Tag: cawawalko

Berkas Hasil Pemilihan Wakil Wali Kota Banda Aceh Sudah Diterima Mendagri

Berkas Hasil Pemilihan Wakil Wali Kota Banda Aceh Sudah Diterima Mendagri

BANDA ACEH – Biro Tata Pemerintahan Setda Prov Aceh bersama Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wakil Wali Kota Banda Aceh, sudah menyerahkan berkas Wakil Wali Kota Banda Aceh ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Wakil Ketua Pansus, Zulfikar, mengatakan berkas wakil wali kota sudah diterima oleh pihak Kemendagri dan diverifikasi serta tinggal diterbitkan SK pengangkatan wakil wali kota terpilih, Keuchik Zainal Arifin.

“Senin kemarin berkas sudah diveivikasi sesuai undang-undang berlaku dan pihak Kemendagri mengakui berkas sudah lengkap dan tinggal menunggu proses pengeluaran SK dari Kemendagri,” kata Zulfikar kepada portalsatu.com, Selasa, 21 April 2015.

Pihaknya berharap wakil wali kota terpilih bisa segera dilantik mengingat sudah terlalu lama posisi tersebut kosong pasca Illiza dilantik menjadi Wali Kota Banda Aceh.

“Kami berharap agar Wakil Wali Kota segera dikeluarkan SK dan dilantik melalui sidang paripurna DPRK,” ujarnya.[](bna)

Berkas Wakil Wali Kota Banda Aceh Segera Diserahkan ke Gubernur

Berkas Wakil Wali Kota Banda Aceh Segera Diserahkan ke Gubernur

BANDA ACEH – Ketua panitia pemilihan Wakil Wali Kota Banda Aceh mengatakan akan menyerahkan berkas pemilihan Wakil Wali Kota Banda Aceh kepada pimpinan dewan pada 7 April mendatang.

“Seterusnya pimpinan dewan atas nama lembaga DPRK akan menyerahkan berkas tersebut kepada Gubernur Aceh untuk diteruskan kepada Kementrian Dalam Negeri,” kata Ramza Harli di Gedung DPRK, Kamis, 2 April 2015.

Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan Zainal Arifin langsung ditetapkan sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh setelah adanya keputusan dewan dalam sidang paripurna pagi tadi.

“Selanjutnya kami akan mengirimkan berkas pemilihan ini kepada Gubernur untuk diteruskan kepada Mendagri untuk di-SK-kan,” kata Ramza.[] (bna)

Fraksi PKS-Gerindra: Wakil Wali Kota Banda Aceh Harus Bersinergi dengan Seluruh Pihak

Fraksi PKS-Gerindra: Wakil Wali Kota Banda Aceh Harus Bersinergi dengan Seluruh Pihak

BANDA ACEH – Fraksi PKS-Gerindra mengingatkan wakil walikota terpilih untuk menjalin komunikasi dan harmonisasi dengan pihak DPRK Banda Aceh. Zainal Arifin juga diharapkan bisa mengisi kelemahan-kelemahan dan kendala-kendala yang dihadapi Wali Kota Banda Aceh selama ini.

Hal tersebut disampaikan Irwansyah selaku Ketua Fraksi PKS-Gerindra di Gedung DPRK Banda Aceh, Kamis, 2 April 2015.

Irwansyah mengatakan sosok Zainal Arifin sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh harus mampu mengisi kendala. Menurutnya wakil wali kota harus mampu bersinergi dengan semua pihak, tidak hanya dengan eksekutif tapi juga dengan dewan.

Selain itu, kata dia, persoalan air bersih, drainase, sampah sampai masalah parkir masih menjadi masalah di ibu kota Provinsi Aceh.

“Masalah air bersih, drainase, sampah dan parkir ini sepertinya tidak kunjung tuntas. Karena itu, perlu penanganan serius dari pemerintah daerah menyelesaiakannya,” kata Irwansyah.

“Banyak masyarakat belum menikmati air bersih. Walaupun di rumah mereka sudah terpasang jaringan air bersih. Padahal, air bersih ini merupakan kebutuhan paling pokok,” ujar Irwansyah.

Menurut Irwansyah, kehadiran wakil wali kota yang lebih dari setahun kosong bisa membantu tugas-tugas Wali Kota Banda Aceh yang semakin berat ini. Selain itu dia juga mengingatkan wakil wali kota selama dua tahun ini jangan sampai melalaikan ataupun membuat masyarakat tidak nyaman dengan terganggunya pelayanan publik.

“Karena 2016 tahun politik, jangan sampai stabilitas ini terganggu. Tahun politik biasanya rawan pelayanan masyarakat tergangu,” ujar politisi PKS tersebut.

Namun demikian, Irwansyah optimis Zainal Arifin akan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi jika melihat visi-misinya, Zainal Arifin tidak berlawanan dengan pandangan Wali Kota Banda Aceh saat ini Illiza Sa’aduddin Djamal.[] (bna)

Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRK Terkait Kandidat Cawawalko Banda Aceh

Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRK Terkait Kandidat Cawawalko Banda Aceh

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Heri Jalius, meminta para kandidat Calon Wakil Wali Kota (Cawawalko) Banda Aceh yang terpilih bisa menjadi mitra kerja yang baik bagi Wali Kota dan DPRK. Menurutnya, usai mendengarkan visi dan misi, kedua kandidat dinilai layak mendampingi Wali Kota Illiza.

“Pada intinya pihak DPRK berharap kepada siapapun yang akan terpilih nantinya mampu bekerja secara optimal dan mampu menjadi mitra kerja DPRK untuk sisa periode ini,” kata Heri Jalus, Selasa, 31 Maret 2015.

Dia menambahkan para kandidat yang terpilih harus bisa memberikan kontribusi nyata untuk memajukan Banda Aceh yang lebih baik. Apalagi, kata dia, posisi Wakil Wali Kota Banda Aceh sudah setahun lebih kosong yang membuat program-program sedikit terhambat.[] (bna)

Panitia Tolak Permintaan Demokrat Hentikan Pemilihan Cawawalko Banda Aceh

Panitia Tolak Permintaan Demokrat Hentikan Pemilihan Cawawalko Banda Aceh

BANDA ACEH – Proses pemilihan Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh akan tetap dilaksanakan sampai adanya surat resmi penghentian dari pengadilan. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Cawawalko Banda Aceh, Ramza Harli, menyikapi gugatan yang dilayangkan oleh Partai Demokrat Banda Aceh terhadap Illiza Saaduddin Djamal.

Ditemui di ruang kepanitiaan pemilihan Cawawalko Banda Aceh, pada Senin 30 Maret 2015, Ramza Harli mengatakan sebelumnya pihak panitia juga sudah menerima surat dari Demokrat untuk memberhentikan sementara proses pemilihan. Demokrat Banda Aceh, kata Ramza, menganggap pengajuan nama Cawawalko tidak sah.

Menurut Ramza Harli pihaknya tidak menghentikan segala proses pemilihan Cawawalko lantaran gugatan PTUN itu hanya tertuju untuk Wali Kota bukannya untuk panitia.

“Sebelum adanya surat sah dari pengadilan untuk memberhentikan proses pemilihan, panitia akan terus melaksanakannya sesuai dengan peraturan yang sudah berlaku,” kata Ramza Harli.

Ramza mengatakan Demokrat juga meminta panitia pemilihan Cawawalko Banda Aceh untuk menghentikan tes baca Alquran tadi pagi. “Tadi  pagi pak Yudi Kurnia juga menelpon saya untuk memberhentikan sementara proses ini, saya jawab sebelum ada perintah dan keputusan resmi dari pengadilan, proses yang sedang berlangsung tidak bisa dihentikan,” kata Ramza Harli.[] (bna)

Panitia: Kedua Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh Lolos Verifikasi

Panitia: Kedua Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh Lolos Verifikasi

BANDA ACEH – Ibnu Rusdi dari Partai SIRA dan Zainal Arifin dari PAN dinyatakan lolos verifikasi sebagai Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh. Keduanya dinyatakan lolos setelah mengikuti tes kesehatan di RSUD Meuraxa Banda Aceh dan tes uji baca Alquran.

“Surat keterangan dari pihak dokter keduanya dinyatakan memenuhi syarat untuk dipilih pada pemilihan Cawawalko yang akan kita laksankan pada 2 April nanti,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Calon Wakil Wali Kota Banda Aceh, Ramza Harli, di ruang panitia pemilihan di Banda Aceh, Senin, 30 Maret 2015.

Panitia juga menyatakan dua kandidat cawawalko ini lolos tes uji baca Alquran berdasarkan seleksi penilaian yang dilakukan juri dari LPTQ.

“Setelah berita acara dari pihak penguji maka dengan ini pihak panitia pemilihan menyatakan keduanya mampu membaca Alquran dan hal ini sudah sesuai dengan peraturan dari KIP nomor 10 yang berisi tentang mampu membaca Alquran,” kata politisi Gerindra tersebut.

Ia mengatakan kedua kandidat sudah dinyatakan lolos untuk dipilih sebagai calon Wakil Wali Kota Banda Aceh usai menandatangani berita acara. Sementara agenda selanjutnya adalah penyampaian visi dan misi dua Cawawalko Banda Aceh yang dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2015. Sementara pemilihan akan dilakukan dalam sidang paripurna istimewa DPRK Banda Aceh pada 2 April 2015 mendatang.[] (bna)

Besok, Cawawalko Banda Aceh Paparkan Visi Misi di Hadapan Dewan

Besok, Cawawalko Banda Aceh Paparkan Visi Misi di Hadapan Dewan

BANDA ACEH – Dua calon wakil wali kota akan menyampaikan visi dan misinya di depan anggota DPRK Banda Aceh pada Selasa pagi, 31 Maret 2015.

“Para kandidat Cawawalko besok akan menyampaikan visi dan misi mereka, hal ini diperlukan karena para anggota DPRK akan mengetahui, akan dibawa kemana Banda Aceh ini jika mereka terpilih,” ujar Panitia Pemilihan Cawawalko Banda Aceh, Ramza Harli kepada portalsatu.com, Senin, 30 Maret 2015.

Sebelumnya diberitakan, dua calon Wakil Wali Kota Banda Aceh, Ibnu Rusdi (SIRA) dan Zainal Arifin (PAN), hari ini menjalani tes baca Alquran di ruang paripurna DPRK Banda Aceh, pada pukul 9.00 WIB-10.00 WIB, Senin, 30 Maret 2015. Saat ini panitia masih menunggu hasil test tersebut dari LPTQ dan akan diumumkan pukul 14.00 WIB nanti.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melakukan test baca Alquran terhadap kedua calon, nanti jam 2 siang kita akan mengumumkan hasil tes baca Alquran dan tes kesehatan,” kata Ketua Panitia Cawawalko Banda Aceh, Ramza Harli.

Ia mengatakan panitia pemilihan juga akan mendengarkan visi dan misi kedua calon di hadapan seluruh anggota DPRK B. Aceh.

Sebelumnya diberitakan, para kandidat Cawawalko Banda Aceh sudah mengikuti tes kesehatan pada Kamis, 27 Maret 2015. Tes tersebut meliputi cek tekanan darah hingga kejiwaan.[] (bna)

Cawawalko Banda Aceh Ikut Tes Baca Alquran

Cawawalko Banda Aceh Ikut Tes Baca Alquran

BANDA ACEH – Dua calon Wakil Wali Kota Banda Aceh, Ibnu Rusdi (SIRA) dan Zainal Arifin (PAN), hari ini menjalani tes baca Alquran di ruang paripurna DPRK Banda Aceh, pada pukul 9.00 WIB-10.00 WIB, Senin, 30 Maret 2015. Saat ini panitia masih menunggu hasil test tersebut dari LPTQ dan akan diumumkan pukul 14.00 WIB nanti.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melakukan test baca Alquran terhadap kedua calon, nanti jam 2 siang kita akan mengumumkan hasil tes baca Alquran dan tes kesehatan,” kata Ketua Panitia Cawawalko Banda Aceh, Ramza Harli.

Ia mengatakan panitia pemilihan juga akan mendengarkan visi dan misi kedua calon di hadapan seluruh anggota DPRK B. Aceh.

Sebelumnya diberitakan, para kandidat Cawawalko Banda Aceh sudah mengikuti tes kesehatan pada Kamis, 27 Maret 2015. Tes tersebut meliputi cek tekanan darah hingga kejiwaan.[] (bna)

Dilapor ke PTUN, Illiza: Kita Jalani Saja

Dilapor ke PTUN, Illiza: Kita Jalani Saja

BANDA ACEH – Ketua PPP Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan akan menghadapi tuntutan Ketua Demokrat Banda Aceh Yudi Kurnia di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Apalagi menurutnya pengajuan nama-nama calon Wakil Walikota Banda Aceh sudah sesuai hukum dan peraturan yang telah disepakati.

“Jika sudah digugat, ya apa boleh buat kita jalani saja. Itu semua sudah diatur sama Allah, kita hanya memohon yang terbaik saja,” kata Illiza kepada portalsatu.com, Jumat, 27 Maret 2015.

Selaku Wali Kota Banda Aceh, Illiza mengaku tidak bisa menampung seluruh permintaan partai pengusung. Apalagi dirinya juga telah melakukan proses pemilihan bakal calon wawalko terkait posisi Wakil Wali Kota Banda Aceh yang telah setahun kosong.

Illiza menjelaskan dalam proses pengajuan Balon Cawawalko semua partai koalisi diminta mengajukan masing-masing satu nama termasuk dari Partai Demokrat. Namun pada kenyataannya, kata dia, Yudi Kurnia kalah dalam pemilihan tersebut. Hal ini membuat Walikota memutuskan untuk mengusulkan nama Zainal Abidin dari PAN dan Ibnu Rusdi dari Partai SIRA sebagai Cawawalko Banda Aceh.

“Tidak ada skenario apapun terkait tidak lolosnya pak Yudi dari Balon Cawawalko, semua partai koalisi sudah menentukan pilihannya,” katanya.[] (bna)

Senin, Cawawalko Banda Aceh Bakal Dites Baca Alquran

Senin, Cawawalko Banda Aceh Bakal Dites Baca Alquran

BANDA ACEH – Panitia Pemilihan Calon Wakil Walikota Banda Aceh telah melaksanakan tes kesehatan pada kandidat cawawalko Banda Aceh. Pengumuman hasil tes ini akan disampaikan pada Minggu, 29 Maret 2015 mendatang.

“Tes selanjutnya adalah baca Alquran serta penyampaian visi dan misi di depan dewan bagi peserta yang lolos tes kesehatan,” ujar Ketua Pemilihan Cawawalko Banda Aceh, Ramza Harli kepada portalsatu.com, Jumat, 27 Maret 2015.

Tes baca Alquran akan dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2015, dan penyampaian visi misi dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2015.

“Kita telah menetapkan jadwal tes baca Alquran pada 30 Maret 2015, bekerjasama dengan MPU dan LPTQ untuk menyusun petunjuk teknis pelaksanaannya,” katanya.[] (bna)