Swedia sebut pasukan Suriah gunakan senjata kimia di Ghouta

MENTERI Luar Negeri Swedia Carl Bildt hari ini menyatakan pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Basyar al-Assad telah menggunakan senjata kimia selama serangan di Wilayah Ghouta, pinggiran Ibu Kota Damaskus.

"Saya memiliki waktu yang berat untuk mendapatkan kesimpulan apapun selain bahwa bahan kimia mematikan telah digunakan dalam serangan yang dilakukan pasukan rezim antara hari Selasa dan Rabu di daerah yang dikuasai oposisi," kata Bildt, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (23/8),mengutip situs asal Swedia the Local.

Masyarakat internasional, termasuk sekutu paling kuat Suriah, Rusia, telah menyerukan kepada rezim Assad untuk bekerja sama dengan tim pengawas senjata kimia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di negara yang dilanda konflik itu.

Namun, Bildt mengatakan tidak semua pertanyaan telah terjawab. Suriah dan Rusia menyatakan bahwa kelompok oposisi mungkin telah merekayasa serangan untuk membuat rezim Assad yang bersalah.

Bildt menjelaskan dia berharap bahwa tim pengawas PBB akan mampu mencapai Ghouta, sebuah area yang terkenal sebagai tempat kelompok oposisi, secepat mungkin.

"Di Damaskus, mereka harus menyadari bahwa semua kemungkinan akan mengakibatkan pertimbangan dari masyarakat internasional untuk mengambil beberapa bentuk aksi militer," lanjut dia.

Pegiat Suriah hari ini mengatakan mereka telah mempersiapkan sampel jaringan dari tubuh korban di Ghouta.

Kelompok oposisi menyatakan ratusan orang tewas dalam dugaan serangan senjata kimia di pinggiran Damaskus. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply