Sudahkah Cut Miranza Diperiksa Sebagai Saksi Penembakan Bireuen? Ini Kata Kapolres

BIREUEN – Kepolisian Resor Bireuen terus berupaya mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Syukri alias Pangkuk dan Cut Yetti yang terjadi di kawasan Kuta Blang, Bireuen. Penyidik telah memeriksa saksi-saksi, termasuk Cut Miranza, teman Cut Yetti.

“Perkembangan (penyelidikan), baru tahap mencari keterangan saksi-saksi,” kata Kepala Polres Bireuen AKBP Yuri Karsono saat dikonfirmasi The Atjeh Post lewat layanan pesan singkat, tadi sekitar pukul 15.10 WIB, Jumat, 18 Mei 2012.

Beberapa menit sebelumnya, Kapolres Yuri Karsono memutuskan sambungan masuk di telepon selularnya, sehingga The Atjeh Post mengirim pertanyaan melalui layanan pesan singkat.

“(Soal) titik terang masih dalam penyelidikan,” kata Yuri Karsono ketika ditanya apakah sudah ada titik terang tentang motif dan pelaku penembakan tersebut.

Apakah Cut Miranza sudah diperiksa sebagai saksi? “Semua sudah kita mintai keterangan sebagai saksi,” kata Kapolres Yuri Karsono.

Seperti diberitakan sebelumnya, nama Cut Miranza tiba-tiba muncul dalam kasus penembakan yang merenggut nyawa Syukri alias Pangkuk (sekretaris Partai Aceh Kota Lhokseumawe) dan Cut Yetti (pengusaha, warga komplek perumahan PT PIM), di Kutablang, Bireueun, Rabu dinihari, 16 Mei lalu.

Cut Miranza memang tak ada dalam mobil yang ditumpangi Syukri dan Cut Yetti kala penembakan itu terjadi. Yang ada hanya M.Yasir, siswa Sekolah Menengah Siswa kelas III Sekolah Menengah Pendidikan Luar Biasa (SMPLB) asal Blang Seupeung, Pekan Baro, Pidie. Remaja 16 tahun itu selamat dari maut.

Awalnya, sempat beredar kabar Yasir adalah sepupu Cut Yetti. Belakangan, ayah Yasir, Teuku Luthan, membantahnya. Kata dia, yang benar Yasir adalah sepupu Cut Miranda, anak dari abang istrinya. Sedangkan tentang Cut Yetti, kata Luthan, ia tidak mengenal dekat. Yang ia tahu, Cut Yetti adalah temannya Cut Miranda.

"Saya baru tahu Popon (nama sebutan Yasir) pergi dengan Cut Yetti dan Miranda setelah diberitahu adiknya saat hendak salat subuh, 16 Mei. Anak saya memiliki keterbelakangan mental sejak kecil," kata Luthan seperti dikutip aceh.tribunnews.com.

Lantas, mengapa Miranza tak ada dalam mobil naas itu? Ini belum jelas benar. Seorang polisi di Bireuen menyebutkan, Cut Miranza turun dan pindah mobil saat mereka tiba di Batee Iliek, Bireuen, sebelum penembakan terjadi. Namun, informasi lain menyebutkan, justru Yasir yang dipindahkan ke mobil yang ditumpangi Yetti dan Syukri.[]

Berita Sebelumnya:

Siapa Cut Miranza, Nama Baru dalam Kasus Penembakan Bireuen?

  • Uncategorized

Leave a Reply