Soal bendera Aceh, Anggota DPRA: Di Pusat ada yang ingin mencelakakan SBY

WAKIL Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Nurzahri mengatakan ada pihak di Jakarta yang ingin mencelakakan SBY lewat produk hukum yang inkonstitusi. Hal ini dikatakannya terkait PP Nomor 77 Tahun 2007, tentang Bendera dan Lambang Daerah.

"Mayoritas masyarakat Aceh memilih SBY menjadi presiden. Jadi amanah itu harus kita jaga. Tapi di Pusat ada yang mencoba mencelakakan SBY dengan produk hukum yang inkonstitusi," ujar Nurzahri kepada ATJEHPOSTcom usai pertemuan Pemerintah Aceh dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Meuligoe Aceh, Kamis, 4 April 2013.

Inkonstitusinya PP itu, kata dia, karena bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi yaitu Undang-Undang Pemerintah Aceh.

"Seharusnya segala produk hukum atau aturan yang ada hubungannya dengan Aceh terlebih dahulu harus dilakukan konsultasi. Tapi munculnya PP itu tidak ada konsultasi dengan pihak Aceh," kata Nurzahri.

Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, kata Nurzahri, sudah sah dan tidak dapat diganti karena menurutnya hal itu adalah keinginan mayoritas masyarakat Aceh.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply