SuAK: PLTU Nagan Raya Harus Pekerjakan 70 Persen Tenaga Lokal

SUKA MAKMUE – Solidaritas untuk Anti Korupsi (SuAK) Aceh mendesak pimpinan perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kabupaten Nagan Raya, agar memprioritaskan tenaga lokal dalam rekruitmen tenaga kerja.

Hal tersebut diutarakan Koordinator SuAK, Teuku Neta Firdaus menengarai hampir selesainya pembangunan PLTU yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2013 mendatang.

"Kami juga meminta kepada perusahaan tersebut agar memberi rasa tanggung jawab sosial kepada daerah sekitar. Memprioritaskan tenaga lokal harus dijalankan oleh PLTU demi menekan angka pengangguran di Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat," ujarnya, Sabtu 24 November 2012.

Dia mengatakan, tidak ada alasan pihak PLTU Suak Puntong merekrut tenaga kerja dari luar kecuali untuk posisi tertentu. Pasalnya, kata dia, karena pihak PLTU melalui pemerintah Nagan Raya dan Aceh Barat bisa menfasilitasi rekrutmen dan melatih pemuda-pemudi lokal.

"Sudah saatnya pimpinan PLTU segera melakukan koordinasi dengan kedua bupati setempat dalam mengrekrut tenaga kerja lokal," tutur dia.

Teuku Neta juga mengatakan, setidaknya pihak perusahaan PLTU harus mengakomodir minimal 70 persen tenaga kerja lokal.

"SuAK mengingatkan supaya Pusat jangan mengulang sejarah kelam PT Arun yang terlalu memaksa tenaga kerja dari luar, sedangkan masyarakat setempat dibiarkan menjadi penonton bodoh," kata dia.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply