, apapun fasilitas yang digunakan, Sulaiman Abda bertanggung jawab dengan negara. Misalnya gaji, mobil, itu dikembalikan dan itu tanggung jawabnya Sulaiman Abda dengan negara,” kata Muntasir Hamid yang ditemani oleh Ketua Golkar Aceh versi Aburizal Bakri, Ishak Yusuf, bendahara serta sejumlah pengurus partai lainnya.

Muntasir mengatakan kasus ini menjadi salah satu pembelajaran politik untuk Sulaiman Abda.

Penyerahan surat tersebut dibenarkan oleh Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin. Dia mengatakan akan segera memproses surat tersebut sesuai undang-undang yang berlaku. “Akan segera diproses,” katanya.[](bna)

Soal Panwaslih, Ini Kata Ketua DPR Aceh

Soal Panwaslih, Ini Kata Ketua DPR Aceh

BANDA ACEH – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengadakan Rakor dengan Komisi A DPRK se-Aceh guna membahas perekrutan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) untuk Pilkada serentak tahun 2017 mendatang, terkecuali Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Selatan.

Kegiatan Rakor tersebut dibuka oleh Ketua DPRA Teungku H. Muharuddin, S.Sos.I yang berlangsung di ruang Serbaguna DPRA, Selasa 29 September 2015, pukul 10.00 WIB. Rakor dihadiri ketua komisi I beserta seluruh anggota serta ketua dan anggota Komisi A DPRK seluruh Aceh.

Ketua DPRA mengatakan, persiapan yang dilakukan lebih awal sangatlah penting karena untuk menghindari konflik regulasi terkait dengan rekruitmen anggota Panwaslih Aceh dan Panwaslih kabupaten kota.

Menurutnya, terkait perekrutan Panwaslih di Aceh masih juga mengalami perbedaan pandangan antara pemerintah Aceh dengan Bawaslu RI. Sehingga dengan rakor ini bisa ada masukan dari Komisi A DPRK se-Aceh untuk perekrutan Panwaslih Aceh.

Ketua Komisi I DPR Aceh, Abdullah Saleh, SH yang memimpin pertemuan itu mengatakan, rencana perekrutan Panwaslih sudah sesuai secara Pasal 60/2006 UUPA, Qanun Aceh No.7/2007 dan Qanun Aceh No.5/2012. “Bukan secara peraturan yang kita buat buat disini dan pelaksanaannya perlu komitmen bersama untuk pembentukan Panwaslih,” ujarnya.

Kemudian lanjut Ketua Komisi I DPRA itu, soal perekrutan panwaslih bukan soal kepentingan DPRA, namun menurutnya semata untuk kepentingan bersama.

Ia menerangkan, Panwaslih nantinya dipilih oleh panitia seleksi yang dibentuk oleh Komisi I dan di tingkat kabupaten kota dibentuk Komisi A. Kemudian hasil seleksi Pansel diserahkan ke masing-masing Komisi I/Komisi A untuk diserahkan ke Pimpinan dan diParipurnakan. Sedangkan kewenangan Panwaslih nantinya hanya berkewenangan mengawasi pilkada (pilgub, pilbup dan pilwalkota) dengan sumber anggaran dari APBA dan APBK. [] (mal)

Soal Panwaslih, Bardan Sahidi: Apa Pemain Sudah Mulai Cari Wasit Sendiri?

Soal Panwaslih, Bardan Sahidi: Apa Pemain Sudah Mulai Cari Wasit Sendiri?

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Bardan Sahidi, mengatakan bahwa jika Komisi A merekrut Panwaslih maka hal tersebut akan membahayakan integritas dan kebersihan pemilu.

“Komisi A itu kan istilahnya utusan partai dan jika merekrut Panwaslih sendiri, publik akan bertanya, apa pemain sudah mulai cari wasit sendiri, kita takutkan mainnya ngak fair,” ucapnya kepada wartawan saat rehat dalan acara rakor komisi A DPRA dan DPRK di gedung serba guna DPRA Selasa, 29 September 2015.

Rapat koordinasi yang membahas persamaan persepsi antar anggota komisi A ini bertujuan untuk membahas pemilu yang akan diadakan 2017 mendatang.

“Yang menjadi penting dari Rakor ini adalah bagaimana kita bersinergi dan sharing dana dari APBA,” ucapnya. [] (mal)

 Laporan M. Fajarli Iqbal

Hari Ini, Komisi I DPRA dan DPRK Seluruh Aceh Gelar Rakor

Hari Ini, Komisi I DPRA dan DPRK Seluruh Aceh Gelar Rakor

BANDA ACEH – Komisi I DPR Aceh akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Komisi 1 DPRK se-Aceh, hari ini atau Selasa 29 September 2015.

Informasi yang diperoleh portalsatu.com, rapat ini akan berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 2 Gedung Sekretariat DPR Aceh, pukul 10.00 hingga selesai.

Rakor ini sehubungan dengan akan berlangsungnya pemilihan kepala daerah secara serentak pada 2017 di seluruh wilayah Indonesia.

“Maka diperlukan persiapan lebih awal terkait rekruitment anggota pengawas pemilihan Kepala Daerah seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur/Bupati/Wakil Bupati/Walikota/Wakil Walikota disingkat Panwaslih,” kata Iskandar Usman, anggota Komisi I DPR Aceh. [] (mal)

Listrik Kembali Padam, DPR Aceh: Mungkin Ini Kado dari GM Baru

Listrik Kembali Padam, DPR Aceh: Mungkin Ini Kado dari GM Baru

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan pemadaman listrik di Aceh belum juga selesai. Padahal, pemerintah dan masyarakat sangat mengharapkan agar pemadaman bergilir bisa tuntas.

Mantan aktivis mahasiswa ini juga menyidir bahwa pemadaman listrik seluruh Aceh yang terjadi Senin malam, 28 September 2015, merupakan “salam perkenalan” dari GM baru PLN Aceh.

“Mungkin ini kado untuk kita dari General Manager  PT PLN (Persero) Wilayah Aceh yang baru,” kata politisi Partai Aceh ini.

Katanya, pemadaman yang sudah terjadi berulang menunjukkan PLN Aceh masih belum mampu menjawab persoalan energi listrik di Aceh.

“Bahkan apa yang terjadi selama ini terkesan seperti pembiaran menyangkut permasalah pemadaman yang terus terjadi saban waktu. Kita berharap, pemadaman di masa akan datang tidak terjadi lagi, konon dilakukan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada konsumen PLN,” katanya.

Kata Iskandar, manajemen PLN selama ini selalu menyebutkan interkoneksi pembangkit listrik yang menyuplai arus ke Aceh yang bermasalah.

“Begitu parahkah ketergantungan dengan Sumut sehingga saat padam selalu yang disebutkan soal interkoneksi Medan, Sumut. Harus dicarikan sumber energi alternatif untuk pembangkit listrik sehingga suplai arus ke Aceh tidak terganggu,” katanya. [] (mal)

Ketua DPR Aceh Diskusi Empat Mata dengan Teungku Ni, Ada Apa?

Ketua DPR Aceh Diskusi Empat Mata dengan Teungku Ni, Ada Apa?

LHOKSUKON – Ketua DPRA, Teungku H. Muharuddin bersilaturrahmi ke rumah ketua KPA/PA Pasee, Tgk. Zulkarnaini atau akrab disapa Tgk Ni. Informasi yang diterima, Teungku Muhar tiba di rumah Tgk Ni, di Gampong Kuta Blang, kota Lhokseumawe, Sabtu, 26 September 2015 sekitar pukul 09:45 WIB.

“Agenda ke sana hanya sekedar silaturahmi saja karena masih berlangsungnya suasana  Idul Adha,” ujar Teungku Muhar.

Politisi muda dari Partai Aceh ini mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung empat mata tersebut juga membahas berbagai persoalan Partai Aceh, dan juga kinerja anggota DPRA.

“Inti pokok pembicaraan tadi hanya membahas tentang peran Partai Aceh yang mayoritas menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan, baik di tingkat legislatif dan eksekutif,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Teungku Muhar juga mengatakan inti dari pembahasan tadi adalah untuk me-review ulang peran Partai Aceh dalam membangun Aceh. Pasalnya, kata Teungku Muhar lagi, keutuhan atau ketahanan perdamaian itu terletak dari tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Beliau juga berpesan agar DPRA harus peka melihat kondisi Aceh selama ini, khususnya dari segi sektor pemberdayaan ekonomi untuk ekskombatan dan sipil korban konflik,” ujarnya lagi.[](bna)

Derita Stroke, Ketua DPR Aceh Jenguk Panglima Muda KPA Pase Sagoe IV

Derita Stroke, Ketua DPR Aceh Jenguk Panglima Muda KPA Pase Sagoe IV

LHOKSUKON – Ketua DPRA, Teungku H. Muharuddin berkunjung ke rumah Panglima Muda KPA Pase Sagoe IV, Abu Kasim di Gampong Lapang, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara, Sabtu, 26 September 2015. Informasi yang diterima wartawan menyebutkan Abu Kasim menderita gangguan komplikasi stroke.

“Kita turut prihatin dengan kondisi kesehatan Abu Kasim mengingat peran dan fungsi beliau dalam struktur KPA/PA sangat berperan penting,” ujar Teungku Muhar.

Dia mengatakan selama ini Abu Kasim dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah dan berpengaruh dalam segala aktivitas sosial masyarakat.

“Harapan kita semoga kesehatan Abu Kasim cepat pulih, mengingat beliau juga tulang punggung keluarga. Apalagi anak-anaknya juga masih kecil,” ujarnya lagi.[](bna)

Mubes Misbahul Ulum, Ini Kata Ketua DPR Aceh

Mubes Misbahul Ulum, Ini Kata Ketua DPR Aceh

LHOKSEUMAWE – Ketua DPRA akan menghadiri halal bihalal di  pondok pesantren moderen Misbahul Ulum, kota Lhokseumawe besok, Sabtu, 26 September 2015.

Informasi yang diterima, kedatangan orang nomor satu di DPRA ini bertujuan untuk menghadiri Mubes alumni lintas generasi pondok Pesantren Misbahul Ulum.

“Agenda kesana adalah mengadakan mubes untuk pemilihan ketua alumni periode 2015-2018,” ujar Teungku Muhar yang mengaku sedang melakukan perjalanan ke Kota Lhokseumawe, Jumat malam, 25 September 2015.

Teungku Muhar yang juga merupakan alumni pondok pesantren moderen Misbahul Ulum ini juga mengaku ada kerinduan yang mendalam untuk bertatap muka antar sesama alumni. Pasalnya, katanya lagi, biasanya reuni sebelumnya hanya dihadiri oleh masing-masing alumni saja.

“Melalui momen inilah mudah-mudahkan mampu mengikat tali ukhuwah antar sesama alumni beserta para ustadz dan ustadzah sehingga nantinya bisa memberikan kontribusi positif serta mampu memberikan inspirasi maupun motivasi bagi para santri yang masih menimba ilmu di pesantren tersebut,” ujar Teungku Muhar lagi.

Tgk Muhar juga mengaku, saat ini lebih dari 500 alumni sudah mendaftar untuk menghadiri acara halal bi halal tersebut.

“Kemungkinan besar akan terus bertambah karena menurut informasi yang saya terima dari ketua panitia tadi pagi jumlah alumni yang mendaftar masih meningkat. Biasanya jumlahnya akan terus bertambah pada saat mubes tersebut berlangsung. Mudah-mudahan acara Mubes menjadi lancar,” jelasnya lagi. [] (mal)

Ketua Banleg: Idul Adha Jadi Momen Membangun Aceh

Ketua Banleg: Idul Adha Jadi Momen Membangun Aceh

IDI RAYEUK – Ketua Banleg DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan momen Idul Adha harus menjadi spirit para pihak dalam membangun Aceh yang lebih baik lagi.

Hal ini diungkapkan Iskandar Usman Al-Farlaky kepada portalsatu.com, Kamis 24 September 2015.

“Berbicara Idul Adha itu, maka berbicara soal keikhlasan. Bagaimana ikhlasnya Nabi Ismail yang rela ketika hendak dikurbankan oleh ayahnya atas perintah Allah SWT,” kata Iskandar Usman.

Dalam konteks Aceh, katanya, semangat yang sama juga harus dimiliki para pihak dalam membangun Aceh, termasuk pemerintah pusat. “Pemerintah pusat harus ikhlas dalam membangun Aceh. Apa yang menjadi hak dan kewenangan Aceh harus diberikan,” kata mantan aktivis mahasiswa ini.

Katanya, demikian juga dengan para pihak lainnya di Aceh. “Para pihak harus bersama-sama dalam membangun Aceh. Mengkritis boleh, tapi kritikan yang membangun. Ini karena persoalan Aceh hari ini perlu perhatian semua pihak,” kata Iskandar Usman. [] (mal)