Soal Din Minimi, Direktur YARA Tunggu Surat Panggilan dari Polda Aceh

Soal Din Minimi, Direktur YARA Tunggu Surat Panggilan dari Polda Aceh

BANDA ACEH – Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, mengatakan akan menunggu surat panggilan dari Polda Aceh yang akan memeriksa dirinya terkait Din Minimi. Hal ini disampaikan Safaruddin melalui direct messages akun twitternya kepada redaksi portalsatu.com, Senin, 13 April 2015.

“Terkait keinginan Kapolda akan meminta keterangan, silakan kirimkan surat panggilan,” tulisnya singkat menjawab pertanyaan portalsatu.com.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi mengatakan polisi akan memeriksa Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin terkait Nurdin alias Din Minimi.

“Kita akan minta pertanggungjawaban dia (Safaruddin). Dia belum diperiksa, nanti akan diperiksa,” kata Kapolda Husein Hamidi saat konferensi pers terkait penangkapan 13 tersangka anggota komplotan Din Minimi, di Markas Polres Lhokseumawe, Senin, 13 April 2015.

Kapolda Husein menyebut polisi akan memeriksa Safaruddin untuk mengetahui sejauhmana keterlibatannya dengan kelompok Din Minimi yang selama ini melakukan kriminal bersenjata api di Aceh Timur dan Aceh Utara.

Menurut Kapolda Husein, Din Minimi dan anggota kelompoknya bersama Safaruddin muncul ke publik sambil menunjukkan senjata api. Hal itu, kata dia, sebagaimana telah dipublikasikan media massa. Kata Kapolda, saat ini polisi tengah fokus mengejar kelompok Din Minimi yang masih buron. “Setelah ini akan kita panggil yang bersangkutan (Safaruddin) untuk diperiksa,” ujarnya.

Dalam konferensi pers itu, Kapolda Husein menyebut tim gabungan Polda Aceh, Polres Lhokseumawe, Aceh Utara dan Aceh Timur telah menangkap 13 anggota komplotan Din Minimi sejak November 2014 hingga April 2015. Ke-13 tersangka berinisial JN, MR, SH, AR, IR, MS, MM, YM, ND, MA, DK, AR, dan RS. Mereka ada yang ditangkap di Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Riau.

Polisi juga menyita tujuh pucuk senjata api dan 1.620 peluru aktif hasil pengembangan dari penangkapan 13 anggota komplotan Din Minimi.[]

Leave a Reply