Suplai Air Macet, Warga Takengon Datangi PDAM Tirta Tawar

TAKENGON – Puluhan warga Blang Kolak, Aceh Tengah, meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar Aceh Tengah membenahi suplai air bersih yang sudah macet sebulan. Permintaan itu disampaikan puluhan warga yang mendatangi Kantor PDAM Tirta Tawar di Simpang Lima Takengon, Senin 1 Oktober 2012.

"Sudah sebulan lebih air tidak pernah ada, jangankan untuk mandi, untuk mencuci piring saja tidak ada," ujar Juli, warga Blang Kolak II.

Menurut dia, macetnya air bersih itu tanpa ada alasan penjelasan dari PDAM Tirta Tawar. "PDAM menyebutkan kami belum bayar rekening air, tetapi kenyataannya kami telah membayar, bukti pembayaran pun ada sama kami," ujarnya.

Akibat terhentinya suplai air, kata Juli, ia dan keluarga harus mandi dan mencuci ke sungai. "Macetnya air dari PDAM tidak bisa ditoleransi lagi," ujar Zuniar, warga yang lain.

Kepala Bidang Teknis PDAM Tirta Tawar Muhammad mengatakan pemutusan suplai air bersih karena warga di sana belum melunasi biaya rekening air. "Apabila dilunasi kami akan segera memperbaiki dan memasukkan suplai air ke rumah warga," ujar Muhammad.

Selain itu, kata dia, PDAM menghadapi kendala yakni mulai mengecilnya debit sumber mata air. "Untuk mengatasi itu, PDAM sedang membuat program mencari tambahan sumber mata air," ujarnya.

Sumber air untuk Blang Kolak, kata Muhammad, berasal dari Atu Gajah, Kecamatan Bebesen. "Karena musim kemarau aliran air juga berkurang. Walaupun demikian akami akan tetap mencari jalan keluarnya," ujarnya.[] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply