Tag: arum jeuram

Bupati Gayo Lues Buka Kejurda Arung Jeram di Puteri Betung

Bupati Gayo Lues Buka Kejurda Arung Jeram di Puteri Betung

GAYO LUES-Kejuaraan daerah Arung Jeram yang diikuti 9 Kabupaten se Aceh akan dibuka langsung oleh Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim usai salat Jumat, 9 Oktober 2015, di Area Sungai Alas, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.

Bupati Ibnu Hasim sangat antusias pada pelaksanaan Kejurda Arung Jeram yang baru pertama kali dilaksanakan di Aceh, bahkan beberapa waktu lalu sang bupati ikut turun mencoba lokasi menggunakan perahu karet milik panitia.

“Bupati sangat antusias dan akan membuka acara tersebut,” kata Pembina Lokal acara Kejurda Arung Jeram Syafruddin, Kadis Pariwisata Gayo Lues saat dihubungi di Gayo Lues, Jumat.

Disebutkan beberapa pejabat dan DPR Aceh dari provinsi juga dipastikan turut hadir, termasuk pengurus Arung Jeram dari tingkat provinsi dan pusat.

Kejurda Arung Jeram se-Aceh yang pertama direncanakan akan berlangsung mulai 9 Oktober-12 Oktober 2015. [] (mal)

Pantau Longsor, Jadi Kerja Ekstra Panitia Lokal Kejurda Arung Jeram di Gayo Lues

Pantau Longsor, Jadi Kerja Ekstra Panitia Lokal Kejurda Arung Jeram di Gayo Lues

GAYO LUES – Tampaknya Panitia Kejuaraan Daerah Arung Jeuram se-Aceh yang dibuka petang ini, harus punya tenaga tambahan, pasalnya hujan yang mengguyur Gayo Lues dan sekitarnya pada Kamis sore hingga malam, 8 Oktober 2015, menyebabkan beberapa titik longsor yang menyebabkan putusnya hubungan darat Kutacane Aceh Tenggara dengan Kecamatan Putri Betung Gayo Lues.

Pantauan media ini pada Kamis malam, panitia mendapat informasi apabila di beberapa titik di jalan negara kawasan Putri Betung telah longsor dan menyebabkan jalan putus total.

“Ada Panitia tambahan yang dikerahkan untuk memantau kondisi jalan, supaya perlombaan Arung Jeram yang dibuka besok (jum’at) tidak ada kendala. Panitia ingin memastikan kondisi jalan,” kata Ketua Panitia Kejurda Aruing Jeuram se-Aceh Rahmatsyah Putra yang biasa disapa Acil kepada Portalsatu.com di Putri Betong, Jum’at dini hari.

Disebutkan Acil, semua peserta sekarang sudah berkemah di kawasan dekat lokasi perlombaan, dan tidak ada keluhan. Soal hubungan transportasi pihaknya untuk memastikan kondisi jalan untuk para undangan dari berbagai daerah.

Sementara Kadis Pariwisata Gayo Lues Syafaruddin yang bertindak sebagai pembina acara tersebut ketika dihubungi sedang berada di lokasi longsor. Dijelaskannya apabila hujan  yang terjadi sejak sore telah menyebabkan beberapa titik mengalami longsor kecil dan masih bisa dilewati kendaraan roda empat. Hanya air akibat hujan cukup menganggu badan jalan.

“Di daerah Gempang Pekan, Puteri Betong, sekarang kondisinya tertutup longsor dan tidak bisa dilalui baik oleh roda dua,” kata Syafaruddin.

Dijelaskan, daerah Gempang  Pekan ada dua titik longsor parah yang menutupi jalan, sedangkan air yang melintasi jalan itu banyak ditemui di kawasan Gempang Leumpuh.

“Tapi sudah dikoordinasikan dengan pihak BPBD, insya Allah sudah bisa dilalui kendaraan,” ujar Pak Syaf, sapaan akrab Syafruddin ketika dihubungi kembali Jum’at pagi, 9 Oktober 2015. Begitu juga kondisi jalan yang menghubungkan Aceh Tengah-Gayo Lues, dapat dilalui, namun disarankan untuk menggunakan jalan melalui Desa Bintang.

Kejurda Arung Jeram akan dilaksanakan mulai Jum’at 9 Oktober hingga 12 Oktober 2015 di Sungai Alas, Kecamatan Putri Beutong, Gayo Lues. [] (mal)

Area Arung Jeram Sangat menantang, Ketua Panitia: Persiapan Sudah Maksimal

Area Arung Jeram Sangat menantang, Ketua Panitia: Persiapan Sudah Maksimal

GAYO LUES – Ketua Panitia Arung Jeram, Rahmatsyah Putra, SE atau biasa disapa Acil mengatakan, seluruh panitia Kejurda Arung Jeram, baik dari pusat dan Provinsi sudah melakukan persiapan secara matang untuk kebutuhan selama pelaksanaan perlombaan, mulai dari pembukaan hari ini Jumat 9 Oktober 2015 hingga penutupan pada Selasa 12 Oktober 2015 mendatang.

“Panitia sudah maksimal, bahkan untuk keperluan atlit sudah disiapkan,” kata Ketua Panitia Rahmatsyah Putra kepada Portalsatu.com, Jum’at 9 Oktober 2015 di Kecamatan Puteri Betung, Gayo Lues.

Diakuinya sejak Rabu panitia terus melakukan rapat mengingat cuaca hujan, yang pengaruhnya langsung pada intensitas sungainya, apalagi kondisi Sungai Alas, Kecamatan Puteri Betung, Gayo Lues baru pertama kali digunakan, perlu perhatian khusus.

“Peserta juga sebagian memberi komentar apabila area perlombaan sangat menantang, apalagi semua area bergelombang,” ujar Rahmatsyah.

Untuk itu, katanya, ahli perlombaan dari pusat juga langsung memantau sendiri lokasi kegiatan seraya mencari lokasi yang tepat untuk peluncuran pertama, karena lokasi yang ditunjuk panitia lokal sangat menantang dan harus dari peserta yang sangat profesional.

“Tapi bisa jadi lokasi yang awal menjadi lokasi start pembukaan, namun kemungkinan bisa dipindah ketempat yang tingkat tantangannya lebih rendah,” jelas Acil. [] (mal)