Soal bendera Aceh, politisi PAN: Kalau masyarakat setuju, kenapa tidak

POLITISI Partai Amanat Nasional (PAN) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Mohammad Ali Al Fatah, mengatakan persoalan bendera Aceh saat ini hanya diperlukan komunikasi.

Tentang setuju atau tidak dengan bendera Aceh, dia mengatakan semua fraksi di DPR Aceh baik partai lokal maupun partai nasional menyetujuinya. “Saya secara pribadi mengenai bendera dan lambang Aceh bukanlah masalah yang penting,” kata Ali Al Fatah kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 10 April 2013.

Dia mengatakan saat ini penting dilakukan komunikasi antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat. “Karena masalah bendera dan lambang jika masyarakat banyak yang menyetujui kenapa tidak,” kata dia.

Al Fatah mengatakan bendera Aceh tetap tidak bisa menggantikan kedaulatan bendera merah putih. “Asal merah putih jangan hilang di Aceh. Kedaulatan kita tetap Indonesia yang memiliki bendera merah putih. Yang paling penting adalah bagaimana Pemerintah Aceh dan DPR Aceh dapat memakmurkan masyarakat,” kata Al Fatah.

Dia mengharapkan persoalan bendera dan lambang cepat selesai dan pemerintah dapat mengurus masalah masyarakat. “Paling penting adalah masyarakat bisa makan tiga kali sehari, bukan bendera dan lambang,” kata Ali Al Fatah.

Partai Amanat Nasional di DPR Aceh tergabung dalam Fraksi Partai Aceh.[](ma)

  • Uncategorized

Leave a Reply